prambanan jazz festival 12 rayakan sukacita lewat musik dan kolaborasi lintas genre - News | Good News From Indonesia 2026

Prambanan Jazz Festival #12 Rayakan Sukacita Lewat Musik dan Kolaborasi Lintas Genre

Prambanan Jazz Festival #12 Rayakan Sukacita Lewat Musik dan Kolaborasi Lintas Genre
images info

Panggung Prambanan Jazz/Prambanan Jazz


Malam pertama Prambanan Jazz Festival #12 kembali menjadi ruang perayaan seni, budaya, dan kebersamaan dalam satu napas. Mengusung tema besar “Celebrate The Joy”, festival musik ini menegaskan komitmennya sebagai ruang sukacita yang mempertemukan beragam ekspresi kreatif di tengah kemegahan Candi Prambanan.

Perayaan bahkan telah dimulai sebelum musisi pertama naik ke atas panggung. Pengunjung disambut instalasi gerbang karya seniman Eko Nugroho. Nuansa monokrom berpadu dengan ledakan warna yang riang dan kontras, namun tetap menyatu dengan keagungan kawasan Candi Prambanan.

Instalasi tersebut menjelma sebagai gerbang imajinasi sekaligus penanda dimulainya perjalanan sukacita di Prambanan Jazz Festival edisi ke-12. Kehadiran karya seni visual ini memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung sejak pertama memasuki area festival.

Kolaborasi Lintas Genre Warnai Panggung Prambanan Jazz

Semangat “Playing Jazz” diwujudkan melalui sejumlah kolaborasi lintas genre. The Panturas tampil bersama La Fontana Punks, sementara Perunggu berkolaborasi dengan Little Fingers. Salma Salsabil juga mengeksplorasi musiknya melalui permainan improvisasi jazz.

Eksplorasi musikal tersebut mendapat apresiasi hangat dari penonton. Batas antar-genre seolah dilebur, menghadirkan pengalaman musik yang segar dan penuh kejutan.

Kegembiraan turut hadir di Panggung Langgam. Mocca dan The Panturas menyempatkan diri melegalisir rilisan fisik sekaligus menyapa para penggemar yang datang. Interaksi langsung antara musisi dan penonton semakin memperkuat suasana hangat sepanjang festival.

Nuansa nostalgia kemudian menyelimuti malam pertama ketika Michael Learns to Rock tampil membawakan deretan lagu hit lintas generasi. Penampilan grup musik asal Denmark tersebut menciptakan salah satu momen paling emosional dan mengharukan pada hari pertama.

Tujuh Gerbong Villains Menuju Yogyakarta Demi Sang Idola

Sukacita Prambanan Jazz Festival tahun ini semakin terasa dengan kedatangan Villains. Sebagai bentuk apresiasi kepada sang idola, rombongan penggemar tersebut menyewa tujuh gerbong kereta menuju Yogyakarta demi menyaksikan langsung penampilan yang mereka nantikan.

Antusiasme itu menegaskan posisi Prambanan Jazz Festival sebagai “ruang tamu” bagi pecinta musik dari berbagai penjuru. Musik, kolaborasi lintas genre, instalasi seni, dan kebahagiaan penonton berpadu menjadi bahasa yang menyatukan semua orang.

Hari pertama Prambanan Jazz Festival #12 pun menjadi pembuka penuh warna dan kehangatan. Perjalanan “Celebrate The Joy” masih berlanjut dengan lebih banyak penampilan spesial dan kejutan, merayakan musik, budaya, serta sukacita di salah satu situs warisan dunia.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

RK
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.