mengenal buah lai kalimantan buah tropik lokal yang manis lembut dan kaya kandungan gizi - News | Good News From Indonesia 2026

Mengenal Buah Lai Kalimantan: Buah Tropik Lokal yang Manis, Lembut, dan Kaya Kandungan Gizi

Mengenal Buah Lai Kalimantan: Buah Tropik Lokal yang Manis, Lembut, dan Kaya Kandungan Gizi
images info

Mengenal Buah Lai Kalimantan, Buah Tropik Lokal yang Manis, Lembut dan Kaya Kandungan Gizi | Sumber: Wikimedia Commons - Edo Marendra


Bagi banyak orang, durian identik dengan aroma yang kuat dan rasa yang khas. Namun, tahukah Kawan bahwa Kalimantan memiliki "saudara" durian yang menawarkan sensasi berbeda? Namanya adalah buah lai (Durio Kutejensis).

Buah endemik asal Kalimantan Timur ini sekilas terlihat menyerupai buah durian, termasuk aromanya. Akan tetapi, dari segi rasa jauh berbeda. Lai rasanya manis dengan sedikit sentuhan asam yang menyegarkan.

Buah lai memiliki beberapa ciri khas yang membuatnya mudah dikenali. Kulitnya berwarna hijau kecoklatan hingga kuning kusam dengan duri yang lebih kecil dan tidak terlalu tajam dibandingkan durian biasa. Bentuk buahnya bisa bulat maupun lonjong.

Begitu buah ini dibelah, daging buah lai tampak berwarna kuning cerah, kuning tua, hingga oranye. Dengan tekstur buah yang lembut, haus, dan sedikit lebih kering dibandingkan dengan daging durian.

Porsi daging buahnya juga cukup banyak, sekitar 20-40% dari keseluruhan buah.

Sekilas Mirip Durian, tetapi Punya Karakter Berbeda

Berbeda dengan durian pada umumnya yang memiliki rasa kuat dan meninggalkan sensasi pekat di mulut, rasa buah lai cendeng lebih ringan, lembut, dan tidak melekat seperti rasa durian sehingga mudah untuk dinikmati.

Salah satu keunikan buah lai adalah aromanya. Jika durian dikenal dengan bau yang tajam, buah lai justu beraroma yang sangat lembut, bahkan beberapa jenis hampir tidak mengeluarkan aroma sama sekali.

baca juga

Karena itu, buah lai sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin menikmati buah sejenis durian, tetapi kurang menyukai bau yang menyengat.

Dari Buah Segar hingga Beragam Olahan Menarik

Salah satu olahan populer dari buah lai adalah gaguduh pampakin, yaitu kudapan tradisional khas Kalimantan yang dibuat dengan mengolah daging buah lai menjadi gorengan hingga menghasilkan tekstur lembut di bagian dalam dan sedikit renyah di bagian luar. 

Selain digoreng, buah ini juga dapat dinikmati dengan cara direbus. Lai rebus atau pekawai rebus bercita rasa yang berbeda. Teksturnya semakin creamy dan terasa legit seperti mentega.

Bagi Kawan pecinta rasa segar, asam boi lai dapat menjadi pilihan menarik. Olahan tersebut memadukan rasa manis dengan asam yang menyegarkan. Sangat cocok disajikan sebagai hidangan saat cuaca panas. 

Seiring berkembangnya kreasi kuliner, buah lai juga mulai digunakan sebagai bahan dalam berbagi makanan modern, salah satunya cake atau bolu lai. Caranya, daging buah yang telah dihaluskan dicampurkan ke dalam adonan kue sehingga menghasilkan aroma lembut dan rasa manis.

Tidak hanya buah matang, buah lai yang masih muda juga dapat dimanfaatkan menjadi hidangan gurih seperti sayur bening dengan tambahan daun pakis hingga dodol yang berdaya simpan lebih lama.

Beragam olahan terseebut menunjukkan bahwa buah lai memiliki potensi besar sebagai bahan pangan lokal yang bernilai ekonomi.

Kandungan Gizi dan Manfaat bagi Kesehatan

Selain memiliki cita rasa yang khas dan dapat diolah menjadi produk kuliner bernilai ekonomi, buah lai juga menyimpan beragam nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Berdasarkan penelitian Subahan dan Khusnul Khotimah yang berjudul Analisis Kandungan Nutrisi (Protein, Lemak, Vitamin, Kadar air, Besi) Buah Lai Kalimantan (Durio Kutejensis),buah ini mengandung protein 1,81%, lemak 2.90%, vitamin C 0,43%, kadar air mencapai 71,24%, serta zat besi (Fe) 1,8 ppm.

Kandungan protein tersebut berperan dalam membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, sekaligus menjaga kesehatan otot. Sementara itu, lemak yang terkandung dalam buah lai didominasi oleh lemak tak jenuh yang dikenal baik untuk kesehatan jantung dan membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak.

Buah lai juga mengandung vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan. Nutrisi ini membantu menjaga daya tahan tubuh, melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, serta berperan dalam pembentukan kolagen yang penting untuk kesehatan kulit, tulang dan pembuluh darah.

Tak hanya itu Kawan, kandungan zat besi di dalam buah lai turut mendukung pembentukan hemoglobin, mineral ini juga berperan dalam metabolisme energi dan membantu menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh.

Sementara itu, kadar air yang mencapai lebih dari 70% membuat buah lai menjadi pilihan yang tepat untuk menyegarkan Kawan setelah melakukan aktivitas yang melelahkan.

Kandungan air yang tinggi dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, menjaga hidrasi, sekaligus mendukung fungsi organ pada tubuh.

Bagi Kawan yang belum pernah mencobanya, buah lai dapat menjadi salah satu pilihan buah lokal yang tepat bagi Kawan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi sehari-hari.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizkia Putri Fahira lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizkia Putri Fahira.

RP
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.