mahasiswa sistem informasi ciptakan aplikasi solusi sosial - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa Sistem Informasi Ciptakan Aplikasi Solusi Sosial

Mahasiswa Sistem Informasi Ciptakan Aplikasi Solusi Sosial
images info

Sumber : Pexels/Monstera Production


Mahasiswa sistem informasi kini tidak hanya duduk mendengarkan teori di ruang kelas, tetapi juga mulai menciptakan solusi digital nyata bagi masyarakat.

Salah satu buktinya datang dari mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang menghasilkan sejumlah aplikasi dengan dampak yang cukup besar bagi masyarakat sekitar.

Karya-karya ini lahir dari program Project Based Learning (pembelajaran berbasis proyek) yang diterapkan dalam kurikulum Prodi Sistem Informasi UNM.

Lewat pendekatan ini, mahasiswa didorong untuk menemukan masalah nyata di sekitar mereka, lalu merancang solusi digital yang benar-benar bisa dipakai, bukan sekadar tugas akhir yang berhenti di atas kertas.

Bank Sampah Pintar, Solusi Sistem Informasi untuk Lingkungan

Salah satu karya yang paling menonjol adalah Bank Sampah Pintar, sebuah platform yang menghubungkan masyarakat dengan pengelola bank sampah, relawan lingkungan, dan pelaku daur ulang.

Aplikasi ini dirancang untuk mengubah masalah sampah yang selama ini menumpuk di banyak wilayah Indonesia menjadi peluang ekonomi bagi warga.

Berkat sistem yang saling terhubung ini, proses pencatatan dan penjemputan sampah jadi lebih praktis dibandingkan cara manual yang masih banyak dipakai bank sampah pada umumnya. Aplikasi tersebut juga dilengkapi fitur edukasi dan sistem reward atau poin hadiah, sehingga masyarakat lebih terdorong untuk aktif memilah dan mengelola sampah dari rumah masing-masing.

baca juga

Dampak Sistem Informasi bagi Ekonomi Warga

Pendekatan semacam ini sejalan dengan sejumlah penelitian di bidang sistem informasi. Supiana dan tim penelitinya dalam artikel yang diterbitkan di Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia menyebutkan bahwa digitalisasi pengelolaan bank sampah bisa mempermudah proses pencatatan dan transaksi, sekaligus mendorong peningkatan partisipasi dan pendapatan warga.

Temuan ini relevan dengan kondisi pengelolaan sampah di Indonesia yang masih jadi persoalan besar. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) milik Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mencatat, total timbulan sampah nasional pada 2022 mencapai lebih dari 35 juta ton, naik dibanding tahun sebelumnya.

Kehadiran sistem informasi seperti Bank Sampah Pintar diharapkan bisa jadi salah satu jalan keluar atas persoalan ini, sekalipun dalam skala yang masih kecil.

Pendekatan tersebut, menurut pengelola program studi, sengaja dirancang agar mahasiswa tidak berhenti sebagai pengguna teknologi.

"Kami ingin mahasiswa menjadi agen perubahan." ujar Sukmawati Anggraeni Puteri selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi UNM, seperti dilansir Republika Online.

Ia menambahkan, perpaduan antara teknologi dan kepedulian sosial bisa melahirkan inovasi yang bermanfaat sekaligus menginspirasi.

baca juga

Karya Lain Mahasiswa Sistem Informasi UNM

Bank Sampah Pintar bukan satu-satunya karya yang dihasilkan. Sejumlah tim mahasiswa lain juga mengembangkan aplikasi dengan fokus berbeda, di antaranya platform digitalisasi untuk pelaku UMKM, layanan konsultasi kesehatan lewat chatbot atau asisten virtual otomatis, sistem informasi penyaluran bantuan sosial, hingga aplikasi edukasi interaktif untuk anak-anak di wilayah terpencil.

Beragamnya aplikasi ini menunjukkan bahwa sistem informasi tidak melulu soal teknis pemrograman semata, tetapi juga soal bagaimana teknologi bisa menjawab kebutuhan masyarakat dari berbagai sisi, mulai dari lingkungan, ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan.

Bagi Kawan GNFI yang menekuni bidang serupa, kisah tersebut bisa jadi pengingat bahwa ilmu sistem informasi punya potensi besar untuk memberi dampak nyata, asal diarahkan pada persoalan yang benar-benar dihadapi masyarakat Indonesia.

Inovasi semacam ini juga jadi bukti bahwa anak muda Indonesia mampu menghadirkan solusi digital yang bisa dipakai banyak kalangan dan bertahan lama, sekalipun masih berstatus mahasiswa.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

CR
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.