karamah embrio madrasah sehat jiwa untuk generasi alpha di pasuruan - News | Good News From Indonesia 2026

KARAMAH, Embrio Madrasah Sehat Jiwa untuk Generasi Alpha di Pasuruan

KARAMAH, Embrio Madrasah Sehat Jiwa untuk Generasi Alpha di Pasuruan
images info

Sosialisasi dan Assasemen Awal KARAMAH (Sumber: Dok. Pribadi)


Kesehatan jiwa anak dan remaja saat ini menjadi bagian yang amat penting terutama dalam pembanguan sumber daya manusia menuju Indonesia emas 2045. Sekolah, (dalam hal ini madrasah), tidak hanya dijadikan sebagai ruang untuk meningkatkan akademik. Namun, juga lingkungan sosial agar anak dapat belajar mengenali emosi, perasaan, membangun relasi, menghadapi tekanan, serta menemukan teman atau orang yang dapat dipercaya ketika menghadapi suatu masalah.

Kebutuhan tersebut semakin relevan, terutama bagi generasi Alpha saat ini. Generasi ini tumbuh sampai usia sekolah pada saat ini (SMP/MTs/Sederajat). Mereka tumbuh dalam tekanan teknologi digital serta perubahan sosial yang sangat cepat.

Kondisi tersebut, menjadikan MTs Kota Pasuruan yang memiliki keunggulan di bidang robotik perlu meningkatkan aspek kesehatan jiwa pada murid-muridnya. Melalui kolaborasi bersama STIKES Widyagama Husada Malang, MTs Kota Pasuruan mulai menggagas embrio pengembangan madrasah sehat jiwa melalui inovasi KARAMAH.

baca juga

Kesehatan Jiwa Generasi Alpha Bukan Persoalan Kecil

Data nasional menunjukkan bahwa kesehatan jiwa remaja, termasuk Alpha sangat membutuhkan perhatian serius. Indonesia-National Adolesecent Mental Health Survey (I-NAMHS) mencatat hingga tahun 2022 menunjukkan sekitar 34,9% remaja di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir, sementara sekitar 5,% mengalami gangguan kesehatan jiwa. Gangguan kecemasan menjadi gangguan yang sering dialami oleh remaja.

Lingkungan pendidikan juga menghadapi persoalan kekerasan dan perundungan. UNICEF menyebutkan bahwa intimidasi dan tindakan mempermalukan di sekolah dialami sekitar 18% anak perempuan dan 24% anak laki-laki.

Hal tersebut, memperlihatkan bahwa sekolah perlu memiliki kapasitas untuk mengenali masalah, memberikan dikungan awal, serta menghubungkan siswa dengan layanan yang tepat.

Dari sini, madrasah memiliki posisi startegis. Selain menjadi lingkungan pendidikan, madrasah mempunyai kekuatan berupa nilai agama, relasi guru dan siswa, keterlibatakn keluarga, serta budaya kebersamaan yang dapat dikembangkan sebagai faktor protektik kesehatan jiwa.

KARAMAH: Menghubungkan Madrasah, Keluarga, dan kesehatan Jiwa

Nama KARAMAH dipilih untuk membawa semangat keberkahan, kemuliaan, kasih sayang, serta penghormatan terhadap martabat manusia.

Pengembangan melalui model KARAMAH ini diharapkan dapat menjadikan sebuah program madrasah sehat jiwa dengan mengintegrasikan antara murid, guru, wali murid, kepala sekolah, tenaga kesehatan, dan lingkungan pendidikan.

baca juga

Gagasan ini menjadi embrio untuk membangun ekosisitem kesehatan jiwa yang dekat dengan kehidupan sehari-hari murid. Nilai-nilai Islam seperti kasih sayang, sabar, syukur, saling menolong, menjaga persaudaraan, tidak merendahkan orang lain, serta kepedulian terhadap sesama dapat dipertemukan dengan pendekatan kesehatan jiwa berbasis bukti.

MoU MTs N Kota Pasuruan dan STIKES Widyagama Husada Malang (Sumber: Dok. Pribadi)
info gambar

Caption


Kolaborasi Kunci Utama Program Ini

Program KARAMAH sendiri digagas oleh Ahmad Guntur Alfianto, dosen dari Prodi Pendidikan Ners STIKES Widyagama Husada Malang. Sebelumnya, Guntur sapaannya, memiliki program School Mental Health in Rural (SMAIL) yang sudah berkembang di berbagai wilayah.

Berangkat dari program tersebut, Guntur mencoba mereplikasikan SMAIL di kota Pasuruan dengan mengedepankan nilai-nilai agama Islam dalam pengembangan progra.

Koordinator dari program tersebut adalah Mizam Ari Kurniyanti, dibantu oleh Miftakhul UIlfa dan Ari Dwi Sulaksono (Dosen STIKES Widyagama Husada Malang). Kolaborasi tersebut menjadikan perguruan tinggi dan madrasah mampu membangun ruang bagi pengembangan pendidikan berbasis kesehatan jiwa hingga pengabdian masyarakat dan pengembangan inovasi berbasis kebutuhan murid.

Dari Kota Pasuruan untuk Madrasah yang Lebih Ramah Jiwa

KARAMAH memiliki titik temu dengan visi dan misi Program Studi Pendidikan Ners STIKES Widyagama Husada Malang, khususnya dalam memberikan layanan keperawatan berdasar bukti dengan wawasan nilai agam dan budaya.

Artinya, ilmu kesehatan tidak berdiri dan berlawanan dengan agama dan budaya, tetapi dapat bersinergi bersama untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.

baca juga

Inilah yang menjadikan model KARAMAH menarik. Madrasah sehat jiwa tidak harus dimulai dengan sistem yang rumit. Madrasah dapat tumbuh dari kemauan guru untuk mendengarkan, keberanian murid bercerita, keterlibatan wali murid, kepemimpinan kepala madrasah, pendamping profesional, serta nilai-nilai agama Islam yang menghadirkan nilai rahmatan lil alamin.

Dari MTs Negeri Kota Pasuruan, KARAMAH diharapkan menjadikan langkah awal menuju madrasah yang tidak hanya menghasilkan generasi berpengetahuan dan religius, tetapi juga generasi Alpha yang sehat jiwa, tangguh, peduli, dan berani mencari pertolongan kesehatan jiwa ketika membutuhkan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AA
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.