olah sampah jadi kerajinan bersama trash ranger indonesia pijar muda dan kelas 11 sekolah kristen calvin - News | Good News From Indonesia 2026

Olah Sampah jadi Kerajinan bersama Trash Ranger Indonesia, Pijar Muda, dan Kelas 11 Sekolah Kristen Calvin

Olah Sampah jadi Kerajinan bersama Trash Ranger Indonesia, Pijar Muda, dan Kelas 11 Sekolah Kristen Calvin
images info

Acara TR, Pijar Muda Go To School (Trash Ranger Indonesia/Dimas Rahmat Naufal Wardhana)


Trash Ranger Indonesia bersama Pijar Muda, berkolaborasi dengan Sekolah Kristen Calvin menggelar acara edukasi pengelolaan sampah bertajuk "Go to School".

Kegiatan ini mengubah limbah organik dan anorganik menjadi kerajinan sampah bernilai ekonomis pada, Kamis (4/6/2026).

Aktivitas tersebut diikuti oleh siswa SMA kelas 11 dan berlangsung pada dua sesi, yakni untuk materi dan prakarya kerajinan dari sampah.

Ice Breaking dan Pemaparan Isu Sampah

Sebelum penyampaian materi, Pijar Muda dan Trash Ranger memulai dengan ice breaking untuk memeriahkan suasana.

Dhimas Nugroho selaku External Director memaparkan krisis sampah di DKI Jakarta. Data komposisi sampah menunjukkan angka mencengangkan, mulai dari sampah anorganik sebesar 59,4%, sampah anorganik sebesar 29,7%, dan residu 5,7%.

Dhimas menyoroti buruknya pengelolaan akibat kurangnya edukasi pemilahan di tingkat rumah tangga. "Kebanyakan sampah yang dibuang masih tercampur," ujarnya.

Sistem open dumping di TPST Bantargebang membuat tumpukan sampah menggunung. Akibatnya, kerugian ekonomi mencapai Rp14 triliun per tahun, sementara sampah anorganik membutuhkan waktu hingga 450 tahun untuk terurai.

baca juga

Regulasi Baru Pemilahan Sampah

Dhimas - External Director menjelaskan materi (Trash Ranger Indonesia/Dimas Rahmat Naufal Wardhana)
info gambar

Dhimas - External Director menjelaskan materi (Trash Ranger Indonesia/Dimas Rahmat Naufal Wardhana)


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan Instruksi Gubernur (INGUB) No 5 Tahun 2026 tentang gerakan pemilahan sampah.

Peraturan ini mewajibkan pemilahan dari sumber terbesar, yakni rumah tangga, kantor, hingga sekolah. Tujuannya memilah sampah menjadi 4 jenis, sehingga hanya sampah residu yang diizinkan dibuang ke TPA.

Sesi Interaktif: Bermain Klasifikasi Sampah

Setiap siswa mengikuti games pilah pilih sampah (Trash Ranger Indonesia/Dimas Rahmat Naufal Wardhana)
info gambar

Setiap siswa mengikuti games pilah pilih sampah (Trash Ranger Indonesia/Dimas Rahmat Naufal Wardhana)


Para siswa di ajak bermain pilah pilih sampah. Mereka mendapatkan kartu bergambar berbagai sampah seperti kulit buah, styrofoam, botol plastik, hingga komputer bekas untuk dimasukkan ke kategori yang tepat.

Dhimas menjelaskan bahwa minyak jelantah termasuk sampah organik, sementara sampah anorganik sebenarnya memiliki nilai jual tinggi, tetapi sering terbuang.

Klasifikasi sampah yang benar pada sesi games pilah pilih sampah mulai dari:

  • Organik: Kulit buah, tulang ayam, sisa sayuran.
  • Anorganik: Botol plastik, plastik kemasan, botol kaca, kardus.
  • Residu: Catatan medis, komputer bekas, plester, tisu bekas pakai.

Dhimas juga memperkenalkan 7 jenis plastik (PET, HDPE, PVC, PP, dll.) serta berbagai jenis kardus yang dapat didaur ulang.

baca juga

Terapkan Konsep 5R untuk Ekonomi Sirkular

Konsep 5R menjadi kunci perubahan pola pikir dari linear (ambil-buat-buang) menjadi sirkular (ambil-buat-pulihkan). Konsep 5R seperti refuse (tolak barang sekali pakai), reduce (kurangi penggunaan), reuse (gunakan kembali), recycle (daur ulang), dan rot (komposkan sisa organik).

Adapun sampah yang diolah dengan konsep ekonomi sirkular bisa disulap menjadi prakarya menarik. Contohnya:

  • Ecobrick: berasal dari botol PET yang sudah dibersihkan, dapat disusun menjadi kursi, meja, dinding, hingga instalasi seni publik.
  • Lampu hias: Pembuatan lampu hias dari botol kaca bekas selai atau sirup yang dikreasikan menjadi produk bernilai jual.

Kegiatan di Sekolah Kristen Calvin ini membuktikan bahwa sampah bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari kreativitas dan bisnis ramah lingkungan. Para siswa pulang tidak hanya dengan ilmu, tetapi juga keterampilan prakarya yang siap diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kreativitas Membuat Kerajinan dari Sampah

Salah satu Kelompok Siswi Kelas 11 SMA Calvin (Trash Ranger Indonesia/Dimas Rahmat Naufal Wardhana
info gambar

Salah satu Kelompok Siswi Kelas 11 SMA Calvin (Trash Ranger Indonesia/Dimas Rahmat Naufal Wardhana


Sebanyak 49 siswa Sekolah Kristen Calvin membuat kerajinan dari berbagai sampah mulai dari plastik, kardus, botol plastik, dan tutup botol.

Salah satu guru di Sekolah Kristen Calvin, Justra Yijreal Situmorang, menyampaikan "Adanya kegiatan ini sesuai dengan fokus kita mengarah pada peduli lingkungan dengan bertujuan setelah ikut acara ini jangan terhenti begitu saja, tapi perlu berkelanjutan."

"Tidak lupa juga meningkatkan kesadaran mereka pada pengolahan sampah serta fokus pada kreativitas mereka, kegiatan ini bisa kreasikan dari dasar sampah dan setiap kelompok bisa berbeda-beda kerajinan dari sampahnya,” tambah Justra.

Pada kerajinan dari sampah ini, setiap siswa tersebut dibagi menjadi 6 kelompok. Nantinya, masing-masing kelompok akan menyanyikan yel-yel dan mempresentasikan kerajinan dari sampah yang dibuat dari setiap kelompok.

Salah satu siswa, Jesyln memberikan testimoninya, “Seru banget, banyak informasi baru, sebenarnya aku gak tahu mitigasi risikonya gimana, dengan materi tadi menjadi tahu. Lalu sampah plastik ternyata bisa dikategorikan sebagai residu juga bukan anorganik."

“Acara ini seru, belajar banyak, karena seminar atau materi seperti ini dengan permainan pilah sampah juga jarang, jadi adanya acara ini menjadi bermanfaat untuk saya sendiri maupun teman saya,” tegas Kenneth, peserta lainnya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

TR
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.