AIESEC in UNS menorehkan pencapaian membanggakan dalam ajang Management Board Conference (MBC) 2026 yang diselenggarakan oleh AIESEC in Indonesia pada 23–26 April 2026 di Jakarta.
Konferensi tahunan ini menjadi momentum penting bagi jajaran Management Board dari seluruh Local Committee (LC) AIESEC di Indonesia untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, menyelaraskan arah organisasi, serta merancang strategi organisasi dalam menghadapi peak term kepengurusan selama satu periode ke depan.
Tahun ini, Management Board Conference mengusung tema “Indonesia’s Hajatan: Invitation to The Festival of Us”, yang merepresentasikan semangat kebersamaan, kolaborasi, serta rasa memiliki dalam menjalankan peran sebagai pemimpin muda.
Tema tersebut juga mengajak seluruh delegasi untuk memahami pentingnya membangun organisasi yang inklusif, suportif, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas melalui kepemimpinan pemuda.
Selama 4 hari pelaksanaan konferensi, delegasi AIESEC in UNS mengikuti berbagai rangkaian agenda pengembangan kapasitas yang dirancang secara intensif dan kolaboratif.
Berbagai sesi yang diikuti meliputi leadership session, functional tracking, LC direction, reflection session, hingga Hackathon bersama LC lain dari berbagai daerah di Indonesia.
Melalui sesi-sesi tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran mengenai pengembangan organisasi. Namun, juga kesempatan untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta strategi dalam menghadapi tantangan organisasi di tingkat lokal maupun nasional.

sumber: AIESEC in UNS
Partisipasi aktif delegasi AIESEC in UNS dalam berbagai agenda konferensi menunjukkan komitmen organisasi dalam menciptakan pemimpin muda yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi.
Interaksi antardelegasi dari berbagai Local Committee juga memperlihatkan kuatnya rasa kekeluargaan dan ownership yang menjadi salah satu nilai utama dalam lingkungan AIESEC.
Salah satu agenda yang paling menarik perhatian dalam MBC 2026 adalah sesi Global Village yang mengusung tema “Jakarta Night Fare: Where the Night Comes Alive”.
Dalam sesi ini, setiap Local Committee berkolaborasi untuk menghadirkan stan yang menampilkan makanan khas daerah, permainan tradisional, serta berbagai aktivitas interaktif yang merepresentasikan identitas budaya masing-masing wilayah.
Pada kesempatan tersebut, AIESEC in UNS berkolaborasi bersama AIESEC in UPNVY dan AIESEC in UNSOED dalam stan wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kolaborasi tersebut berhasil menciptakan suasana yang meriah dan interaktif melalui penyajian makanan khas daerah serta berbagai permainan yang menarik perhatian peserta konferensi.
Berkat kreativitas, kekompakan, dan konsep stan yang dinilai mampu merepresentasikan budaya daerah dengan baik, stan Jawa Tengah dan DIY berhasil meraih penghargaan sebagai Stan Terbaik dalam sesi Global Village MBC 2026.
Tidak hanya menunjukkan performa yang baik dalam berbagai sesi, AIESEC in UNS juga berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam sesi Hackathon.
Melalui kompetisi tersebut, delegasi ditantang untuk menyusun strategi, memecahkan permasalahan organisasi, serta menghadirkan inovasi yang relevan terhadap pengembangan program exchange AIESEC.
Dalam sesi tersebut, AIESEC in UNS berhasil meraih Top #2 Best oGV Hackathon dan Top #1 Best iGV Hackathon.
Pencapaian ini menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan delegasi dalam menyusun strategi yang inovatif, membangun kerja sama tim yang solid, serta menunjukkan komitmen dalam mengembangkan program exchange yang berdampak bagi masyarakat dan generasi muda.
Selain penghargaan dalam bidang performa organisasi, AIESEC in UNS juga memperoleh pengakuan secara individu melalui penghargaan Best Delegates Awards yang diraih oleh Fransiskus Adna Ardaya Ardhiputra.
Penghargaan tersebut diberikan kepada delegasi yang dinilai aktif berkontribusi selama konferensi, menunjukkan semangat kolaborasi, serta mampu memberikan energi positif kepada peserta lain selama kegiatan berlangsung.
Management Board Conference 2026 juga menghadirkan berbagai perspektif internasional melalui kehadiran Chair Conference Marta Lourdes dari AIESEC International bersama fasilitator internasional lainnya, yaitu Mohamed Aymen, Guruday Singh, dan Kaew Papawarin.
Kehadiran para fasilitator internasional tersebut memberikan wawasan baru mengenai kepemimpinan global, pengembangan organisasi, serta pentingnya kolaborasi lintas budaya dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan.
Melalui partisipasi dalam Management Board Conference 2026, AIESEC in UNS tidak hanya membawa pulang berbagai penghargaan dan pencapaian. Namun, juga pengalaman, pembelajaran, serta semangat baru untuk terus berkembang sebagai organisasi kepemudaan yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Prestasi yang diraih menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, dan menjalankan peran kepemimpinan secara nyata dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat.
Penulis: Inas Sahirah Satiasari
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


