Adakah Kawan GNFI yang hobi pergi ke museum?
Bukan sekadar tempat penyimpanan benda kuno, museum adalah arsip identitas dan memori kolektif suatu bangsa. Indonesia sendiri memiliki banyak sekali museum yang tersebar di tiap kabupaten/kotanya.
Sementara itu, di kawasan Asia Tenggara, setiap negara juga memiliki museum kebanggaan yang menjadi saksi bisu perjalanan peradaban mereka. Museum menjadi jejak nyata dari kehidupan masa lalu dengan kehidupan modern di masa kini.
Menyoal museum, tahukah Kawan GNFI apa museum terbesar di Indonesia?
Jawabannya adalah Museum Nasional Indonesia atau lebih sering dikenal dengan Museum Gajah. Terletak di Jakarta Pusat, Museum Gajah merupakan museum pertama dan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.
Selain Museum Gajah, apa saja museum-museum terbesar di Asia Tenggara lainnya?
10 Museum Terbesar di Setiap Negara ASEAN
Merangkum dari SeasiaStats, berikut adalah daftar museum terbesar di 10 negara ASEAN:
1. Indonesia: Museum Nasional Indonesia (Museum Gajah)
Berdiri sejak 1778, museum ini merupakan salah satu yang tertua dan terlengkap di Asia Tenggara. Museum ini disebut dengan Museum Gajah karena patung gajah perunggu hadiah dari Raja Thailand.
Museum ini menyimpan lebih dari 141.000 objek. Koleksi masterpiece-nya meliputi arca Prajnaparamita yang anggun serta patung Bhairava setinggi 4,41 meter yang ditemukan di Sumatra.
2. Malaysia: Borneo Cultures Museum
Diresmikan pada tahun 2022 di Kuching, museum ini adalah yang terbesar di Malaysia. Arsitekturnya sangat ikonik dengan fasad emas yang terinspirasi dari motif tenunan Songket dan anyaman tikar tradisional.
Di dalamnya, pengunjung bisa melihat Kelirieng (tiang pemakaman) raksasa setinggi 15 meter serta peninggalan manusia prasejarah dari Gua Niah.
3. Singapura: National Gallery Singapore
Museum ini merupakan mahakarya adaptasi bangunan bersejarah yang menyatukan bekas Mahkamah Agung dan Balai Kota. Struktur klasiknya dipercantik dengan atap kaca modern yang terinspired dari dedaunan tropis.
Koleksinya mencakup 9.000 lebih karya seni modern Asia Tenggara, termasuk lukisan monumental "Boschbrand" karya maestro Indonesia, Raden Saleh.
4. Kamboja: National Museum of Cambodia
Berdiri megah dengan arsitektur terracotta merah yang terinspirasi dari kuil Khmer kuno, museum ini konon dibangun pada 1920. Museum ini menyimpan koleksi seni Khmer terbesar di dunia, mencakup lebih dari 14.000 item.
Koleksi paling terkenalnya adalah Patung Kepala Raja Jayavarman VII yang menampilkan "Senyum Angkor" yang sangat damai.
5. Thailand: Bangkok National Museum
Museum ini menempati lahan bekas istana Wang Na yang dibangun pada 1782. Sebagai salah satu museum terbesar di Asia Tenggara, ia menyimpan sejarah Thailand sejak zaman prasejarah hingga era kerajaan.
Salah satu harta karun terpentingnya adalah Prasasti Ram Khamhaeng yang menjadi bukti tertua aksara Thai. Bahkan, situs ini juga sudah diakui UNESCO.
6. Filipina: National Museum Complex
Terletak di Rizal Park, Manila, kompleks ini terdiri dari tiga gedung Neoklasik megah: Museum Seni Rupa, Antropologi, dan Sejarah Alam.
Keunikan arsitektur nya terlihat pada struktur "Tree of Life" berupa kolom heliks ganda di Museum Sejarah Alam. Selain itu, koleksi ikonik lainnya adalah lukisan raksasa "Spoliarium" karya Juan Luna serta Guci Manunggul dari zaman prasejarah.
7. Vietnam: Hanoi Museum
Museum ini dibangun untuk memperingati 1.000 tahun berdirinya kota Hanoi. Bentuk bangunannya sangat unik, yakni piramida terbalik yang dilambangkan sebagai mahkota modern.
Koleksi unggulannya meliputi artefak dari Benteng Thang Long serta Genderang Perunggu Dong Son yang menunjukkan kemajuan teknologi logam kuno di Vietnam.
8. Myanmar: National Museum of Myanmar
Terletak di Yangon, museum ini berdiri megah dengan gedung lima lantai bergaya brutalistik. Daya tarik utamanya adalah Singgasana Singa (Sihasana) setinggi 8 meter.
Uniknya, siggasana itu dikatakan sebagai satu-satunya singgasana asli raja Myanmar yang tersisa. Museum ini juga menyimpan Regalia Kerajaan berupa benda-benda emas bertahtakan permata.
9. Brunei Darussalam: Muzium Brunei
Terletak di perbukitan Kota Batu, museum nasional ini mencerminkan estetika Melayu tradisional dengan motif geometris. Sebagai negara dengan akar Islam yang kuat, museum ini memiliki Galeri Seni Islam yang menyimpan naskah Al-Qur'an berlapis emas dari era Umayyah.
Selain itu, terdapat galeri yang menceritakan sejarah industri minyak dan gas Brunei.
10. Laos: Lao National Museum
Lao National Museum awalnya merupakan gedung kediaman gubernur Prancis. Namun, kini sudah disulap menjadi pusat pelestarian identitas nasional Laos.
Fokus utamanya adalah sejarah perjuangan kemerdekaan serta keberagaman etnis di Laos. Ada koleksi yang menarik, seperti kapak perunggu dan bejana tanah liat dari situs misterius Plain of Jars.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


