biar tetap cantik begini cara merawat batik parang agar awet dan tidak pudar - News | Good News From Indonesia 2026

Biar Tetap Cantik, Begini Cara Merawat Batik Parang agar Awet dan Tidak Pudar

Biar Tetap Cantik, Begini Cara Merawat Batik Parang agar Awet dan Tidak Pudar
images info

Batik Parang | Sumber: Wikimedia Commons


Batik perang merupakan salah satu motif batik klasik Indonesia yang memiliki ciri khas berupa pola berbentuk garis yang tersusun berulang. Motif batik parang tidak hanya punya nilai estetika yang tinggi, tetapi juga mengandung makna filosofis tentang kekuatan, keteguhan, dan perjalanan hidup.

Tentu saja karena bernilai budaya yang istimewa, batik parang perlu dirawat dengan baik agar warna, dan keindahan motifnya terjaga. Berikut beberapa tips merawat batik parang agar tetap terjaga tahan lama.

Tips Merawat Batik Parang agar Awet

Cuci dengan Lembut

Batik parang sebaiknya dicuci menggunakan tangan agar serat kain tidak cepat rusak. Hindari penggunaan mesin cuci karena putaran dan gesekan kuat dapat membuat warna kain memudar serta mengurangi ketajaman pada motif. Gunakan air dingin dan sabun yang lembut seperti sabun khusus atau detergen lembut.

Jangan Merendam Kain Terlalu Lama

Perendaman yang terlalu lama dapat menyebabkan warna batik perlahan luntur. Jika ingin merendam, lakukan hanya sebentar saja agar kotoran lebih mudah terangkat tanpa merusak warna asli kain.

Hindari Pemutih dan Bahan Kimia Keras

Penggunaan pemutih pakaian tidak dianjurkan untuk batik parang. Kandungan bahan kimia yang kuat dapat merusak pewarna dan membuat motif terlihat kusam. Jangan lupa, pilihlah sabun yang aman agar warna batik tetap hidup.

Jemur di Tempat yang Teduh

Setelah dicuci, jangan memeras kain batik terlalu kuat. Biarkan air berkurang secara alami, lalu jemur di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara baik. Paparan sinar matahari langsung dalam waktu yang lama dapat membuat cepat pudar.

Cara ini membantu menjaga warna agar tidak cepat pudar, sehingga motif parang tetap terlihat jelas.

Setrika dengan Suhu yang Sesuai

Ketika batik perlu disetrika, gunakan suhu rendah atau sedang. Setrika bagian dalam kain agar permukaan motif tetap terlindungi. Hindari panas berlebih pada setrika karena dapat mempengaruhi keindahan warna.

baca juga

Simpan di Tempat yang Kering

Batik parang yang jarang digunakan tentu saja tetap membutuhkan perhatian. Simpan di tempat yang kering dan bersih, hindari kelembapan berlebih agar kain tidak mudah rusak.

Kain batik juga sebaiknya tidak disimpan dalam lipatan yang sama terlalu lama agar tidak meninggalkan bekas.

Hindari Penggunaan Pewangi secara Langsung

Saat menggunakan batik, sebaiknya hindari menyemprotkan parfum, pewangi pakaian, atau cairan beraroma langsung ke permukaan kain. Kandungan alkohol dan bahan kimia tertentu pada produk pewangi dapat bereaksi dengan pewarna batik, sehingga membuat warna kain berubah, memudar, atau meninggalkan noda.

Itulah beberapa tips sederhana yang bisa Kawan terapkan untuk menjaga kain batik tetap indah, awet dan tidak mudah pudar.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizkia Putri Fahira lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizkia Putri Fahira.

RP
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.