Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tahun pada 5 Juni. Peringatan ini pertama kali ditetapkan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1972 dalam Konferensi Stockholm di Swedia yang membahas Lingkungan Hidup Manusia. Konferensi tersebut menjadi forum internasional pertama yang secara khusus membahas isu lingkungan hidup secara global.
Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta mendorong berbagai pihak untuk mengambil tindakan nyata dalam melindungi bumi.
Setiap tahun, Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) mengusung tema yang berbeda dan diselenggarakan oleh negara tuan rumah yang ditunjuk oleh PBB. Lantas, apa tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dan negara mana yang menjadi tuan rumah perayaannya?
Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Berdasarkan informasi dari laman World Environment Day, tema global yang diangkat pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 adalah "Inspired by Nature, For Climate, For Our Nature" dengan tagar #NowForClimate.
Tema tersebut berfokus pada aksi iklim sebagai respons terhadap perubahan iklim yang semakin dirasakan di berbagai belahan dunia. Melalui tema ini, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mengambil langkah nyata dalam mengurangi dampak perubahan iklim.
Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Indonesia

Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 di Indonesia | Sumber: Kementerian Lingkungan Hidup
Pemerintah Indonesia turut mendukung peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 melalui Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup Nomor 9 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.
Sebagai bentuk komitmen terhadap isu lingkungan dan iklim, Indonesia mengusung tema nasional "Saatnya Bekerja untuk Iklim". Tema ini diharapkan dapat mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga terlibat dalam aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan hidup.
Komunikasi publik yang dilakukan dalam peringatan tahun ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, tetapi juga mengajak berbagai elemen bangsa untuk berpartisipasi langsung dalam upaya menjaga lingkungan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Kementerian Lingkungan Hidup akan meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) pada 6 Juni 2026.
Gerakan ini membawa semangat kampanye "Saatnya Beraksi untuk Iklim". Gerakan ini diharapkan menjadi momentum nasional untuk mendorong penerapan nilai-nilai kepedulian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, maupun ruang publik.
Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Indonesia dijadwalkan berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (BUPERTA) Cibubur, Jakarta Timur.
Azerbaijan Jadi Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni 2026, Republik Azerbaijan yang berlokasi di kawasan Kaukasus dipercaya menjadi tuan rumah perayaan global. Berbagai kegiatan, kampanye, dan aksi lingkungan diselenggarakan di sejumlah negara sebagai bentuk komitmen bersama dalam menghadapi krisis iklim.
Sebagai salah satu negara peserta Perjanjian Paris, Azerbaijan menunjukkan komitmennya dengan menargetkan pengurangan emisi karbon hingga 40 persen pada tahun 2035. Selain itu, negara tersebut juga menargetkan pemanfaatan energi terbarukan mencapai 30 persen pada tahun 2030.
Untuk mewujudkan target tersebut, Azerbaijan telah mengembangkan sejumlah proyek energi bersih berskala besar. Di antaranya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya Garadagh berkapasitas 230 megawatt (MW) serta Ladang Angin Khizi-Absheron dengan kapasitas 240 MW.
Tidak hanya itu, proyek energi terbarukan lainnya dengan total kapasitas lebih dari 1 gigawatt (GW) juga sedang dalam tahap pengembangan. Upaya ini menunjukkan keseriusan Azerbaijan dalam mempercepat transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.
Di sektor perkotaan, Kota Baku juga terus mengembangkan berbagai program keberlanjutan, mulai dari penggunaan bus rendah emisi, pembangunan infrastruktur kendaraan listrik, hingga penerapan konsep kota pintar untuk mendukung lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Mari bersama menjaga lingkungan dengan baik demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


