Kelompok KKN-T Inovasi IPB University kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di Desa Sidomukti, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen. Pada Rabu (5/8) telah dilaksanakan sosialisasi SIPADU (Sistem Informasi dan Peta Terpadu) yang berfokus pada digitalisasi peta desa dan pengoptimalan website desa.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sidomukti ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias menyambut inovasi digital terbaru dari mahasiswa IPB University.
SIPADU merupakan salah satu program unggulan dari pilar digitalisasi data desa. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan utama Desa Sidomukti dalam pengelolaan administrasi yang masih manual dan rawan kehilangan data, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital oleh masyarakat.
Dengan latar belakang kompetensi mahasiswa yang mayoritas berasal dari bidang Sains Data, Informatika, dan Matematika, SIPADU hadir sebagai solusi terintegrasi untuk mendorong tata kelola desa yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.
Mengapa SIPADU jadi Prioritas?
Desa Sidomukti dengan luas wilayah 2,82 km² dan jumlah penduduk 2.487 jiwa memiliki potensi besar di sektor pertanian serta warisan budaya sejarah.
Namun, berdasarkan hasil identifikasi awal, potensi tersebut belum terdokumentasi secara digital. Data desa yang tersebar di berbagai dokumen fisik menyulitkan perangkat desa dalam perencanaan pembangunan dan pelayanan publik.
Padahal, berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM), Desa Sidomukti telah berstatus Desa Maju dengan nilai 0,7592. Status ini menunjukkan bahwa desa siap bertransformasi menuju inovasi berbasis potensi lokal. Namun, status maju tersebut perlu didukung oleh sistem informasi yang mumpuni agar pembangunan dapat berjalan lebih terarah dan terukur.
Selain itu, pengoptimalan website desa menjadi kebutuhan mendesak mengingat Desa Sidomukti telah memiliki website, tetapi informasi di dalamnya belum optimal dan belum diperbarui secara berkala.
Sebagaimana diketahui, website desa merupakan salah satu penerapan e-government di tingkat lokal yang dapat mempermudah komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam bidang pelayanan maupun informasi.
3 Komponen Utama SIPADU
Digitalisasi Peta Desa
Komponen ini mencakup pembuatan peta digital desa yang menyajikan informasi spasial wilayah Desa Sidomukti secara detail. Peta digital tidak hanya menampilkan batas-batas wilayah administratif, tetapi juga dilengkapi dengan data demografi, sebaran UMKM, serta lokasi-lokasi strategis seperti fasilitas umum dan situs bersejarah.
Peta yang dibuat tersebut juga dibuatkan dalam bentuk cetak dan diletakkan di balai desa guna memudahkan akses informasi bagi masyarakat dan pihak eksternal.
Dashboard Digital Terintegrasi
Dashboard digital dibangun untuk memuat data profil desa, data demografi penduduk, serta rekap data UMKM secara terintegrasi. Melalui dashboard ini, perangkat desa dapat mengelola data secara lebih rapi, sistematis, dan mudah diakses.
Data yang tersaji dalam bentuk visual yang informatif memudahkan masyarakat, perangkat desa, maupun pihak luar dalam memahami kondisi dan potensi Desa Sidomukti secara menyeluruh.
Pengoptimalan Website Desa
Komponen ini bertujuan memperbarui dan melengkapi konten website desa agar lebih informatif dan dinamis. Website akan dilengkapi dengan kode QR akses cepat menuju peta desa dan berbagai informasi penting lainnya.
Program ini juga akan diikuti dengan sosialisasi pengelolaan berkelanjutan bagi perangkat desa agar website dapat dikelola secara mandiri pasca program berakhir
Antusiasme Warga dan Harapan Ke Depan
Sosialisasi SIPADU berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang hidup. Warga menunjukkan ketertarikan besar terhadap kemudahan akses informasi yang ditawarkan melalui peta digital dan website desa.
Beberapa anggota organisasi masyarakat pun menyampaikan harapan agar informasi mengenai kegiatan mereka dapat ditampilkan di website desa untuk diperlihatkan pada pihak luar.
Dengan diluncurkannya program SIPADU, kelompok KKNT IPB optimis bahwa Desa Sidomukti akan semakin siap menghadapi era digital. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama terwujudnya transformasi desa yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
Harapan besar pun disematkan agar sistem informasi dan peta terpadu ini terus dikelola dan dikembangkan secara berkelanjutan demi kemajuan Desa Sidomukti.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


