negara gunung berapi terbanyak dunia - News | Good News From Indonesia 2026

10 Negara dengan Gunung Berapi Terbanyak di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?

10 Negara dengan Gunung Berapi Terbanyak di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
images info

10 Negara dengan Gunung Berapi Terbanyak di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?๏ธฑFoto: Unsplash - รsa Steinarsdรณttir


Ikuti GNFI di WhatsApp

Dikelilingi deretan gunung berapi aktif, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan aktivitas vulkanik tertinggdi di dunia. Namun, tahukan Kawan bahwa Indonesia bukanlah negara dengan gunung berapi terbanyak?

Posisi pertama justru ditempati Amerika Serikat denggan 165 gunung berapi Holosen, sementara Indonesia berada di peringkat keempat. Negara mana saja yang yang memiliki gunung berapi terbanyak di dunia?

10 Negara dengan Gunung Berapi Terbanyak di Dunia

Gunung berapi menjadi salah satu fenomena alam yang membentuk bentang geografis sekaligus memengaruhi kehidupan masyarakat di berbagai belahan dunia. Sejumlah negara memiliki konsentrasi gunung berapi yang tinggi karena berasa di kawasan pertemuan lempeng tektonik, jalur subduksi, maupun titik panasย (hotspot)ย bumi.

Berdasarkan data Smithsonian Institution melalui Global Volcanism Program (GVP), Amerika Serikat menempati posisi pertama sebagai negara dengan jumlah gunung berapi Holosen terbanyak di dunia. Indonesia berada di urutan keempat, di bawah Amerika Serikat, Jepang, dan Rusia.

Data yang digunakan mengacu pada daftar negara dengan gunung berapi Holosen GVP, yang diperbarui hinggai 31 Maret 2026. Gunung berapi Holosen merupakan gunung berapi yang tercatat mengalami erupsi dalam sekitar 12.000 tahun terakhir. Jumlah tersebut tidak berarti seluruh gunung berapi masih aktif atau sedang mengalami erupsi saat ini.

10 Negara dengan Gunung Api Terbanyak
NegaraGunung Api HoloceneAktif Sejak 1800Aktif Sejak 1960Sedang Erupsi per 31 Maret 2026
Amerika Serikat16563392
Jepang11661402
Rusia10646272
Indonesia10171557
Cili9035190
Etiopia491060
Papua Nugini3920133
Ekuador3617122
Islandia3514100
Argentina32630

Sumber:ย Smithsonian Institution melalui Global Volcanism Program (GVP), data per 31 Maret 2026.

1. Amerika Serikat - 165 Gunung Berapi

Amerika Serikat menempati posisi pertama dengan 165 gunung berapi Holosen. Jumlah tersebut tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Alaska, Kepulauan Aleut, Hawaii, dan kawasan Pegunungan Cascade.

Salah satu gunung berapi paling terkenal adalah Gunung Kilauea di Pulau Hawaii. Kilauea merupakan gunung berapi tipe perisai (shield volcano)ย yang memiliki lereng relatif landai dan terbentuk dari aliran lava basaltik.

baca juga

Kilauea juga dikenal sebagai salah satu gunung berapi paling aktif di dunia. Kawan ini menjadi daya tarik utama Hawai'i Volcanoes National Park, tempat wisatawan dapat menyaksikan lanskap kaldera, terowongan lava, serta hamparan bntuan hasil aktivitas vulkanik.ย 

2. Jepang - 116 Gunung Berapi

Jepang berada di urutan keduaย dengan 116 gunung berapi Holosen. Negaraย ini memiliki aktivitas vulkanik yang tinggi karena terletak di kawasan pertemuan beberapa tektonik dan bagian dari Cincin Api Pasifikย  (Ring of Fire)

Salah satu gunung berapi paling ikonik di Jepang adalah Gunung Fuji. Dengan ketinggian sekitar 3.776 meter di atas permukaan laut, Fuji merupakan gunung tertinggi di Jepang dan terkenal dengan bentuk kerucut yang simetris.

baca juga

Selain menjadi simbol budaya dan spiritual masyarakat Jepang, Gunung Fuji juga menjadi destinasi wisata populer. Pendaki dapat menikmati jalur pendakian, sedangkan wisatawan lainnya dapat mengagumi pemandangan gunung dari kawasan Danau Kawaguchi dan sekitarnya.

