tim re crafting hope um bersama pengurus shelter rumah hati jombang perkuat regulasi emosi abh melalui tahap healing - News | Good News From Indonesia 2026

Tim RE-CRAFTING HOPE UM bersama Pengurus Shelter Rumah Hati Jombang Perkuat Regulasi Emosi ABH melalui Tahap Healing

Tim RE-CRAFTING HOPE UM bersama Pengurus Shelter Rumah Hati Jombang Perkuat Regulasi Emosi ABH melalui Tahap Healing
images info

Sesi Psikoedukasi Regulasi Emosi


Tim Program Kreativitas Mahasiswa–Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) RE-CRAFTING HOPE Universitas Negeri Malang (UM) berkolaborasi dengan pengurus Shelter Rumah Hati Jombang dalam memberikan pendampingan kepada Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) melalui program healing.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Merajut Harapan: Pemberdayaan Anak Berhadapan dengan Hukum Melalui Seni Lukis Bakar sebagai Katarsis dan Reintegrasi Sosial di Rumah Hati Jombang.

Adapun tim PKM-PM RE-CRAFTING HOPE diketuai oleh Dungo Rutmaida Manalu (S1 Psikologi) dengan anggota tim Maulidya Putri Kamalia (S1 Pendidikan Matematika), Inka Marchsix Irisalya (S1 Psikologi), Jessica Yang (S1 Manajemen), dan Fito Uky Syahrul Ramadan (S1 Kesehatan Masyarakat).

Pendampingan ini dilatarbelakangi oleh kondisi ABH yang dapat menghadapi berbagai pengalaman emosional dan sosial.

Situasi tersebut dapat memunculkan beragam respons emosional yang membutuhkan pendampingan secara tepat agar ABH mampu memahami dan mengelola emosinya secara lebih sehat.

baca juga

Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara tim PKM-PM RE-CRAFTING HOPE UM dan pengurus Shelter Rumah Hati Jombang menjadi penting untuk menciptakan proses pendampingan yang tidak hanya berfokus pada ABH, tetapi juga memperkuat dukungan lingkungan di sekitar mereka.

Melalui tahapan healing, tim PKM-PM UM bersama pengurus Shelter Rumah Hati Jombang memberikan psikoedukasi mengenai emosi dan regulasi emosi kepada ABH.

Materi diberikan dengan pendekatan yang interaktif dan mudah dipahami agar ABH dapat mengenali berbagai emosi yang muncul, memahami pemicu emosi, serta mengetahui bahwa emosi merupakan bagian alami dari pengalaman manusia yang dapat dikelola melalui strategi yang tepat.

Setelah memperoleh pemahaman dasar, ABH diajak mempraktikkan teknik pernapasan 4-4-4 sebagai salah satu strategi sederhana untuk membantu menenangkan diri ketika menghadapi emosi yang intens.

Peserta juga mempraktikkan teknik grounding untuk membantu mengarahkan kembali perhatian pada kondisi saat ini ketika mengalami tekanan emosional.

Kedua teknik tersebut diperkenalkan sebagai keterampilan praktis yang dapat digunakan ABH dalam kehidupan sehari-hari maupun ketika menghadapi situasi yang memicu emosi.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menggambar pada kertas sebagai media ekspresi dan katarsis. ABH diberikan ruang untuk menuangkan perasaan dan pengalaman melalui gambar secara bebas.

Aktivitas ini tidak menitikberatkan pada kemampuan menghasilkan karya seni, melainkan memberikan ruang yang aman bagi peserta untuk mengenali serta mengekspresikan emosi melalui media kreatif.

baca juga

Dalam pelaksanaannya, pengurus Shelter Rumah Hati Jombang turut terlibat sebagai mitra pendamping bersama tim PKM-PM UM. Kolaborasi tersebut memungkinkan proses kegiatan berlangsung lebih kontekstual dengan kondisi ABH serta mendukung keberlanjutan pendampingan setelah kegiatan bersama tim PKM-PM selesai.

Pengurus shelter juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan suportif bagi ABH selama menjalani proses pembinaan.

Melalui kegiatan healing, tim PKM-PM UM bersama mitra tidak hanya berupaya meningkatkan pemahaman ABH mengenai emosi, tetapi juga membekali mereka dengan beberapa strategi sederhana yang dapat digunakan untuk mengelola respons emosional secara lebih adaptif.

Penguatan regulasi emosi diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi bagi ABH dalam membangun kepercayaan diri, mengembangkan hubungan sosial yang lebih positif, dan mempersiapkan diri menghadapi proses reintegrasi sosial.

Healing menjadi tahap awal dari rangkaian program RE-CRAFTING HOPE, yang kemudian dilanjutkan dengan tahapan Owning, Productive, dan Exposure.

Setiap tahapan dirancang untuk mendukung ABH dalam membangun kesadaran diri, meningkatkan kepercayaan diri, mengembangkan keterampilan kreatif dan produktif, serta memperoleh pengalaman positif dalam berinteraksi kembali dengan masyarakat.

baca juga

Melalui kolaborasi antara mahasiswa PKM-PM UM dan pengurus Shelter Rumah Hati Jombang, program Re-Crafting Hope diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman intervensi bagi ABH, tetapi juga membangun dukungan berkelanjutan dari lingkungan terdekat mereka.

Bersama mitra, tim PKM-PM UM berupaya merajut kembali harapan ABH melalui proses yang bertahap, kreatif, dan berorientasi pada penguatan potensi diri.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

FU
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.