Tahukah Kawan, ternyata cerita mistis yang berkembang di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan orang-orang yang berkutat ilmu hitam saja. Ada juga kisah mistis tentang seseorang yang berkeinginan menjadi sosok alim, seperti legenda Datuk Sangka dalam cerita rakyat Kalimantan Selatan.
Dalam legenda ini, Datuk Sangka dikisahkan bukanlah seseorang yang menuntut ilmu hitam untuk mendapatkan kekuatan mistis tertentu. Dirinya justru bercita-cita untuk menjadi seorang yang alim dan dekat dengan agama.
Namun keinginannya ini justru membuat Datuk Sangka terjebak dalam kondisi yang tidak sesuai keinginannya. Alih-alih menjadi seseorang yang alim, Datuk Sangka justru berubah menjadi penghuni alam gaib dan menghantui masyarakat hingga saat ini.
Menurut kepercayaan masyarakat, Datuk Sangka dipercaya menjadi sosok penunggu yang ada di Padang Hantar, Kandangan, Kalimantan Selatan. Bahkan Datuk Sangka dipercaya masih hidup hingga saat ini dan menjelma sebagai makhluk gaib yang ada di sana.
Bagaimana kisah di balik legenda Datuk Sangka dalam cerita rakyat Kalimantan Selatan tersebut? Simak kisah terkait legenda yang satu ini dalam artikel berikut.
Legenda Datuk Sangka dalam Cerita Rakyat Kalimantan Selatan
Dikutip dari artikel Noraidarayanti dan Nur Laili, "Tema dan Amanat Legenda Alam Ghaib," dikisahkan pada zaman dahulu ada seorang pemuda yang bernama Datuk Sangka. Pemuda ini memiliki sebuah cita-cita mulia yang ingin dia capai secepatnya.
Datuk Sangka berkeinginan untuk menjadi seseorang yang alim. Oleh sebab itu, dia mencari cara agar bisa mewujudkan cita-citanya tersebut.
Setelah mencari cukup lama, Datuk Sangka menemukan cara agar dia bisa menjadi orang yang alim. Datuk Sangka memutuskan untuk bersemedi dan pergi jauh dari kerumunan.
Datuk Sangka kemudian pergi ke sebuah tempat yang sepi dan sunyi. Di sana dia bisa terbebas dari gangguan orang lain yang ada di sekitarnya.
Dirinya kemudian memulai semedi di sana. Datuk Sangka menjalani semedi tersebut tanpa kenal waktu.
Namun semedi yang dijalani Datuk Sangka ternyata tidak berjalan mulus. Beberapa waktu kemudian, datang iblis yang menggoda Datuk Sangka dalam semedinya.
Datuk Sangka tentu berusaha menahan godaan tersebut dan melanjutkan semedinya. Namun semua upaya yang dia lakukan ternyata sirna begitu saja.
Godaan dari iblis ternyata berhasil memengaruhi Datuk Sangka. Akhirnya Datuk Sangka menghentikan semedinya akibat godaan tersebut.
Setelah menghentikan semedinya, Datuk Sangka justru berubah menjadi penghuni alam gaib. Dirinya tidak lagi memiliki tubuh fisik seperti manusia pada umumnya.
Konon menurut kepercayaan masyarakat Datuk Sangka dipercaya masih hidup hingga saat ini. Datuk Sangka dipercaya menjadi makhluk gaib penunggu Padang Hantar, Kandangan.
Terkadang masyarakat meyakini jika Datuk Sangka akan menampakkan wujudnya. Saat melakukan hal ini, Datuk Sangka akan terlihat seperti manusia jadi-jadian dengan bentuk fisik yang berubah-ubah.
Sama seperti makhluk mistis lain yang ada di berbagai daerah, Datuk Sangka juga dipercaya memiliki kekuatannya tersendiri. Jika ada seseorang yang pernah melihat Datuk Sangka secara langsung, dirinya dipercaya akan jatuh sakit nantinya.
Begitulah kisah di balik legenda Datuk Sangka dalam cerita rakyat Kalimantan Selatan. Dari kisah tersebut bisa Kawan lihat jika semua cita-cita yang diharapkan belum tentu bisa diraih ketika proses yang dijalani tidak sesuai.
Alih-alih mendapatkan apa yang diinginkan, proses yang salah justru membawa seseorang pada jalan yang tidak pernah dia inginkan sebelumnya. Oleh sebab itu, setiap orang mesti berusaha dan menjalani proses sebaik mungkin agar bisa meraih apa yang mereka cita-citakan di masa yang akan datang.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


