Pertandingan persahabatan yang mempertemukan dua tim sepak bola mungkin sudah bisa. Namun apa jadinya jika ada sebuah pertandingan sepak bola yang mempertemukan para seniman dari dua negara berbeda?
Peristiwa ini ternyata pernah terjadi pada 1982 silam. Pada waktu itu, ada sebuah pertandingan sepak bola yang mempertemukan dua kesebelasan dari negara berbeda.
Bukan para atlet yang ikut terlibat, pertandingan ini justru "mengadu" para seniman dari Malaysia dan Indonesia pada waktu itu. Walau tidak dimainkan oleh para ahlinya, pertandingan yang digelar di Malaysia tersebut berhasil menghibur penonton dengan hujan gol yang terjadi hingga laga berakhir.
Bagaimana momen saat helatan pertandingan persahabatan yang mempertemukan kesebelasan artis Indonesia vs Malaysia pada 1982 silam? Simak kisahnya dalam artikel berikut ini.
Pertandingan Persahabatan Artis Indonesia vs Malaysia pada 1982
Dikutip GNFI dari artikel, "Artis Malaysia Tewaskan Bintang2 Indon di Padang Bola," yang terbit di surat kabar Berita Harian edisi 2 Januari 1983, pertandingan persahabatan yang mempertemukan artis dari dua negara berbeda ini digelar pada Desember 1982 silam. Pertandingan persahabatan tersebut digelar di Stadion Merdeka, Kuala Lumpur, Malaysia pada waktu itu.
Terdapat 15 artis dari Indonesia yang terbang langsung ke Kuala Lumpur untuk ikut terlibat dalam pertandingan tersebut. Pertandingan persahabatan ini sendiri diprakasai oleh Sabah Film Productions.
Susunan Pemain Kedua Kesebelasan
Layaknya pertandingan sepak bola pada umumnya, 11 pemain pertama turun langsung ke lapangan untuk mewakili kedua kesebelasan. Di pihak Malaysia, tidak hanya para artis saja yang ikut terlibat dalam pertandingan.
Pengurus dari Sabah Film juga ikut ambil bagian dalam pertandingan tersebut. Adapun para pemain yang terlibat dalam pertandingan ini dari pihak Malaysia di antaranya Dhalan Zainuddin, Hamid Gorkha, M. Sani, Badol, Latiff Ibrahim, A. K. Jailani, Raffi Hussein, Yusuf Haslam Dharma, M. Shariff, Hanafiah Yunus, Zainuddin Za, Mera Borhan, Yahaya Sulong, Jeffrifin, dan Joned Juah.
Sementara itu, di pihak Indonesia juga ada beberapa nama beken yang ikut terlibat, seperti Rano Karno, Roy Marten, dan lainnya. Para pemain yang turut memperkuat kesebelasan Indonesia dalam pertandingan persahabatan ini adalah Dicky Dzulkarnain, Rano Karno, Robby Sugara, Herman Felany, Roy Marten, Agus Malaesz, S. Mangara, El Manik, Munir Cader, Rachmat Hidayat, Ratno Timoer, Sultan Saladin, dan Sukarno M. Noor.
Hujan Gol hingga Akhir Laga
Pertandingan ini berlangsung meriah sejak awal laga. Kondisi lapangan yang basah akibat hujan yang mengguyur malam sebelumnya menjadi tantangan tersendiri dalam pertandingan tersebut.
Secara keseluruhan, tim Indonesia tidak mampu mengimbangi permainan yang ditampilkan oleh kesebelasan Malaysia. Dalam artikel tersebut dijelaskan jika para pemain Indonesia bermain seperti tanpa strategi yang jelas.
Hal ini makin ditambah oleh para pemain Indonesia yang terlihat tidak serius dan fokus pada pertandingan saja. Bahkan ada para pemain yang justru bersenda gurau di tengah pertandingan dan fokus menghibur para penonton yang hadir.
Alhasil tim Indonesia mesti tumbang dengan skor mencolok dari tuan rumah, 6-2. Deretan pemain Malaysia yang berhasil menyarangkan 6 gol ke gawang Indonesia di antaranya Dharma (3 gol), Badol, Hanafiah Yunus, dan M. Sani.
Sementara itu, Ratno Timoer menjadi satu-satunya pemain dari tim Indonesia yang berhasil dua kali membobol gawang lawan. Walaupun kalah, pertandingan persahabatan ini menjadi ajang silaturahmi para seniman yang berasal dari dua negara berbeda pada waktu itu.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


