Cara merawat kayu jati dengan benar merupakan kunci utama dalam menjaga keindahan serta kekuatan furnitur maupun elemen arsitektur bernilai tinggi seperti rumah joglo. Kayu jati memang terkenal kokoh dan tahan terhadap perubahan cuaca, namun tanpa perawatan berkala, pesona serat alami dan ketahanannya dapat menurun seiring berjalannya waktu.
Kawan GNFI, merawat material kayu berkualitas super ini membutuhkan ketelatenan dan pemahaman karakter material yang tepat. Bagi Anda yang memiliki koleksi furnitur kuno atau hunian berarsitektur rumah Joglo Jawa, menerapkan prosedur pemeliharaan yang sesuai akan menjaga nilai estetika sekaligus investasi sejarah yang terkandung di dalamnya.
Cara Merawat Kayu Jati Rumah Joglo?

cara merawat kayu jati | Sumber: Photo by Ono Kosuki from Pexels
Merawat elemen kayu pada rumah joglo maupun furnitur harian bukanlah hal yang selalu mudah dan murah. Diperlukan perhatian ekstra serta penggunaan bahan pembersih yang tepat agar material kayu tidak mengalami dehidrasi atau kerusakan struktur.
Berikut adalah cara merawat kayu jati pada rumah joglo yang dapat Kawan GNFI terapkan secara mandiri:
1.Pembersihan Harian dari Debu
Bersihkan permukaan furnitur dari tumpukan debu menggunakan kain microfiber kering secara rutin. Jika terdapat noda membandel, basahi kain microfiber menggunakan air hangat, usap perlahan pada area noda, lalu segera keringkan kembali.
2. Pemberian Lapisan Minyak Khusus (Teak Oil / Beeswax)
Supaya kayu jati tidak mudah retak dan tetap lembap, oleskan teak oil atau beeswax setiap beberapa bulan sekali. Tuangkan atau semprotkan cairan ini ke kain terlebih dahulu sebelum dioleskan secara merata searah serat kayu.
3. Hindari Peletakan di Tempat Lembap
Jangan meletakkan benda berbahan kayu jati di ruangan basah karena dapat memicu pelapukan dan pertumbuhan jamur. Sebagai pencegahan, letakkan silica gel atau kapur barus di dalam laci dan lemari kayu.
4. Beri Ruang Air Flow Saat Peletakan
Berikan jarak beberapa sentimeter antara furnitur kayu jati dengan dinding semen untuk menjaga sirkulasi udara dan mencegah kelembapan dinding berpindah ke kayu.
5. Bersihkan Kayu Rumah Joglo Lama Menggunakan Air Teh
Untuk rumah joglo yang sudah berdiri lama atau berusia puluhan hingga ratusan tahun, bahan alami bisa menjadi solusi pemeliharaan terbaik tanpa merusak serat kayu tua.
Mengusap permukaan kayu jati tua menggunakan rebusan air teh hitam dapat menjaga kekuatan kayu sekaligus mempertahankan keaslian warnanya agar tetap mengilap dan tidak kusam. Kandungan tanin alami dalam air teh mampu mengangkat kotoran, membuat kayu jati mengkilap, dan menonjolkan warna serat kayu tanpa bahan kimia keras.
Bagaimana Cara Agar Kayu Tidak Mudah Lapuk?
Selain perawatan harian di atas, langkah pencegahan pelapukan (preventive maintenance) berfokus pada perlindungan struktur internal kayu dari kelembapan ekstrem dan serangan hama:
Sirkulasi Udara dan Kontrol Kelembapan: Lapuk terjadi akibat jamur pembusuk yang tumbuh pada kelembapan di atas 20%. Pastikan ventilasi ruangan berfungsi optimal.
Pelapisan Ulang Vernis/Polyurethane: Aplikasikan ulang lapisan pelindung (coating) kedap air setiap beberapa tahun sekali untuk menutup pori-pori kayu dari resapan air.
Pencegahan Rayap Berkala: Gunakan cairan anti-rayap berbasis bahan alami atau lakukan pemeriksaan fondasi secara berkala, terutama furnitur yang tebuat dari kayu jati atau pada rumah jolgo perhatikan pada tiang penyangga utama (soko guru).
Berapa Lama Kayu Jati Bisa Bertahan Pada Rumah Joglo?
Kayu jati mampu bertahan puluhan hingga lebih dari 100 tahun dengan perawatan yang baik dan maksimal tentunya. Ketahanan luar biasa ini dibuktikan oleh berbagai peninggalan arsitektur tradisional di Jawa.
Dikutip dari laman Good News From Indonesia, terdapat sebuah rumah Joglo Jawa berusia 2,5 abad (250 tahun) di Gunungkidu. Bangunan bersejarah yang pernah menjadi tempat persinggahan dan markas gerilya Jenderal Soedirman ini membuktikan bahwa kualitas kayu jati yang dirawat dengan baik mampu menembus lintas zaman tanpa kehilangan kekuatannya.
Melalui penerapan cara merawat kayu jati pada rumah joglo secara konsisten, Kawan GNFI tidak hanya menjaga fisik bangunan atau furnitur di rumah, tetapi juga melestarikan bagian dari warisan budaya dan keahlian arsitektur Nusantara agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


