Kesadaran akan pentingnya air bersih dan sanitasi layak masih menjadi tantangan di tengah masyarakat. Padahal, akses terhadap air bersih serta sanitasi yang layak merupakan hal yang penting karena dapat memengaruhi kesehatan, kualitas hidup, serta keberlanjutan lingkungan.
Kini, masih banyak masyarakat yang belum menerapkan kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan benar, menghemat air, dan menjaga lingkungan.
Demi tercapainya pencegahan resiko penyakit maupun menurunnya kualitas lingkungan hidup, masyarakat perlu membiasakan beberapa upaya sejak dini.
Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya tersebut, Universitas Negeri Yogyakarta melalui Pusat Studi Sustainable Development Goals (SDGs) menyelenggarakan aksi edukasi kepada masyarakat bertajuk “Gerakan Sanitasi Bersih”. Edukasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap pencapaian SDGs no.6.
Kampanye ini diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dengan mengangkat fokus pada Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 6 (Clean Water and Sanitation), yang bertujuan menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Aksi itu dikemas melalui video edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan dengan teknik mencuci tangan yang benar serta membangun kebiasaan sederhana dalam menghemat air, seperti mematikan keran saat tidak digunakan.
Edukasi tersebut dibuat dalam bentuk pesan informatif yang menarik. Melalui pendekatan media digital, kampanye ini bertujuan untuk menargetkan sejumlah masyarakat umum, khususnya generasi muda, agar lebih sadar bahwa kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari dapat memberikan dampak yang baik terhadap keberlanjutan air bersih dan sanitasi.
Selain menjaga kebersihan kita juga diharapkan peduli pada kelestarian lingkungan dengan mematikan keran air setelah dipakai.
Upaya menjaga lingkungan juga dapat dilakukan melalui penggunaan tumbler sebagai pengganti botol plastik sekali pakai yang dapat membantu mengurangi jumlah sampah plastik yang sulit terurai.
Satu hal yang tak kalah penting adalah kebiasaan membuang sampah pada tempatnya untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kelancaran saluran air.
Dengan melakukan kebiasaan sederhana ini secara konsisten, masyarakat secara langsung telah berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, sekaligus mendukung terwujudnya akses air bersih dan sanitasi yang layak.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


