IPB University sebagai kampus perguruan tinggi menjunjung tinggi nilai pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tahun ini, KKN-Tematik Inovasi IPB University periode 1 yang berlangsung pada Juli—Agustus 2026, mengusung tema, yaitu “Pengembangan Berkelanjutan Masyarakat Agromaritim untuk Mencapai Socio-Resilience”.
Tema tersebut mencerminkan komitmen IPB University dalam memperkuat ketahanan sosial-ekonomi masyarakat melalui inovasi. Adapun mahasiswa yang ditugaskan melakukan pengabdian terhadap 42 kabupaten/ kota di Indonesia yang mencakup 133 kecamatan dan 450 desa/ kelurahan.
Pengabdian masyarakat yang akan dilakukan menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dengan masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional. Kecamatan Sidoharjo menjadi salah satu wilayah di Kabupaten Wonogiri yang terdapat 12 kelompok KKNT Inovasi IPB University.
Mahasiswa berangkat dari IPB University yang bertempat di Dramaga pada Minggu, (5/7/2026) pukul 20.00 WIB menggunakan moda transportasi bus.

Penandatanganan berita acara kegiatan oleh perwakilan Dosen IPB dan Kepala Camat Sidoharjo

Mahasiswa KKNT IPB University Desa Sembukan bersama dengan Kepala dan Sekretaris Desa
Pekan pertama diisi mahasiswa dengan melakukan 'sowan' atau kunjungan ke warga dalam rangka menjalin silaturahim dan berbaur dengan masyarakat sekitar. Desa Sembukan terdiri dari 11 dusun yang terbagi dalam kawasan dataran rendah dan dataran tinggi sekitar Gunung Kelir.
Kegiatan sosial kemasyarakatan aktif berlangsung di Desa Sembukan seperti kegiatan pengajian, posyandu, dan pertemuan PKK. Ini menjadi titik awal mahasiswa dalam memahami kehidupan sosial masyarakat Desa Sembukan.
Adapun tujuan lainnya yaitu untuk mengamati potensi dan permasalahan Desa guna memastikan program pengabdian yang akan dilaksanakan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.
Selama satu pekan berlangsung banyak pelajaran dan pengalaman yang didapat oleh mahasiswa seputar kebutuhan, potensi, dan permasalahan desa. Hal tersebut menjadi langkah konkrit bahwa mahasiswa melaksanakan pengabdian tidak hanya sekadar tulisan saja, melainkan hasil dari diskusi dan temuan lapang.
Oleh karena itu, mahasiswa menggunakan prinsip bottom-up dan partisipatif untuk menyesuaikan program kerja dan interaksi kepada masyarakat Desa Sembukan, Wonogiri.
Nantinya, mahasiswa akan menjalankan 5 program kerja yaitu: KARSA NATA, KARSA TUWUH, KARSA SOMAH, KARSA ANGON, dan KARSA KELIR. Dengan demikian, Mahasiswa KKNT Desa Sembukan siap bergerak bersama seluruh lapisan masyarakat dalam membantu pembangunan nasional tingkat desa.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News
Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.
Terima kasih telah membaca sampai di sini
Please disable it to support our free content.


