cici gandung permainan tradisional khas dari bengkulu yang mengasah kemampuan fisik pemainnya - News | Good News From Indonesia 2026

Cici Gandung, Permainan Tradisional Khas dari Bengkulu yang Mengasah Kemampuan Fisik Pemainnya

Cici Gandung, Permainan Tradisional Khas dari Bengkulu yang Mengasah Kemampuan Fisik Pemainnya
images info

Cici Gandung, Permainan Tradisional Khas dari Bengkulu yang Mengasah Kemampuan Fisik Pemainnya


Cici gandung atau cigandung adalah salah satu permainan tradisional yang banyak dimainkan oleh anak-anak di Bengkulu dulunya. Permainan tradisional ini sering kali menjadi sarana hiburan bagi anak-anak di sela waktu luang yang mereka miliki.

Pada dasarnya, cici gandung merupakan salah satu permainan tradisional yang bersifat kompetitif. Dalam permainan ini para pemain akan saling bersaing antara satu sama lainnya.

Persaingan inilah yang membuat permainan cici gandung cukup banyak digemari dulunya. Setiap anak yang bermain akan saling berusaha untuk menjadi yang terbaik dibandingkan pemain lainnya.

Bagaimana penjelasan lebih lanjut seputar permainan tradisional dari Bengkulu tersebut? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

baca juga

Mengenal Permainan Cici Gandung

Disitat dari buku Seno Undri Rahmadona yang berjudul Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya: Permainan Tradisional Anak Bengkulu, cici gandung atau cigandung adalah salah satu permainan tradisional yang berkembang di daerah Bengkulu dan sekitarnya. Permainan tradisional ini dipercaya pertama kali berkembang di tengah masyarakat suku Serawai dulunya.

Tidak diketahui secara pasti kapan pertama kali permainan ini ditemukan dan mulai dimainkan. Namun permainan cigandung diyakini sudah ada sejak lama di tengah masyarakat suku Serawai dan diwariskan secara turun temurun.

Nama permainan ini sendiri diambil dari kata "Cigadung" yang berarti "Gendong." Definisi ini merujuk pada proses yang dilakukan oleh para pemain dalam permainan tradisional ini.

Persiapan Sebelum Bermain

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, cigandung merupakan salah satu permainan tradisional yang bersifat kompetitif. Oleh sebab itu, dibutuhkan beberapa anak untuk memainkan permainan ini.

Dibutuhkan minimal tiga orang anak untuk memainkan permainan cigandung. Meskipun tidak ada batasan maksimal, biasanya permainan ini dimainkan paling banyak oleh 10 orang anak.

Biasanya permainan ini dimainkan oleh anak-anak berusia 6 hingga 12 tahun. Anak laki-laki maupun perempuan bisa memainkan permainan ini bersama-sama.

Setelah semua pemain terkumpul, maka langkah berikutnya adalah menentukan area bermain. Arena bermain yang digunakan untuk permainan cigandung biasanya adalah tempat terbuka yang cukup luas, seperti pekarangan rumah atau lapangan.

Nantinya para pemain bisa membuat arena bermain yang berbentuk persegi panjang selayaknya lintasan. Area bermain cigandung ini biasanya berukuran 3x20 meter.

Tidak ada alat bantu tambahan lain yang perlu dipersiapkan oleh para pemain. Jika semua persiapan sudah tersedia, maka proses bermain cigandung bisa langsung dimulai untuk dimainkan.

baca juga

Proses Bermain

Pada awalnya, semua pemain bisa melakukan undian terlebih dahulu. Undian ini berfungsi untuk menentukan urutan pemain yang akan bermain dalam permainan ini.

Pemain pertama kemudian akan berdiri di sisi lapangan. Nantinya akan ada dua orang pemain yang belum mendapatkan giliran untuk membantu pemain ini.

Kedua pemain ini nantinya akan berpegangan tangan seakan siap dinaiki oleh orang lain. Setelah itu, pemain pertama akan mengaitkan kaki kanannya ke dalam pegangan kedua pemain tersebut.

Pemain pertama ini tidak boleh berpegangan dengan kedua pemain tersebut. Setelah itu, dirinya akan berjalan melompat menggunakan kaki kiri di sepanjang arena yang sudah dibuat.

Selama berjalan, pemain mesti meneriakkan kata "Cici gandung" secara terus menerus. Nantinya pemain tersebut bisa berjalan bolak-balik hingga terjatuh dan tidak bisa meneruskan permainan.

Pemain berikutnya akan melakukan proses yang sama seperti di atas. Nantinya pemenang dalam permainan ini akan ditentukan berdasarkan pemain yang berhasil bolak-balik arena bermain yang paling banyak dibandingkan yang lainnya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

IJ
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.