Tidak terasa, momen Lionel Messi mengangkat trofi Piala Dunia masih sangat melekat dalam ingatan banyak penggemar sepak bola, termasuk di Indonesia.
Warung Kopi tempat nonton bareng (nobar) bergetar hebat ketika Gonzalo Montiel mengeksekusi penalti terakhir yang memastikan Argentina keluar sebagai juara dunia.
Momen seperti itu bukan hanya milik stadion di Qatar, tetapi juga menjadi pengalaman kolektif bagi para penonton di Indonesia. Sepak bola menghadirkan emosi yang dapat dirasakan bersama oleh jutaan orang di berbagai tempat.
Menjelang kick-off Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Jumat (12/6) dini hari WIB, pembahasan tentang cara menyaksikan Piala Dunia ramai diperbincangkan di media sosial.
Hal ini menunjukkan bahwa antusiasme terhadap turnamen sepak bola terbesar di dunia tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di ruang digital.
Jadwal Piala Dunia 2026 Ter-update dan Jam Tayangnya, Lengkap!
Sepak Bola dan Akar Budaya Menonton di Indonesia
Sepak bola di Indonesia telah lama menjadi bagian dari budaya populer yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Hal ini tercermin melalui survei Ipsos yang dirilis oleh Katadata pada bulan April 2026, yang menunjukkan bahwa 64% responden Indonesia berencana menonton Piala Dunia 2026.
Angka tersebut berada di atas rata-rata global yang mencapai 59%, menunjukkan bahwa minat masyarakat Indonesia terhadap turnamen sepak bola terbesar di dunia tahun ini masih sangat tinggi.
Aktivitas menonton Piala Dunia pun kerap menjadi momen kebersamaan, mulai dari menonton di rumah bersama keluarga, berkumpul di warung kopi, hingga mengadakan nobar di berbagai ruang publik.
Dari sini terlihat bahwa sepak bola sudah menjadi bagian dari budaya populer yang dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.
Perubahan Cara Menonton dari Layar Televisi ke Era Streaming Digital
Seiring bertambahnya tahun, cara masyarakat Indonesia menikmati pertandingan sepak bola, khususnya Piala Dunia, mengalami perubahan yang cukup signifikan.
Pada awalnya, pengalaman menonton Piala Dunia sangat identik dengan televisi sebagai satu-satunya media utama. Pada masa itu, siaran pertandingan di Indonesia hanya dapat disaksikan melalui TVRI, sehingga banyak masyarakat yang menonton secara bersama-sama di rumah atau berkumpul di ruang publik yang memiliki akses siaran.
Memasuki era televisi swasta, pengalaman menonton mulai berkembang. Kualitas siaran meningkat dan pilihan tayangan menjadi lebih beragam.
Pada periode ini, berbagai grup media seperti MNC Group, VIVA Group, hingga Transmedia Group turut berperan dalam menghadirkan siaran Piala Dunia melalui kanal televisi nasional, sehingga jangkauan penonton menjadi semakin luas.
Perubahan paling besar terjadi ketika memasuki layanan streaming dan platform digital mulai berkembang.
Transformasi ini semakin terasa pada Piala Dunia 2022, ketika Emtek Group melalui berbagai platform Over-the-Top (OTT)seperti Vidio mulai memperkuat ekosistem siaran digital. Kehadiran layanan ini membantu pencinta sepak bola untuk dapat menonton pertandingan melalui perangkat mobile seperti smartphone dan laptop, yang membuat pengalaman menonton menjadi lebih fleksibel dan personal.
Di Mana Kawan GNFI Bisa Menonton Piala Dunia 2026?
Pada Piala Dunia 2026, hak siar di Indonesia dipegang oleh TVRI yang menayangkan pertandingan secara free-to-air, sehingga dapat diakses secara luas tanpa biaya berlangganan.
Selain itu, para pecinta sepak bola yang ingin menonton di mana saja dan kapan saja juga akan tersedia platform berbayar seperti Fola Play dan MaxStream.
Kehadiran kedua platform ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat Indonesia untuk mengakses pertandingan melalui smartphone.
Keberagaman akses ini membuat para pecinta sepak bola tidak perlu khawatir tertinggal dari pertandingan yang ingin ditonton selama turnamen berlangsung.
Di Indonesia, Piala Dunia selalu menjadi lebih dari sekadar tontonan olahraga, tetapi juga menghadirkan momen kebersamaan yang dirasakan secara kolektif oleh masyarakat.
Dalam konteks ini, Piala Dunia bukan hanya tentang siapa yang menang atau kalah, tetapi tentang bagaimana sebuah pertandingan mampu menciptakan pengalaman kolektif yang dirasakan secara bersamaan oleh banyak orang.
Perayaan ini menunjukkan bahwa sepak bola telah menjadi salah satu contoh budaya populer yang melekat pada masyarakat Indonesia yang selalu berhasil menciptakan euforia tersendiri.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


