PT Kereta Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Kereta Api Logistik resmi meluncurkan dua rangkaian kereta api peti kemas melalui pengoperasian dua perjalanan baru, yakni KA Ronggo dan KA Klari 2.
Pengoperasian dua rangkaian kereta api peti kemas ini menandakan adanya peningkatan positif pada volume angkutan kontainer. KAI Logistik menyebut, terdapat peningkatan volume kontainer sebesar 8 persen secara year-on-year (yoy) di tahun 2025.
Hal ini mengindikasikan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai pilihan utama dalam mendukung kelancaran rantai pasok logistik yang aman, efisien, dan tepat waktu.
Apa Itu KA Ronggo dan KA Klari 2?
KA Ronggo atau Ronggo Cargo merupakan layanan kereta api barang (peti kemas) milik KAI Logistik yang bertugas untuk mengangkut angkutan kontainer atau peti kemas. Kereta ini melayani rute dari Sungai Lagoa di Jakarta ke Ronggowarsito di Semarang (PP).
KA ini memiliki stamformasi sebanyak 25 gerbong datar (GD). KA Ronggo dioperasikan setiap dua hari sekali.
Kawan GNFI, Stasiun Lagoa merupakan stasiun KA barang kelas I di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Stasiun ini haya difokuskan sebagai layanan bongkar muat kereta api peti kemas saja.
Di sisi lain, kawasan Ronggowarsito merupakan salah satu lokasi yang strategis di Semarang karena memiliki akses langsung ke jalur kereta api barang lintas utara Jawa sekaligus dekat dengan pelabuhan.
Sementara itu, KA Klari 2 adalah layanan kereta api barang yang dioperasikan KAI Logistik untuk melayani rute dari Stasiun Klari di Karawang menuju Stasiun Kalimas, Surabaya (PP). Berbeda dengan KA Renggo yang memiliki 25 gerbong datar, KA Klari 2 memiliki 30 gerbong datar. Selain itu, KA ini juga dioperasikan dua hari sekali.
Stasiun Klari berada di Karawang, Jawa Barat, dan merupakan stasiun kelas III/kecil. Stasiun Klari melayani naik-turun penumpang, tetapi hanya untuk Kereta Api Commuter Line, yakni Walahar dan Jatiluhur.
Stasiun Kalimas merupakan stasiun kereta api barang tipe A di kawasan Tanjung Perak, Surabaya. Lain dengan Stasiun Klari yang masih melayani kereta api penumpang, karena stasiun ini berada di dekat Pelabuhan Tanjung Perak, maka fungsinya hanya digunakan sebagai stasiun bongkar muat peti kemas.
Optimalkan Arus Logistik Nasional
Pengoperasian KA Ronggo dan KA Klari 2 menjadi bentuk nyata komitmen PT KAI Logstik untuk menghadirkan layanan distribusi yang semakin terhubung dan kompetitif. Optimalisasi penggunaan dua kereta barang tersebut diharapkan bisa mendukung arus kelancaran logistik nasional, khususnya di koridor industri dan pelabuhan yang memang memiliki volume distribusi yang tinggi.
Selain itu, dua KA tersebut juga diharapkan bisa memberikan dampak positif dalam mendukung perpindahan angkutan barang dari jalan raya ke moda transportasi kereta api yang lebih ramah lingkungan.
Langkah ini turut memberikan kemudahan pelaku usaha dalam transisi penerapan Zero Odol yang akan mulai berlaku pada 2027.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


