Art Jakarta Gardens merupakan salah satu agenda seni tahunan yang mengusung konsep ruang terbuka yang menyegarkan, di mana karya seni dipadukan secara harmonis antara pengaturan luar ruangan dan dalam ruangan.
Kawan GNFI diajak untuk menjelajahi presentasi artistik di tengah lanskap tropis Jakarta yang asri. Perpaduan unsur alam dan kreativitas manusia menjadikan acara ini sebagai pengalaman unik dalam menikmati karya seni kontemporer.
Siap menyapa publik mulai tanggal 5 sampai 10 Mei di Hutan Kota by Plataran, Art Jakarta Gardens 2026 melibatkan 26 galeri lokal maupun galeri dari kawasan Asia. Karya-karya yang dipamerkan akan tersebar di dua tenda khusus serta di area taman yang memikat.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap ekosistem seni, berikut 10 karya seni rupa yang ditampilkan di Art Jakarta Gardens 2026 beserta interpretasinya.
1. Don’t Tell

"Don't Tell" Karya Adi Gunawan di Jakarta Art Gardens 2026 | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
Don’t Tell karya Adi Gunawan, menampilkan dua figur manusia bertubuh sangat gempal dan berisi dalam posisi membungkuk untuk saling berbisik.
Figur yang ditampilkan merupakan bentuk perlawanan terhadap standar kecantikan konvensional. Ia mendefinisikan kembali konsep "cantik" dan "bahagia" dengan menghadirkan figur yang percaya diri, santai, dan jenaka.
Karya ini bisa dilihat sebagai potret jenaka mengenai bagaimana informasi atau rahasia tersebar di masyarakat, dibalut dengan karakter figur "gemoy" yang tidak mengancam namun penuh makna.
2. Mandi Kembang

"Mandi Kembang" Karya Sugiri Willim di Jakarta Art Gardens 2026 | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
Sugiri Willim melalui karya bertajuk Mandi Kembang menampilkan sosok anak perempuan yang tengah bersantai di dalam bak mandi merah metalik dengan aksen emas yang mewah.
Visual bergaya pop art modern ini merupakan cara Sugiri mengangkat kembali kearifan peribahasa serta tradisi lama agar tetap relevan dengan kehidupan masa kini.
Judulnya merujuk pada ritual tradisional Indonesia yang melambangkan penyucian diri, harapan akan keberuntungan, serta persiapan spiritual dalam memasuki fase hidup yang baru. Dengan itu, nilai-nilai luhur masa lalu tidak harus terasa kaku, melainkan bisa dinikmati dengan cara yang santai.
3. T-REX

"T-REX" Karya Indra Lesmana di Jakarta Art Gardens 2026 | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
T-REX karya Indra Lesmana, menampilkan sosok dinosaurus ikonik yang dibentuk menyerupai balon udara dengan permukaan reflektif berwarna pelangi yang ceria.
Karya ini membayangkan kembali citra makhluk prasejarah bukan sebagai sosok menakutkan, melainkan karakter hangat yang energik. Melalui konsep "visual udara", sang seniman mengeksplorasi bagaimana udara dapat mewujudkan bentuk.
Permukaan patung yang mengkilap seperti cermin menciptakan interaksi unik, mengundang penonton merefleksikan diri, membangkitkan kenangan akan mainan masa kecil, dan perasaan bahagia yang dulu dirasakan ataupun sedang dicari.
4. Tumbuh dengan Senyum

"Tumbuh Dengan Senyum" Karya Ostheo Andra di Jakarta Art Gardens 2026 | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
Ostheo Andre melalui karyanya bertajuk Tumbuh Dengan Senyum menampilkan instalasi berbentuk tanaman kaktus kebiruan yang unik karena dihiasi dengan banyak ekspresi wajah manusia yang tengah tersenyum lebar.
Figur kaktus dengan tekstur permukaan yang kasar dan berduri ini menjadi simbol ketangguhan dalam menghadapi lingkungan yang keras. Elemen mulut yang menonjolkan barisan gigi putih menciptakan kontras visual yang surealis, mencerminkan semangat yang tidak luntur meski dalam kondisi sulit.
Secara filosofis, karya ini dapat dilihat sebagai presentasi proses adaptasi dan pertumbuhan diri yang tetap positif, di mana setiap "duri" kehidupan dihadapi dengan optimisme yang tulus.
5. Banteng Taurus

"Banteng Taurus" Karya Sunaryo di Jakarta Art Gardens 2026 | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
Banteng Taurus karya Sunaryo, menampilkan bentuk banteng yang disederhanakan menjadi serangkaian gerakan tegas untuk menangkap esensi karakter zodiaknya sendiri.
Patung ini menonjolkan profil "macho" melalui garis punggung yang kuat serta posisi kepala dan tanduk yang menjorok ke depan. Gerakan ini tidak menunjukkan agresi, melainkan sebuah kesiapan. Banteng tersebut berdiri waspada dengan posisi kaki kokoh.
Figur ini hadir sebagai simbol kewaspadaan yang stabil, menunjukkan sosok yang kuat dan penuh perhatian tanpa harus menyerang.
6. Phinisi

