Puasa syawal merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan selama enam hari pada bulan Syawal, tepat setelah umat Muslim merayakan Idul Fitri. Secara etimologi, bulan Syawal adalah bulan kesepuluh dalam kalender Hijriah yang secara harfiah berarti "peningkatan," sebagai simbol peningkatan kualitas ketakwaan pasca-Ramadan.
Bulan ini dimulai tepat satu hari setelah berakhirnya bulan Ramadan, yang ditandai dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri pada tanggal 1 Syawal.
Bagi Kawan GNFI, memastikan rentang waktu Syawal ini sangat penting agar jadwal pelaksanaan ibadah tidak berbenturan dengan agenda silaturahmi atau pekerjaan di bulan kemenangan ini.
Bagaimana Niat Puasa Syawal dan Artinya?

niat puasa syawal | Sumber: Pexels
Dalam menjalankan ibadah ini, langkah pertama yang wajib diperhatikan adalah bagaimana niat puasa syawal. Membaca niat syawal puasa dapat dilakukan sejak malam hari hingga sebelum waktu Zuhur tiba, asalkan Anda belum mengonsumsi makanan atau minuman apa pun sejak terbit fajar.
Hal ini berbeda dengan puasa Ramadan yang mewajibkan niat dilakukan sebelum subuh (tabyit).
Mengutip dari NU Online, berikut adalah bacaan puasa syawal niat yang dapat Anda hafalkan:
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnatis syawwali lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT."
Kawan GNFI dapat melaksanakan puasa ini secara berurutan selama enam hari mulai tanggal 2 Syawal, atau dilakukan secara terpisah asalkan masih berada dalam rentang bulan yang sama.
Syawal Tanggal Berapa 2026?
Dikutip dari laman resmi Kemenag Jakarta berdasarkan hasil rukyat hilal, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.
Lantas, syawal 2026 berakhir tanggal berapa? Jika merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia 2026, bulan Syawal diperkirakan berlangsung selama 29 hari. Dengan demikian, bulan Syawal versi Pemerintah akan berakhir pada Sabtu, 18 April 2026.
Di sisi lain, bagi Anda yang mengikuti ketetapan Muhammadiyah, organisasi ini menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Maka, bagi warga Muhammadiyah, bulan Syawal diperkirakan berakhir pada Jumat, 17 April 2026.
Perbedaan satu hari ini adalah hal yang lumrah dalam metode penanggalan Islam di Indonesia dan tidak mengurangi esensi ibadah bagi Kawan GNFI yang menjalankannya.
Pastikan Anda mencatat bahwa 1 Syawal 2026 jatuh pada tanggal sampai tanggal berapa yakni berakhir pada 17 atau 18 April 2026 mendatang.
Dengan sisa waktu yang ada, jangan lupa untuk segera memantapkan niat puasa syawal guna meraih keutamaan pahala yang telah dijanjikan dan menyempurnakan kemenangan Anda di tahun ini.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


