Pocari Sweat Run mungkin tidak asing bagi para pelari. Event lari tersebut kini menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Jumlah pesertanya pun terbilang sangat besar.
Skena lari Indonesia mengenal sejumlah ajang lari besar yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahunnya oleh para pelari, salah satunya Pocari Sweat Run di Bandung, Jawa Barat. Dalam satu kali penyelenggaraan saja, partisipannya mencapai puluhan ribu orang.
Hal itu terungkap dalam data dari Pocari Sweat yang dipaparkan kepada awak media di Sukabumi, Rabu (27/08/2026). Pada 2025 saja, Pocari Sweat Run yang diadakan di Kota Kembang mampu menggaet 16 ribu peserta.
“Pelari-pelari ini tidak hanya datang dari Jawa Barat, ada yang dari Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan lain-lain. Mereka datang ke Bandung dan ikut di acara ini,” ujar Media Manager PT Amerta Indah Otsuka, Meta Meidiana.
Ada fakta unik dari data mengenai daerah asal pelari Pocari Sweat edisi 2025 yang berpartisipasi di Bandung. Ternyata, mayoritas peserta justru tidak berasal dari Bandung dan sekitarnya, melainkan Jabodetabek.
Dari 16 ribu peserta Pocari Sweat Run 2025 di Bandung, 47% di antaranya berasal dari Jabodetabek. Sementara itu, Jawa Barat ada di urutan kedua dan Jawa Tengah menyusul di posisi ketiga. Total, para pelari datang dari 204 kota dan kabupaten berbeda.
“Nah, artinya apa sih? Artinya adalah antusiasme para pelari ini cukup tinggi ketika ada ajang lari di Bandung,” lanjut Meta.
Pocari Sweat Run 2025 digelar pada tanggal 19–20 Juli 2025 dengan pusat acara di Balai Kota Bandung. Sementara di Bandung 16 ribu pelari berkumpul untuk menaklukkan rute, ada pula puluhan ribu peserta lainnya yang juga mengikuti ajang yang sama, namun posisinya terpencar di berbagai penjuru Indonesia.
Selain menggelar ajang lari secara luring, Pocari Sweat Run memang memiliki virtual run di mana pelari dapat berpartisipasi secara daring. Para peserta virtual run yang terdaftar tinggal berlari di manapun dengan jarak yang sudah ditentukan, lalu hasilnya akan dicatat oleh sistem penyelenggara.
Virtual run memang bukan hal baru di Indonesia. Meski demikian, Pocari Sweat Run tetap jadi yang paling ramai. Buktinya, pada 2025 terdapat 30.435 peserta yang terdaftar dari 322 daerah, mulai dari ujung barat Aceh hingga ujung timur Papua.
Gebrakan Pocari Sweat Run
Sejak digelar untuk yang pertama kalinya pada 2017, Pocari Sweat Run selalu digelar di Bandung. Meski demikian, pada 2025 itu penyelenggara membuat gebrakan dengan menghadirkan Pocari Sweat Run di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pocari Sweat Run Lombok diselenggarakan di Sirkuit Mandalika. Tentu saja ini terbilang tak biasa mengingat Sirkuit Mandalika biasanya digunakan untuk balap motor.
Kendati ada gelaran di Lombok, tak bisa dipungkiri jika Pocari Sweat Run masih identik dengan Bandung. Hingga tahun ini pun, Pocari Sweat Run di Bandung masih terus digulirkan.
“Pocari Sweat Run merupakan suatu kesatuan acara di mana Bandung itu menjadi hub daripada rangkaian acara Pocari Sweat Run itu,” tutur Meta.
Pocari Sweat Run 2026 sendiri dijadwalkan diselenggarakan di Bandung pada Sabtu dan Minggu, 19–20 September 2026. Nantinya, para pelari bakal berkumpul di Kiara Artha Park untuk mengambil race pack, lalu mengambil start dan finish di kawasan Gedung Sate yang terletak di jantung Kota Bandung.
“Nah, ini dilaksanakan di Kiara Artha Park, sama seperti tahun lalu juga. Di Race Pack Collection ini sebenarnya nggak hanya pengambilan, tapi juga ada ekspo dari partner-partner yang bekerjasama dengan Pocari Sweat dalam melaksanakan acara ini.”
Dengan demikian, pada September nanti Kota Bandung akan menjadi lautan pelari penuh nuansa biru. Pemandangan tersebut bakal tersaji sejak dini hari mengingat pada hari Sabtu, pelari kategori 10K akan flag off pada pukul 05.00 dan 05.15 WIB. Kemudian pada hari minggunya, pelari kategori half marathon dijadwalkan flag off lebih pagi lagi, yakni pukul 04.00 dan 04.15 WIB.