3. Rusia - 106 Gunung Berapi

Rusia menempati posisi ketiga dengan 106 gunung berapi Holosen yang dimilikinya. Sebagian besar gunung berapi tersebut berada di Semenanjung Kanchatka dan Kepulauan Kuril, wilayah yang dikenal memiliki aktivitas vulkanik intensif

Salah satu yang paling menarik adalah Gunung Klyuchevskoy di Semenanjung Kachatka. Gunung ini merupakan stratovolcano berbentuk kerucut dengan puncak tinggi yang sering mengeluarkan abu dan material vulkanik.

Klyuchevskoy menjadi salah satu ikon alam Kamchatka. Kawasan sekitarnya menawarkan panorama pegunungan vulkanik, lembah luas, gletser, dan lanskap alam yang masih relatif alami. Keindahannya menjadikan Kamchatka menarik bagi peneliti, fotografer alam, dan wisatawan petualangan.

4. Indonesia - 101 Gunung Berapi

Indonesia menempati peringkat keempat dengan 101 gunung berapi Holosen. Jumlah tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan aktivitas vulkanik paling menonjol di dunia.

Sebagai negara kepulauan yang berada di jalur Cincin Api Pasifik, Indonesia memiliki deretan gunung berapi yang membentang dari Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga Maluku.

Salah satu gunung berapi paling terkenal adalah Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Merapi dikenal karena aktivitas erupsinya yang relatif sering, termasuk pembentukan kubah lava dan guguran awan panas.

Dari sisi wisata, kawasan Merapi menawarkan berbagai pengalaman, mulai dari menikmati panorama gunung, menjelajahi Museum Gunungapi Merapi, hingga mengunjungi kawasan wisata lereng Merapi. Namun, aktivitas wisata tetap harus mengikuti ketentuan keselamatan dan rekomendasi otoritas terkait.

Besarnya aktivitas vulkanik Indonesia juga tercermin dalam catatan sejarah. Berdasarkan data Oregon State University dan United States Geological Survey (USGS) Indonesia menyumbang tiga dari tujuh kejadian erupsi gunung berapi paling mematikan dalam sejarah. Salah satu peristiwa paling terkenal adalah letusan Krakatau pada 1883 yang memicu tsunami dan menewaskan sekitar 36.000 orang.

5. Cili - 90 Gunung Berapi

Cili berada di posisi kelima dengan 90 gunung berapi Holosen. Negara di Amerika Selatan ini memiliki jajaran pegunungan Andes yang menjadi bagian dari salah satu kawasan vulkanik paling aktif di dunia.

Salah satu gunung berapi yang terkenal adalah Gunung Villarrica. Gunung ini memiliki bentuk kerucut yang relatif simetris dan dikenal dengan danau lava yang dapat muncul di kawah puncaknya ketika aktivitas vulkanik berlangsung.

Gunung Villarrica juga menjadi daya tarik wisata alam di kawasan Araucanรญa. Wisatawan dapat menikmati pemandangan gunung dan danau di sekitarnya, termasuk Danau Villarrica. Pendakian biasanya dilakukan dengan pemandu dan bergantung pada kondisi aktivitas gunung.

6. Etiopia - 49 Gunung Berapi

Ethiopia menempati urutan keenam dengan 49 gunung berapi Holosen. Aktivitas vulkanik negara ini banyak berkaitan dengan kawasan Afar, tempat tiga lempeng tektonik bertemu dan bergerak saling menjauh.

baca juga

Salah satu gunung berapi paling menarik adalah Erta Ale yang berada di wilayah Afar. Gunung ini terkenal karena memiliki danau lava di kawah puncaknya. Fenomena tersebut menjadikannya salah satu objek vulkanik paling unik di dunia.

Erta Ale juga menjadi daya tarik wisata petualangan. Pengunjung dapat menikmati lanskap gurun dan aktivitas vulkanik dari jarak aman dengan pendampingan pemandu lokal. Perjalanan menuju kawasan ini membutuhkan persiapan khusus karena kondisi geografisnya cukup ekstrem.

7. Papua Nugini - 39 Gunung Berapi

Papua Nugini berada di peringkat ketujuh dengan 39 gunung berapi Holosen. Negara di kawasan Pasifik ini memiliki aktivitas vulkanik yang dipengaruhi oleh pertemuan lempeng tektonik di sekitar kawasan Bismarck dan Pasifik.

Salah satu gunung berapi yang terkenal adalah Gunung Ulawun di Pulau New Britain. Ulawun merupakan stratovolcano dengan bentuk kerucut yang menjulang dan dikenal memiliki riwayat erupsi eksplosif.

