120 pelajar jakarta siapkan pesan untuk masa depan melalui kawula17 goes to jakarta 2026 - News | Good News From Indonesia 2026

120 Pelajar Jakarta Siapkan “Pesan untuk Masa Depan” Melalui Kawula17 Goes to Jakarta 2026

120 Pelajar Jakarta Siapkan “Pesan untuk Masa Depan” Melalui Kawula17 Goes to Jakarta 2026
images info

Kawula 17 Goes to School @AIESEC in Indonesia


Masa depan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang dibuat hari ini, tetapi juga oleh bagaimana generasi muda dilibatkan dalam prosesnya. Berbagai isu, mulai dari penyediaan ruang terbuka hijau, ketahanan pangan, perubahan iklim, hingga perencanaan tata kota, menjadi bagian dari tantangan yang akan memengaruhi kehidupan generasi mendatang.

Sebagai upaya mendorong keterlibatan tersebut, Yayasan Pelopor Pilihan Tujuhbelas (PP17) melalui Kawula17, bersama AIESEC in Indonesia dan didukung oleh Satya Bumi, akan mengadakan Kawula17 Goes to Jakarta 2026: Pesan untuk Masa Depan pada Senin, 26 Oktober 2026, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Program ini akan melibatkan 120 pelajar SMA/SMK sederajat yang berasal dari 15 sekolah di DKI Jakarta. Para peserta merupakan perwakilan dari beragam organisasi dan ekstrakurikuler sekolah, seperti OSIS, MPK, Pramuka, Paskibra, Pecinta Alam, serta komunitas pelajar lainnya.

Mengangkat empat isu perkotaan, yakni ruang terbuka hijau, ketahanan pangan, krisis iklim, dan tata kota, kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi pelajar untuk memahami tantangan pembangunan Jakarta dari sudut pandang generasi muda. Topik-topik tersebut dipilih karena berkaitan erat dengan keberlanjutan lingkungan, kesejahteraan masyarakat, serta kualitas hidup di perkotaan.

baca juga

Selama kegiatan berlangsung, peserta akan terlibat dalam proses pembelajaran berbasis eksplorasi dan pemecahan masalah. Mereka akan mengidentifikasi persoalan di sekitar, menggali penyebab mendasarnya melalui metode 5 Whys, mengenali pemangku kepentingan yang terlibat, melakukan wawancara dan observasi, serta mengembangkan dan mengevaluasi berbagai alternatif solusi. Melalui pendekatan ini, pelajar diharapkan mampu melihat suatu permasalahan secara menyeluruh sebelum merumuskan gagasan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Efektivitas pendekatan partisipatif tersebut tercermin dalam evaluasi pelaksanaan Kawula17 Goes to School sebelumnya. Data evaluasi memperlihatkan perubahan kategori aktivisme peserta, dari yang sebelumnya didominasi oleh participantsebesar 48% dan spectator sebesar 27%, menjadi activist sebesar 48% dan frontliner sebesar 28% setelah program berlangsung. Pergeseran ini mengindikasikan adanya peningkatan kecenderungan peserta untuk mengambil peran lebih aktif dalam merespons isu di lingkungan mereka.

Hasil evaluasi lainnya menunjukkan bahwa 75% peserta merasa metode How Might We membantu mereka dalam menyusun solusi, sedangkan 64% menilai metode 5 Whys mudah atau sangat mudah diterapkan. Sebanyak 88% peserta juga menyampaikan bahwa pengalaman mereka selama kegiatan telah memenuhi atau sangat memenuhi ekspektasi terhadap program Kawula17 Goes to School.

Berlangsung menjelang peringatan Sumpah Pemuda, Kawula17 Goes to Jakarta 2026 turut menjadi momentum bagi pelajar untuk merefleksikan arti persatuan dan kontribusi generasi muda dalam menghadapi tantangan bersama. Peserta akan diajak menghubungkan persoalan yang mereka temukan dengan perubahan yang ingin diwujudkan, sekaligus menentukan bentuk kontribusi yang dapat mereka lakukan untuk mewujudkan perubahan tersebut.

baca juga

Rangkaian refleksi dan diskusi ini akan menghasilkan “Pesan untuk Masa Depan”, sebuah rangkuman aspirasi bersama yang memuat harapan, pandangan, dan gagasan pelajar mengenai Jakarta yang lebih baik. Hasil tersebut diharapkan dapat menjadi representasi suara generasi muda mengenai arah pembangunan kota yang ingin mereka tinggali pada masa mendatang.

Untuk mendukung proses pembelajaran, kegiatan ini juga direncanakan menghadirkan sejumlah organisasi yang berfokus pada isu lingkungan dan masyarakat sipil, termasuk WWF, Kaoem Telapak, Satya Bumi, dan Lapor Iklim. Keterlibatan organisasi-organisasi tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas mengenai tantangan lingkungan perkotaan serta peran berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta dan sejumlah pemangku kepentingan terkait turut diundang untuk mendengarkan langsung aspirasi serta gagasan yang disampaikan oleh para pelajar. Kehadiran para pengambil kebijakan diharapkan dapat membuka ruang dialog antara generasi muda dan pihak-pihak yang berperan dalam menentukan arah pembangunan Jakarta.

Melalui Kawula17 Goes to Jakarta 2026, Kawula17 bersama AIESEC in Indonesia ingin mendorong generasi muda agar tidak berhenti pada tahap memahami persoalan, tetapi juga berani mengembangkan gagasan dan mengambil tindakan nyata. Pelajar diharapkan dapat melihat dirinya sebagai bagian dari proses perubahan, dengan kemampuan untuk mengidentifikasi tantangan, menawarkan solusi, dan berkontribusi terhadap lingkungan sekitarnya.

baca juga

Pada akhirnya, “Pesan untuk Masa Depan” membawa gagasan bahwa Jakarta bukan sekadar kota yang akan diwariskan kepada generasi muda. Jakarta juga merupakan ruang hidup yang masa depannya dapat mereka suarakan, perjuangkan, dan bangun bersama mulai dari sekarang.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.