from local to global how aiesec in semarang empowers msmes through on the map - News | Good News From Indonesia 2026

From Local to Global: How AIESEC in Semarang Empowers MSMEs through On The Map

From Local to Global: How AIESEC in Semarang Empowers MSMEs through On The Map
images info

From Local to Global: How AIESEC in Semarang Empowers MSMEs through On The Map


Di balik setiap produk lokal, terdapat cerita tentang kreativitas, ketekunan, dan mimpi besar untuk terus bertumbuh. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak hanya menjadi penggerak roda perekonomian, tetapi juga merepresentasikan identitas budaya serta semangat inovasi masyarakat. Sebagaimana disampaikan oleh Barack Obama, “Small businesses are the backbone of our economy and the cornerstone of our communities.” Kutipan tersebut menegaskan bahwa bisnis-bisnis kecil merupakan fondasi utama pertumbuhan ekonomi sekaligus pilar penting dalam membangun komunitas yang lebih kuat dan berdaya.

Potensi UMKM Kota Semarang di Era Pemasaran Digital

Sebagai kota yang kaya akan budaya, kreativitas, dan potensi kewirausahaan, Semarang memiliki banyak UMKM dengan produk yang unik dan bernilai tinggi. Mulai dari kerajinan tangan berbahan daur ulang hingga produk lokal dengan sentuhan seni yang khas, UMKM di Semarang menyimpan potensi besar untuk berkembang.

Namun, di tengah peluang tersebut, banyak pelaku usaha yang masih menghadapi tantangan dalam membangun identitas merek, mengoptimalkan pemasaran digital, serta menjangkau pasar yang lebih luas. Padahal, dengan dukungan yang tepat, produk-produk lokal ini memiliki kesempatan untuk dikenal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di panggung global.

baca juga

On The Map: Inisiatif AIESEC in Semarang untuk Mendukung UMKM Lokal

Berangkat dari keyakinan bahwa potensi lokal layak mendapatkan panggung yang lebih besar, AIESEC in Semarang melalui program Incoming Global Volunteer (iGV) menghadirkan On The Map, sebuah inisiatif yang dirancang untuk membantu UMKM lokal meningkatkan kapasitas bisnis mereka sekaligus memperkenalkan kekayaan kreativitas Semarang kepada dunia.

Proyek ini sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDG) 8: Decent Work and Economic Growth, khususnya target 8.9 yang menekankan pentingnya pengembangan ekonomi lokal dan pariwisata berkelanjutan yang menciptakan lapangan kerja serta mempromosikan produk dan budaya setempat.

Salah satu proyek iGV sebelumnya yang berfokus pada pendidikan, mencerminkan bagaimana setiap proyek AIESEC membawa kontribusi yang berbeda sesuai dengan tujuan SDGs yang nyata.
info gambar

Salah satu proyek iGV sebelumnya yang berfokus pada pendidikan, mencerminkan bagaimana setiap proyek AIESEC membawa kontribusi yang berbeda sesuai dengan tujuan SDGs yang nyata.


Lebih dari sekadar program pengabdian, On The Map merupakan ruang kolaborasi di mana perspektif global bertemu dengan potensi lokal. Melalui keterlibatan volunteers internasional dari berbagai negara, pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk mempelajari strategi pemasaran dari sudut pandang yang lebih luas. Di sisi lain, para volunteers juga mendapatkan pengalaman langsung dalam memahami dinamika bisnis lokal, budaya Indonesia, serta tantangan yang dihadapi para pelaku usaha dalam mengembangkan produknya.

Selama proyek berlangsung, berbagai kegiatan akan dilaksanakan secara terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan UMKM. Rangkaian kegiatan tersebut mencakup workshop mengenai digital marketing dan branding, aktivasi media sosial, pembuatan konten promosi dalam bentuk foto, video, dan desain, serta promosi langsung melalui kegiatan seperti Car Free Day. Selain itu, proyek ini juga menghadirkan sesi diskusi dan workshop kolaboratif yang melibatkan volunteers, pelaku usaha, individu, dan komunitas eksternal untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman.

