Nama klub Al Nassr dari Arab Saudi mungkin identik dengan kebesaran sosok Cristiano Ronaldo, namun di balik bayang-bayang sang megabintang, ada putra bangsa yang sedang mengukir sejarah emas di tanah para raja.
Ia adalah pelatih asal Indonesia, Rudy Eka Priyambada, yang sukses membawa tim putri Al Nassr menjuarai Saudi Women's Premier League 2025-2026 atau kasta tertinggi Liga Arab Saudi Putri. Kepastian gelar juara ini dirayakan di King Saud University Stadium, Riyadh, pada Sabtu (25/04/2026) dini hari WIB, setelah tim berjuluk Sayidat Al-Aalami tersebut menyudahi perlawanan Al Ula Putri dengan skor telak 5-1 di pekan terakhir.
Kemenangan gemilang di laga pamungkas tersebut menjadi penegas dominasi mutlak Al Nassr sepanjang musim ini di bawah arahan strategi yang disusun Rudy bersama tim pelatih. Al Nassr putri mengakhiri kompetisi dengan koleksi 39 poin dari 14 pertandingan, unggul jauh 12 angka atas pesaing terdekatnya, Al Ahli Putri.
Ronaldo dan Rudy memang tidak satu tim di Al Nassr. Meski demikian, dengan masing-masing pencapaiannya, keduanya sama-sama memberi kontribusi besar bagi klub tersebut.
Kontribusi Rudy sendiri bagi Al Nassr putri Sepanjang musim, mereka hampir mencatatkan rekor sempurna dengan torehan 13 kemenangan dan hanya menelan satu kali kekalahan. Dominasi tim ini semakin lengkap dengan tajamnya lini depan mereka, terutama melalui kontribusi Clara Luvanga yang sukses menyabet gelar top skor liga dengan catatan fantastis 24 gol. Gelar ini sekaligus menjadi trofi keempat yang diraih Al Nassr Putri secara berturut-turut dalam empat musim terakhir.
Melalui akun media sosial pribadinya, Rudy Eka mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian bersejarah di Al Nassr. Ia tidak lupa memberikan apresiasi kepada pelatih kepala, Abdulaziz Al-Alwni, yang telah memberinya kepercayaan penuh sejak ia bergabung pada 6 Juli 2025. Dalam unggahannya, Rudy menyampaikan beberapa kalimat penuh emosional:
"Alhamdulillah juara @alnassrfcw musim 2025-2026 Liga Utama Sepak Bola Wanita.Terima kasih banyak, Coach Aziz Alwni, untuk segalanya dan telah mengundang saya menjadi bagian dari tim ini. Saya benar-benar bersyukur. Semoga Allah memberkahi Anda." tulisnya di Instagram.

Perjalanan Rudy Eka Priyambada: Dari Jakarta, Kini Dipercaya di Arab Saudi
Sukses di Arab Saudi, Rudy juga bukanlah sosok asing di sepak bola Indonesia. Sebelum hijrah ke Arab Saudi, ia lebih dulu meniti kaier kepelatihan di negeri ini.
Bisa dibilang, jauh sebelum merantau hingga akhirnya mampu meraih gelar di Arab Saudi, Rudy punya perjalanan karier yang penuh warna. Pelatih kelahiran Jakarta ini memiliki rekam jejak yang unik karena meniti karier kepelatihan tanpa latar belakang sebagai pemain profesional.
Untuk menjadi pelatih, Rudy mengandalkan pendidikan lisensi kepelatihan AFC secara konsisten. Ia memulai langkahnya sebagai analis video untuk Timnas Indonesia U-19 pada periode 2012-2014, sebelum akhirnya mengepakkan sayap menjadi asisten pelatih di klub Al Najma, Liga Bahrain pada 2014-2016.
Karier Rudy terus menanjak saat ia dipercaya menangani Timnas Putri Indonesia pada 2021. Di bawah asuhannya, Garuda Pertiwi berhasil mengukir sejarah dengan lolos ke Piala Asia Wanita 2022 setelah penantian panjang selama 33 tahun.
Sebelum berlabuh ke Arab Saudi, ia juga sempat menjabat sebagai Direktur Teknis Persijap Jepara dan sukses membantu Laskar Kalinyamat promosi ke Super League 2025/2026. Di Al Nassr, Rudy sejatinya telah bergelimang gelar dengan mempersembahkan dua trofi sebelumnya, yakni Saudi Women's Super Cup 2025 dan Saudi Women's Premier Challenge Cup 2025.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