Pemandangan alam di sekitar Ulawun menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar wisata alam dan fotografi. Gunung ini juga penting bagi penelitian vulkanologi karena aktivitas erupsinya dapat menghasilkan kolom abu yang menjulang tinggi.

8. Ekuador - 36 Gunung Berapi

Ekuador berada di posisi kedelapan dengan 36 gunung berapi Holosen. Sebagian besar gunung berapi negara ini berada di Pegunungan Andes, sementara lainnya tersebar di Kepulauan Galapagos.

Salah satu gunung berapi paling terkenal adalah Gunung Cotopaxi. Dengan ketinggian sekitar 5.897 meter, Cotopaxi termasuk salah satu gunung berapi aktif tertinggi di dunia.

Gunung ini memiliki bentuk kerucut yang sangat khas dengan puncak bersalju dan gletser. Keindahan alamnya menjadi daya tarik utama Cotopaxi National Park.

Wisatawan dapat menikmati panorama pegunungan, menjelajahi kawasan padang rumput Andes, serta mengamati satwa liar. Pendakian menuju puncak juga menjadi aktivitas populer bagi pendaki berpengalaman, dengan memperhatikan kondisi cuaca dan aktivitas vulkanik.

9. Islandia - 35 Gunung Berapi

Islandia menempati urutan kesembilan dengan 35 gunung berapi Holosen. Negara yang berada di Atlantik Utara ini memiliki aktivitas vulkanik tinggi karena terletak di pertemuan Lempeng Amerika Utara dan Eurasia, sekaligus berada di atas titik panas.

Salah satu gunung berapi terkenal di Islandia adalah Gunung Hekla. Gunung ini merupakan stratovolcano yang memiliki riwayat erupsi berulang dan dikenal dengan julukan Gateway to Hell dalam catatan sejarah masyarakat Eropa.

Selain aktivitas vulkaniknya, kawasan Hekla menawarkan pemandangan alam berupa padang lava, pegunungan, dan lanskap yang terbentuk akibat aktivitas geologis selama ribuan tahun.

Islandia juga terkenal dengan fenomena geotermal seperti mata air panas, geyser, dan kolam air panas alami. Berbagai fenomena tersebut menjadi daya tarik wisata yang berkaitan erat dengan kondisi vulkanik negara ini.

10. Argentina - 32 Gunung Berapi

Argentina melengkapi daftar sepuluh besar dengan 32 gunung berapi Holosen. Sebagian besar gunung berapi di negara ini berada di kawasan Pegunungan Andes yang membentang di sepanjang perbatasan dengan Cili.

Salah satu gunung berapi yang menarik untuk dikenal adalah Gunung Lanรญn. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 3.776 meter dan merupakan stratovolcano yang berada di kawasan Andes, dekat perbatasan Argentina dan Cili.

Gunung Lanรญn memiliki puncak bersalju yang menjadi ciri khas lanskap Patagonia. Kawasan sekitarnya termasuk dalam Lanรญn National Park, yang menawarkan berbagai aktivitas wisata alam seperti pendakian, trekking, berkemah, dan menikmati panorama danau serta hutan.

Keindahan Gunung Lanรญn menjadikannya salah satu destinasi alam unggulan Argentina, terutama bagi wisatawan yang menyukai kegiatan luar ruangan.

Indonesia Masuk 4 Besar Negara dengan Gunung Berapi Terbanyak

Berdasarkan data Smithsonian Global Volcanism Program, Indonesia memiliki 101 gunung berapi Holosen dan menempati posisi keempat dunia. Meskipun bukan negara dengan jumlah terbanyak, Indonesia memiliki catatan sejarah erupsi yang sangat besar.

Letusan gunung berapi seperti Krakatau pada 1883 dan Tambora pada 1815 menjadi pengingat bahwa aktivitas vulkanik dapat menimbulkan dampak luas, mulai dari kerusakan lingkungan dan bencana tsunami hingga perubahan kondisi iklim global.

Di sisi lain, gunung berapi juga memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat. Tanah vulkanik yang subur mendukung kegiatan pertanian, sementara bentang alamnya menjadi potensi wisata dan sumber penelitian ilmiah.

baca juga

Karena itu, memahami aktivitas gunung berapi tidak hanya penting untuk kepentingan ilmu pengetahuan, tetapi juga untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana.

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizkia Putri Fahira lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizkia Putri Fahira.

RP
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

๐Ÿšซ AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.