Salah satu mitra utama dalam proyek ini adalah Double Eight Craft, sebuah UMKM kreatif yang mengubah kain perca menjadi produk patchwork bernilai seni tinggi. Dengan memadukan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan, Double Eight Craft membuktikan bahwa limbah tekstil dapat diolah menjadi karya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus estetika.

Selain itu, proyek ini juga menggandeng Craftonesia, usaha lokal yang menghadirkan berbagai produk anyaman dengan sentuhan kerajinan tangan yang khas. Kehadiran kedua UMKM ini menunjukkan bahwa inovasi dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan dalam membangun bisnis yang berdampak.

Kolaborasi AIESEC in Semarang dalam Mendorong Pengembangan UMKM Berkelanjutan

Sebagai penyelenggara, AIESEC in Semarang memulai proyek ini melalui proses perencanaan yang matang, mulai dari penyusunan konsep, pemetaan kebutuhan UMKM, hingga penjajakan kemitraan dengan berbagai pihak. Setelah itu, volunteers internasional akan melalui proses seleksi dan persiapan sebelum terlibat langsung dalam pelaksanaan proyek di Semarang. Selama program berlangsung, seluruh pihak akan berkolaborasi secara intensif untuk menghasilkan strategi pemasaran dan promosi yang relevan, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi guna memastikan dampak yang dihasilkan dapat berkelanjutan.

On The Map juga merefleksikan nilai-nilai kepemimpinan yang menjadi fondasi AIESEC. Nilai Activating Leadership Tercermin dalam upaya menciptakan ruang kolaborasi yang mendorong setiap individu untuk mengambil peran aktif dalam menghadirkan solusi. Nilai Living Diversity hadir melalui pertukaran ide dan perspektif lintas budaya antara volunteers internasional dan pelaku UMKM lokal. Sementara itu, Acting Sustainably menjadi landasan utama proyek ini, dengan memastikan bahwa strategi dan pembelajaran yang diberikan dapat terus diterapkan dan memberikan manfaat jangka panjang.

 Volunteers iGV dalam salah satu proyek sebelumnya, Happy Bus!, mengeksplorasi sejarah dan budaya Kota Semarang melalui kegiatan city wander, menghadirkan pengalaman lintas budaya yang mencerminkan semangat Living Diversity.
info gambar

Volunteers iGV dalam salah satu proyek sebelumnya, Happy Bus!, mengeksplorasi sejarah dan budaya Kota Semarang melalui kegiatan city wander, menghadirkan pengalaman lintas budaya yang mencerminkan semangat Living Diversity.


Melalui kolaborasi ini, UMKM tidak hanya memperoleh strategi pemasaran yang lebih terarah, tetapi juga kepercayaan diri untuk membawa produk mereka ke pasar yang lebih luas. Para volunteers pun mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana kreativitas lokal dan semangat kewirausahaan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Pertemuan antara potensi lokal dan perspektif global inilah yang menjadi inti dari On The Map.

AIESEC in Semarang percaya bahwa setiap produk lokal memiliki cerita yang layak untuk dikenal dunia. “Semarang memiliki banyak potensi lokal yang belum banyak terekspos. Melalui On The Map, kami ingin membantu UMKM agar semakin visible secara digital dan menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih beragam dan bermakna,” ujar Arifa, salah satu anggota iGV AIESEC in Semarang. Ketika pelaku usaha diberikan akses terhadap pengetahuan, jejaring, dan perspektif internasional, potensi yang sebelumnya tersembunyi dapat berkembang menjadi kekuatan yang mampu menciptakan dampak ekonomi yang nyata.

baca juga

“Knowledge is power. Information is liberating.” – Kofi Annan. Kutipan ini sejalan dengan semangat On The Map dalam memberikan akses pengetahuan dan perspektif global kepada UMKM lokal agar dapat berkembang lebih jauh. Melalui On The Map, AIESEC in Semarang berharap semakin banyak UMKM di Semarang yang dapat berkembang, memperluas jangkauan pasar, dan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Pada saat yang sama, proyek ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk berani mengambil peran dalam memberdayakan komunitas, menghubungkan potensi lokal dengan dunia, serta menciptakan perubahan yang bermakna bagi masa depan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.