"Phinisi" Karya Nyoman Nuarta di Jakarta Art Gardens 2026 | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
Nyoman Nuarta melalui karyanya bertajuk Phinisi menampilkan siluet lengkung dinamis yang menyerupai gulungan ombak sekaligus kapal tradisional yang menerjangnya.
Terbuat dari kuningan dan tembaga, patung khas Nuarta ini menciptakan kesan gerakan yang bertenaga. Karya ini merupakan simbol kejayaan maritim Indonesia, merujuk pada kapal legendaris Sulawesi Selatan yang telah menaklukkan samudra.
Bentuk ombak raksasanya melambangkan kekuatan alam yang dahsyat, sekaligus merefleksikan ketangguhan manusia dalam menghadapi tantangan.
7. Wind III

"Wind III" Karya Nyoman Nuarta di Jakarta Art Gardens 2026 | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
Wind III karya Nyoman Nuarta, menampilkan figur kuda yang tampak berlari kencang hingga seolah-olah menghasilkan deru angin di sekelilingnya.
Patung ini merupakan bentuk pembekuan gerak dan kecepatan, salah satu ciri khas kekaryaan Nuarta yang membuat material logam tampak mengalir dinamis. Gerakan dan angin yang ditangkap melalui lari kuda ini membentuk kurva yang mengarah ke atas.
Secara filosofis, arah gerakan yang menjulang ke atas tersebut menjadi simbol optimisme serta upaya gigih manusia dalam berproses menuju puncak keberhasilan.
8. Tentacles of Wealth

"Tentacles of Wealth" Karya Mangmoel di Jakarta Art Gardens 2026 | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
Mulyana atau kerap dikenal dengan julukan Mangmoel, melalui instalasi bertajuk Tentacles of Wealth menampilkan ikon alter ego miliknya, "The Mogus", dalam bentuk gurita rajutan raksasa yang dikelilingi ekosistem terumbu karang berwarna-warni.
Mogus melambangkan kolaborasi artistik melalui tentakelnya yang mewakili tangan-tangan perajut dalam sebuah koloni yang terus berevolusi.
Secara filosofis, penggunaan karakter gurita mengajak kita merefleksikan kemampuan adaptasi hewan tersebut dengan pola pikir investasi yang fleksibel dalam menghadapi masa ketidakpastian saat ini.
9. The Space Boy

"The Space Boy" Karya Naufal Abshar di Jakarta Art Gardens 2026 | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
The Space Boy karya Naufal Abshar, menampilkan sosok astronaut seukuran manusia dengan gaya visual komik yang kental sambil memegang koran bertuliskan "Never Give Up".
Karya ini dapat dilihat sebagai simbol pahlawan sehari-hari yang tetap optimis dan gigih meski berada di lingkungan yang asing atau menantang.
Dengan mengenakan baju pelindung lengkap, sang astronaut menggambarkan kesiapan mental untuk menghadapi segala tekanan luar, menjadikannya potret ketangguhan manusia yang menolak untuk kalah oleh keadaan.
10. Actual Totem

"Actual Totem" Karya Didin Jirot di Jakarta Art Gardens 2026 | Sumber: Dokumentasi Pribadi @RevaldyLatumeten
Didin Jirot melalui karyanya bertajuk Actual Totem menampilkan patung abstrak dinamis yang memadukan material modern seperti baja tahan karat, resin, dan pelat aluminium.
Karya ini merupakan reinterpretasi budaya ritual Bali yang berakar kuat pada memori masa kecil sang seniman sebagai putra pengukir kayu.
Instalasi ini mengeksplorasi tema transformasi, dimana elemen tradisional bertransformasi menjadi komposisi kontemporer yang merefleksikan eksplorasi budaya yang terus berkembang.
Informasi Kunjungan dan Program Art Jakarta Gardens 2026
Pada hari Rabu (6/5/2026), gerbang pameran sudah dibuka untuk umum mulai pukul 13.00-21.00 WIB bagi seluruh pengunjung. Sementara itu, pada akhir pekan Sabtu-Minggu (9-10/5/2026), Kawan dapat berkunjung lebih awal mulai pukul 11.00-21.00 WIB.
Selain pameran rupa, Art Jakarta Gardens 2026 juga dimeriahkan oleh program yang sangat beragam. Kawan dapat menikmati sajian musik, pertunjukan seni (performance art), hingga bincang seni yang inspiratif, untuk informasi lebih lengkapnya Kawan dapat mengunjungi situs artjakarta.com.
Kehadiran program-program tersebut bertujuan untuk terus membina serta mempererat komunitas seni dan budaya lokal. Mari kita rayakan kreativitas seniman tanah air dan mancanegara dalam perhelatan seni yang istimewa ini.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


