Bubur ayam Indonesia kembali ramai diperbincangkan usai masuk daftar pemeringkatan kuliner versi TasteAtlas yang terakhir diperbarui pada 15 Agustus 2026. Makanan yang biasa dijadikan sebagai menu sarapan ini ternyata tembus pemeringkatan di kancah internasional, yakni menduduki peringkat pertama versi TasteAtlas dengan kategori Top 100 Bubur Terbaik di Dunia dengan rating 4,3.
Bubur merupakan jenis makanan yang dapat ditemukan di berbagai negara dengan ciri khas yang berbeda-beda. Contohnya, ada elarji dari Georgia yang berbahan dasar jagung dengan campuran keju, atau arroz caldo dari Filipina yang terbuat dari beras dan potongan ayam yang dimasak empuk bersama jahe, bawang putih, dan bawang bombay.
Dari kedua jenis bubur tersebut ternyata memiliki cara penyajian serta bahan pelengkap yang berbeda pula.

pexels-masahmad-19520323-2.jpg
Bubur ayam Indonesia merupakan salah satu hidangan yang mudah untuk dijumpai di berbagai daerah, mulai dari pedagang kaki lima bahkan sampai restoran ternama. Tak jarang, sampai sekarang pun makanan ini masih banyak penggemarnya.
TasteAtlas dikenal sebagai platform yang mengulas berbagai makanan tradisional di dunia. Laman ini berisi tentang panduan wisata kuliner online yang menjelaskan berbagai jenis makanan tradisional, bahan-bahan lokal, dan restoran otentik dari seluruh dunia. Dengan demikian, hasil dari pemeringkatan ini dipercaya memberikan rekomendasi kuliner khas dari berbagai negara.
Lantas, apa yang membuat bubur ayam Indonesia istimewa?
Dilansir dari laman TasteAtlas, bubur ayam Indonesia umumnya dimasak menggunakan kaldu ayam hingga teksturnya menjadi kental dan lembut. Kemudian diracik dengan rempah-rempah pilihan seperti jahe, bawang putih, dan daun salam. Untuk suwiran ayam itu sendiri, biasanya sudah dibumbui dan dimasak secara terpisah.
Topping untuk bubur ayam sangat bervariasi, mengikuti ciri khas dari berbagai daerah itu sendiri. Hanya saja yang sering ditemukan adalah seperti kacang kedelai goreng, ayam suwir, irisan daun bawang, kerupuk udang, telur rebus, dan cakwe. Sebenarnya tidak hanya sampai di situ. Ada juga yang menambahkan sambal untuk menambah cita rasa yang pedas dan aneka jeroan ayam, ampela, dan usus.
Tekstur bubur yang lembut dan creamy, kemudian ada sentuhan topping yang melimpah menambah kesan kaya akan rasa ketika sampai di mulut. Meskipun lebih cocok untuk dijadikan menu sarapan, tidak ada salahnya jika bubur ayam ini dimakan waktu sore atau malam asalkan masih hangat.
Ketertarikan masyarakat dari berbagai negara untuk mencicipi dan menikmati bubur ayam tentu menjadi kebanggaan tersendiri, karena salah satu cita rasa khas Indonesia mampu mendapat perhatian di kancah dunia. Hal ini diharapkan nantinya bisa menjadi langkah awal bagi kuliner-kuliner Indonesia lainnya untuk lebih dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat internasional.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


