Harga perak batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau turun pada awal pekan ini, Senin (13/4/2026). Berdasarkan data terbaru, harga perak per gram berada di kisaran Rp48.650, lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya yang berada pada kisaran Rp49.850. Maka tercatat, harga perak hari ini turun sebesar Rp1.200 per gram.
Perak tahun ini memang mulai diproyeksikan memiliki potensi kenaikan yang cukup menjanjikan dan pergerakannya kerap mengikuti tren harga emas di pasar global. Namun, saat ini harga emas global masih tidak stabil, hal ini juga diikuti dengan harga perak yang masih naik-turun.
Bagi Kawan GNFI yang sedang berinvestasi maupun yang ingin memulai investasi logam mulia perak dan menunggu update harga perak hari ini, berikut rincian lengkap daftar harga perak Antam. Simak sampai habis, ya!
Tabel Harga Perak Antam Hari Ini (13/4/2026)
Berikut daftar harga perak antam hari ini masing-masing varian.
Harga Perak Murni
| Berat | Harga Dasar | Harga (+ PPN 11%) |
250 gram | Rp12.162.500 | Rp13.500.375 |
500 gram | Rp23.525.000 | Rp26.112.750 |
Harga Perak Heritage
| Berat | Harga Dasar | Harga (+ PPN 11%) |
31,1 gram | Rp2.011.053 | Rp2.232.269 |
186,6 gram | Rp10.944,826 | Rp12.148,757 |
FAQ (Frequently Asked Questions)
Berikut beberapa pertanyaan berkaitan dengan harga perak.
Berapa harga perak 1 gram hari ini?
Melansir dari laman resmi Antam, harga perak hari ini (13/4/2026) berada di kisaran Rp48.650 per gram.
Walaupun Antam tidak menjual perak dengan berat 1 gram, Antam menawarkan perak batangan murni dengan berat 250 gram dan 500 gram dan perak heritage dengan berat 31.1 gram dan 186 gram. Bagi Kawan yang ingin membeli perak dari Antam dapat memilih varian tersebut.
Apakah harga perak sedang naik atau turun hari ini?
Hari ini harga perak mengalami penurunan sebesar Rp1.200 dibandingkan hari sebelumnya yang berada di kisaran Rp49.850 per gram. Sementara itu, harga per gram pada hari ini berada di level sekitar Rp48.650.
Apakah perak lebih baik dari emas?
Melansir dari laman Galeri 24, perak dan emas sama-sama termasuk logam mulia yang sering dipilih untuk investasi, tapi keduanya punya karakter yang berbeda. Emas dikenal lebih stabil dan cenderung aman untuk jangka panjang, sehingga sering jadi pilihan untuk menyimpan nilai aset.
Sementara itu, perak harganya lebih terjangkau dan pergerakannya cenderung lebih naik-turun. Hal ini terjadi karena perak tidak hanya dipakai untuk investasi, tapi juga banyak digunakan di berbagai industri seperti elektronik dan energi. Jadi, ketika kebutuhan industri meningkat, harga perak juga bisa ikut naik.
Dari sisi keuntungan, perak bisa memberi peluang keuntungan yang lebih cepat karena harganya yang sering berubah. Tapi di sisi lain, risikonya juga lebih besar dibanding emas. Jadi, pilihan terbaik tetap kembali lagi pada tujuan dan kemampuan masing-masing investor.
Apa untungnya beli perak?
Melansir dari Sahabat Pegadaian, terdapat beberapa keuntungan yang bisa didapat dari membeli perak. Pertama, harga perak relatif lebih terjangkau dibanding logam mulia lain seperti emas. Hal ini membuat perak lebih mudah dijangkau, bahkan untuk pemula yang baru mulai investasi.
Selain itu, perak juga banyak digunakan dalam berbagai industri, seperti elektronik dan energi. Tingginya kebutuhan dari sektor industri ini membuat permintaan perak cenderung stabil, bahkan bisa terus meningkat seiring perkembangan teknologi.
Dari sisi peluang keuntungan, harga perak juga dikenal bisa naik lebih cepat dalam kondisi tertentu. Artinya, ada kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang cukup menarik, terutama jika membeli di waktu yang tepat.
Di mana tempat untuk membeli perak batangan di Indonesia?
Perak batangan bisa langsung dibeli di Butik Emas Logam Mulia (BELM) resmi milik PT Aneka Tambang Tbk, yang tersedia di banyak kota. Selain datang langsung, pembelian lewat situs resmi Antam juga memungkinkan untuk yang ingin lebih praktis. Selain itu, penyalur resmi seperti Pegadaian atau toko emas yang sudah terpercaya bisa menjadi alternatif.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


