Prambanan Jazz Festival (PJF) 2026 yang digelar pada 3-5 Juli 2026 berlangsung meriah. Festival yang memadukan harmoni musik modern dengan kemegahan warisan dunia ini sukses menggaet puluhan ribu pengunjung selama tiga hari penuh.
PJF 2026 mengombinasikan line up berkelas dan latar Candi Prambanan yang ikonik. Padanan keduanya menciptakan pengalaman magis yang ciamik. Uniknya, saking ramainya jumlah penonton yang hadir di agenda tahunan itu, diperkirakan ada sekitar 85.000 orang yang hadir selama tiga hari berturut-turut, di mana jumlah ini melampaui jumlah masyarakat di sekitar Prambanan.
Penonton PJF 2026 Lampaui Jumlah Penduduk Prambanan
Founder PJF, Anas Syahrul Alimi, menyebut total penonton Prambanan Jazz 2026 selama tiga hari penyelenggaraan berhasil menembus angka 85.000 orang. Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan penduduk Kecamatan (Kapanewon) Prambanan.
Lebih lanjut, merangkum dari JogjaStats, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sleman 2025, jumlah penduduk Prambanan tercatat sebanyak 55.776 jiwa. Artinya, jumlah penonton PJF tahun ini setara dengan 152% dari total populasi penduduk lokal di sana.
Menariknya lagi, sekitar 70% dari total penonton tersebut merupakan wisatawan yang berasal dari luar Jogja. Hal ini membuktikan bahwa PJF sukses menjadi destinasi utama bagi para penikmat musik kelas nasional.
Peningkatan jumlah pengunjung ini juga terlihat signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencatat sekitar 76.000 penonton. Pertumbuhan positif ini menjadi sinyal kuat kebangkitan industri kreatif dan pariwisata berbasis event di Indonesia.
https://


