Grup musik legendaris asal Yogyakarta, Sheila on 7, kembali menyapa pendengar setianya lewat karya terbaru berjudul "Sederhana". Lagu ini bukan sekadar rangkaian nada, melainkan sebuah refleksi mendalam tentang cara memandang kehidupan di tengah hiruk-pikuk modernitas.
Bagi Kawan GNFI, lagu ini bisa menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati sering kali berakar pada hal-hal yang tidak berlebihan.
Sheila on 7 mengajak kita untuk sejenak berhenti dan mengevaluasi apa yang sebenarnya kita butuhkan dibandingkan apa yang hanya diinginkan. Berikut adalah lirik lengkap dari lagu "Sederhana" yang membawa pesan menyentuh bagi setiap pendengarnya.
Lirik Lagu "Sederhana" Sheila On 7
[Verse 1]
Tak mudah hidup di tengah kota, jalani hidup penuh cerita
Pilihan kadang membuat buta, terperosok ke dalam jurang
Tak tahu mana yang dibutuhkan, atau pun sekedar diinginkan
Dan kini aku akan berjuang, keluar dari pacuan, uh
[Hook]
Du du du du, du du du du
Du du du du
[Verse 2]
Beruntung aku bertemu kamu, wanita yang menyelamatkanku
Tawarkan kebebasan pikirkan, menjauh dari berlebihan
[Pre-Chorus]
Sederhana dan secukupnya
Begitu kita menjalani, tapi bahagia melingkari
[Chorus]
Ada ribuan hektar taman, satu bunga yang bisa aku berikan
Juga dari jutaan bintang, bahagia yang bisa aku tunjukkan
Sederhana, bahagia
Oh oh
[Verse 3]
Karena bukanlah gaya kita, mengejar validasi semata
Kau tahu kendalinya bahagia bergaris di dalam kita
[Pre-Chorus]
Sederhana dan secukupnya
Begitu kita menjalani, tapi bahagia melingkari
[Chorus]
Ada ribuan hektar taman, satu bunga yang bisa aku berikan
Juga dari jutaan bintang, bahagia yang bisa aku tunjukkan
Sederhana, bahagia
Oh oh
[Instrumental]
[Hook]
Du du du du, du du du du
Du du du, ah ah
[Chorus]
Ada ribuan hektar taman, satu bunga yang bisa aku berikan
Juga dari jutaan bintang, bahagia yang bisa aku tunjukkan
Sederhana, bahagia
Oh oh
Sederhana, bahagia
Oh oh
[Outro]
Du du du du, du du du du
Du du du du, du du du du
Makna Mendalam di Balik Lirik Lagu "Sederhana" Sheila On 7
Lagu ini menyoroti kaburnya batasan antara kebutuhan pokok dan keinginan semu akibat gaya hidup konsumtif. Bait pertama menggambarkan risiko terjebak ambisi tanpa ujung dan ajakan untuk keluar dari perlombaan status sosial. Duta menyebut fenomena ini sebagai masalah universal yang dialami lintas generasi, bukan hanya anak muda.
Sosok wanita dalam lirik menjadi simbol pendamping yang menawarkan perspektif hidup secukupnya. Kehadirannya menyelamatkan seseorang dari jeratan gaya hidup berlebihan menuju kebebasan berpikir. Kebahagiaan pun digambarkan hadir saat seseorang mulai merasa puas dengan apa yang ada di depannya.
Melalui metafora "ribuan hektar taman", Sheila on 7 menekankan skala prioritas dan ketulusan di atas kemewahan. Satu bunga yang tulus jauh lebih bernilai bagi kebahagiaan dibandingkan kuantitas materi yang luas. Pesan ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu berbanding lurus dengan kepemilikan harta.
Lirik "bukanlah gaya kita, mengejar validasi semata" menyentil beban mental akibat tuntutan pengakuan sosial. Grup musik ini menegaskan bahwa kendali kebahagiaan harus berasal dari dalam diri sendiri, bukan standar eksternal. Ketenangan jiwa menjadi kunci utama dalam menghadapi tuntutan dunia yang sering kali tidak ada habisnya.
Secara keseluruhan, karya ini membungkus isu kesehatan mental dan gaya hidup minimalis. makna utama dari lagu ini yakni memuat ajakan untuk hidup sederhana, namun tetap bisa bahagia.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


