kenapa orang indonesia suka pakai kata seribu untuk menyebut hal yang banyak - News | Good News From Indonesia 2026

Kenapa Orang Indonesia Suka Pakai Kata “Seribu” untuk Menyebut Hal yang Banyak?

Kenapa Orang Indonesia Suka Pakai Kata “Seribu” untuk Menyebut Hal yang Banyak?
images info

Kenapa Orang Indonesia Suka Pakai Kata “Seribu” untuk Menyebut Hal yang Banyak?


Mulai dari Kepulauan Seribu di bagian utara Jakarta, Lawang Sewu (seribu pintu) di Semarang, sampai Candi Sewu di Yogyakarta, Kawan GNFI pasti sudah tidak asing dengan tempat-tempat ikonik yang menggunakan istilah “seribu”, bukan?

Bernarkah Kepulauan Seribu memiliki 1.000 pulau? Mungkinkah Lawang Sewu juga benar-benar memiliki 1.000 pintu di dalamnya?

Nyatanya, saat dihitung secara matematis, jumlah pulau di Kepulauan Seribu tidak benar-benar mencapai seribu buah. Sama halnya dengan Lawang Sewu atau Candi Sewu.

Fenomena ini cukup unik karena banyak sekali tempat atau sesuatu di Indonesia yang jumlahnya tidak mencapai seribu buah, tetapi digambarkan dan dikenal luas dengan istilah “seribu”. Adakah alasannya?

Alasan Penggunaan Kata “Seribu” untuk Menyebut Sesuatu yang Banyak

Disadur dari sebuah unggahan milik Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI di akun Instagramnya, @kemenpar.ri, ternyata makna “seribu” di mata masyarakat Indonesia bukan hanya diasosiasikan dalam jumlah matematika atau dari segi kuantitas saja, tetapi juga karena rasa kagum atas jumlah yang terasa melimpah.

Angka 1.000 acap kali dipakai sebagai simbol hiperbola untuk menyatakan kelimpahan. Tak lain dan tak bukan, hal ini bertujuan untuk menciptakan kesan megah, dramatis, atau jumlah yang tak bisa dihitung saking banyaknya.

Selain itu, kata 1.000 juga secara fonetis terdengar lebih indah dan puitis jika dibandingkan dengan kata lain seperti banyak atau ratusan. Hal inilah yang membuat penggunaan kata “seribu” terdengar cukup lumrah untuk menggambarkan sesuatu yang memiliki jumlah yang sangat banyak.

baca juga

Serba-serbi Penggunaan Kata “Seribu” di Kota dan Daerah di Indonesia

Masih dari @kemenpar.ri, ternyata ada banyak sekali nama daerah hingga tempat-tempat wisata di Indonesia yang dijuluki “seribu”. Di bawah ini adalah contohnya:

  • Kota Seribu Benteng (Sabang, Aceh)
  • Kota Seribu Warung Kopi (Banda Aceh, Aceh)
  • Negeri Seribu Rumah Gadang (Solok Selatan, Sumatra Barat)
  • Kota Seribu Jembatan (Tembilahan, Riau)
  • Kota Beribu Senyuman (Pangkal Pinang, Kep. Bangka Belitung)
  • Negeri Seribu Megalit (Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan)
  • Kota Seribu Gunung (Wonosobo, Jawa Tengah)
  • Kota Seribu Umbul (Klaten, Jawa Tengah)
  • Kota Seribu Candi (Klaten, Jawa Tengah)
  • Kota Seribu Goa (Pacitan, Jawa Timur)
  • Kota Seribu Parit (Pontianak, Kalimantan Barat)
  • Kota Seribu Kelenteng (Singkawang, Kalimantan Barat)
  • Kota Seribu Sungai (Banjarmasin, Kalimantan Selatan)
  • Kota Seribu Taman (Banjarbaru, Kalimantan Selatan)
  • Pulau Seribu Masjid (Lombok, Nusa Tenggara Barat)
  • Pulau Seribu Kuda (Sumba, Nusa Tenggara Timur)
  • Kota Seribu Sunset (Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur)
  • Kota Seribu Bunga (Tomohon, Sulawesi Utara)
  • Kota Seribu Gereja dan Biara (Ruteng, Nusa Tenggara Timur)
  • Kota Seribu Pinang (Jayapura, Papua)
  • Kepulauan Seribu (DKI Jakarta)
  • Lawang Sewu (Semarang, Jawa Tengah)
  • Taman Seribu Cahaya (Sumedang, Jawa Barat)
  • Candi Prambanan (Yogyakarta, Jawa Tengah)

Adakah tempat lain yang dijuluki “seribu” selain tempat-tempat di atas?

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.