mahasiswa peternakan ini urus kambing setiap subuh lalu lulus dengan ipk 3 94 - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa Peternakan Ini Urus Kambing Setiap Subuh, Lalu Lulus dengan IPK 3,94

Mahasiswa Peternakan Ini Urus Kambing Setiap Subuh, Lalu Lulus dengan IPK 3,94
images info

Auria Nur Laila, lulusan Peternakan PSDKU UB Kediri dengan IPK 3,94, yang juga menjalankan usaha ternak kambing selama kuliah.


Nilai akademik Auria Nur Laila nyaris sempurna. Ia menutup masa kuliahnya di Program Studi Peternakan PSDKU Universitas Brawijaya (UB) Kediri dengan IPK 3,94.

Selain pencapaian itu, Auria juga punya cerita yang menarik karena rutinitasnya berbeda dengan kebanyakan mahasiswa.

Setiap pagi setelah subuh, Auria lebih dulu pergi ke kandang untuk mengurus kambing-kambing yang dipeliharanya.

Sebelum berangkat kuliah, ia harus memastikan ternaknya sudah terurus. Setelah itu, barulah ia bersiap menuju kampus yang berjarak sekitar 30 menit dari rumah.

baca juga

โ€œSetelah subuh saya mengurus ternak di kandang sampai sekitar jam tujuh pagi, setelah itu baru berangkat kuliah. Perjalanan dari rumah ke kampus memakan waktu sekitar 30 menit,โ€ kata Auria, dikutip dari Prasetya UB.

Rutinitas tersebut menjadi bagian dari keseharian Auria selama menjadi mahasiswa.

Selain bertanggung jawab dengan tugas dan laporan kuliah; hingga menjalankan perannya sebagai asisten praktikum dan menyiapkan materi untuk kompetisi; ia juga melakoni hidup sebagai peternak.

KIP Kuliah Membantu, Auria Belajar Mengatur Kebutuhan Sendiri

Kawan, Auria merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sejak semester pertama. Bantuan tersebut menjadi salah satu penopang selama ia menjalani pendidikan.

baca juga

Orang tua Auria yang bekerja sebagai penjual dawet keliling memang masih menanggung kebutuhan makan dan sebagian biaya transportasi. Akan tetapi, sejumlah kebutuhan akademik, ia penuhi dari uang saku KIP Kuliah.

โ€œKebutuhan sehari-hari seperti makan dan separuh biaya transportasi ditanggung orang tua. Sementara kebutuhan akademisโ€”seperti alat tulis, operasional praktikum, penelitian, pencetakan dokumen, buku kuliah, uang saku KKN dan PKL, hingga perawatan sepeda motorโ€”saya penuhi dari uang saku KIP Kuliah,โ€ ujarnya, dikutip dari Prasetya UB.

Kondisi tersebut membuat Auria harus cermat mengelola uang yang dimilikinya. Nah, dari sisa uang yang berhasil dikumpulkan, Auria kemudian mencoba mencari cara agar tabungannya bisa berkembang.

Gagasan itulah yang membuat Auria akhirnya memelihara kambing.

baca juga

Dari Tabungan Mahasiswa, Auria Memulai Usaha Kambing

Auria menggunakan sebagian tabungannya untuk membeli dan memelihara kambing.

Awalnya, Ia hanya ingin memanfaatkan waktu luang sekaligus belajar mandiri. Akan tetapi ternyata usaha tersebut memiliki jalannya sendiri.

โ€œSaya nekat belajar memelihara kambing menggunakan tabungan yang ada. Niat awalnya memanfaatkan waktu luang dan belajar mandiri. Ternyata usaha ini berlanjut,โ€ kata Auria.

Apalagi, Auria juga berlatar belakang pendidikan yang sama dengan usaha yang dilakoninya.

baca juga

Ia memang memilih kuliah di jurusan Peternakan karena melihat bidang tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan di lingkungan tempat tinggalnya.

Sebab, ia telah mendapat pengetahuan tentang berbagai jenis ternak sekaligus cara mengelola pemeliharaannya. Pengetahuan yang diperoleh di kampus pun menjadi bekal bagi Auria ketika mengurus ternaknya sendiri.

โ€œSaya tertarik mempelajari hewan ternak secara komprehensif, mulai dari ruminansia, non-ruminansia, hingga aneka ternak. Selain itu, program studi ini memberikan bekal manajemen pemeliharaan yang utuh untuk prospek karier yang luas,โ€ pungkasnya.

Harga Pakan Naik, Rencana Memperbesar Peternakan Tertunda

Kawan, usaha kambing Auria sempat menghadapi kendala ketika harga pakan meningkat.

baca juga

Kondisi tersebut membuat rencananya untuk memperbesar usaha harus ditunda. Auria lantas mencoba memikirkan peluang lain.

Pengalaman mengurus kambing sekaligus ilmu yang diperolehnya selama kuliah membuat rencana tersebut masih berada di bidang yang sama: peternakan.

Auria pun mulai mempertimbangkan pengembangan usaha ke komoditas berbeda, yakni ayam kampung petelur.

Lulus dengan IPK 3,94, Auria Ingin Jadi Inseminator

Setelah menyelesaikan pendidikan, Auria tidak hanya ingin menjadi peternak.

baca juga

Ia juga memiliki tujuan yang lebih spesifik di bidang kesehatan dan reproduksi hewan.

Sejak menjalani perkuliahan, Auria memang tertarik pada kesehatan dan reproduksi hewan. Oleh karena itu, ia bercita-cita menjadi mantri ternak atau inseminator setelah lulus.

โ€œSaya juga bercita-cita menjadi mantri ternak atau inseminator. Sejak masa perkuliahan, saya menaruh minat besar pada bidang kesehatan dan reproduksi hewan,โ€ tuturnya.

Pilihan karier tersebut melanjutkan ketertarikan Auria yang sudah tumbuh selama

baca juga

ย 

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aslamatur Rizqiyah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aslamatur Rizqiyah.

AR
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

๐Ÿšซ AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.