Yogyakarta dikenal sebagai salah satu kota pendidikan di Indonesia. Setiap tahun, ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota ini menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai daerah sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Pengalaman tersebut dirasakan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta yang menjalani KKN di Dusun Pandang, Kelurahan Tangge, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kehadiran mereka disambut dengan Tarian Tiba Mekka, tarian tradisional khas masyarakat Manggarai yang biasa ditampilkan untuk menyambut tamu sebagai bentuk penghormatan.
Dalam kesempatan tersebut, Lurah Tangge, Stefanus Ibar, menyampaikan pesan dalam bahasa Manggarai yang bermakna bahwa masyarakat menganggap para mahasiswa sebagai anak sendiri, sementara para mahasiswa diharapkan juga menganggap warga sebagai keluarga. Pesan itu menjadi penanda bahwa hubungan yang dibangun selama KKN tidak hanya bersifat formal, tetapi juga dilandasi rasa saling percaya dan kebersamaan.
"Saya menganggap kalian seperti anak sendiri dan menganggap ibu-ibu di sini seperti ibu sendiri," katanya.
Dusun Pandang sendiri menjadi lokasi pertama yang menerima mahasiswa KKN dari UIN Sunan Kalijaga. Kehadiran mereka sekaligus membuka ruang kolaborasi baru antara perguruan tinggi dan masyarakat di wilayah tersebut.
Datang belajar bersama masyarakat

Foto Tarian Adat Tradisional Tiba Mekka di Dusun Pandang | Foto: KKN UIN
Dosen Pembimbing Lapangan KKN UIN Sunan Kalijaga, Ahmed Salehudin, mengatakan mahasiswa hadir bukan untuk menjadi pihak yang paling mengetahui kondisi masyarakat. Menurutnya, KKN merupakan kesempatan untuk belajar bersama warga, memahami kehidupan sosial, menghargai adat istiadat, sekaligus mengenal nilai gotong royong yang telah lama hidup di tengah masyarakat Manggarai Barat.
Melalui interaksi selama program berlangsung, mahasiswa diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik, menjaga etika, serta mengembangkan kegiatan yang disusun bersama masyarakat sesuai kebutuhan di lapangan.
Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan KKN karena memberi ruang bagi mahasiswa dan warga untuk saling bertukar pengalaman. Mahasiswa memperoleh pembelajaran langsung dari kehidupan masyarakat, sementara warga dapat berkolaborasi dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Menguatkan kolaborasi dan nilai kebersamaan
Semangat kebersamaan juga disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Manggarai Barat, Ishak Muhamad Jabi. Ia berharap keberadaan mahasiswa dapat ikut memperkuat nilai toleransi dan moderasi beragama di tengah masyarakat yang hidup berdampingan dengan berbagai latar belakang agama dan kepercayaan.
Selain itu, ia juga mendorong terjalinnya kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan mahasiswa dalam mendukung rencana pengembangan Kampung Zakat di Dusun Pandang. Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Penyambutan dengan Tarian Tiba Mekka menjadi awal yang berkesan bagi perjalanan pengabdian mahasiswa UIN Sunan Kalijaga di Manggarai Barat. Semangat inilah yang diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa maupun masyarakat dalam menjalankan berbagai program selama KKN berlangsung.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


