aiesec in upnvj selenggarakan local legislation fair dan meeting 2026 untuk optimalisasi tata kelola internal organisasi - News | Good News From Indonesia 2026

AIESEC in UPNVJ Gelar Local Legislation Fair dan Meeting 2026: Optimalisasi Tata Kelola Internal Organisasi

AIESEC in UPNVJ Gelar Local Legislation Fair dan Meeting 2026: Optimalisasi Tata Kelola Internal Organisasi
images info

AIESEC in UPNVJ Gelar Local Legislation Fair dan Meeting 2026: Optimalisasi Tata Kelola Internal Organisasi


AIESEC in UPNVJ telah menyelenggarakan Local Legislation Fair (LLF) dan Local Legislation Meeting (LLM) 2026 sebagai bagian dari siklus tata kelola organisasi yang bertujuan memastikan proses pengambilan keputusan yang terstruktur, demokratis, dan akuntabel.

Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, dengan LLF diadakan secara daring pada 5 Maret 2026 dan LLM secara luring pada 7 Maret 2026 di Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Jakarta.

Sebagai organisasi kepemudaan yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan, AIESEC in UPNVJ secara konsisten menghadirkan ruang partisipatif bagi anggotanya dalam merumuskan dan menyempurnakan regulasi internal.

LLF berperan sebagai tahap persiapan strategis, di mana anggota meninjau Local Compendium, membahas usulan motion, serta melakukan penyelarasan dengan standar nasional organisasi.

Proses ini menjadi penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang akan disahkan telah melalui kajian yang matang dan relevan dengan kebutuhan organisasi.

baca juga

Melalui forum tersebut, anggota tidak hanya mendiskusikan dan menyempurnakan motion, tetapi juga memastikan setiap usulan memiliki dukungan yang memadai melalui mekanisme seconder.

Hal ini menjadikan LLF sebagai ruang validasi awal terhadap urgensi dan relevansi setiap motion sebelum dibawa ke tahap legislasi formal.

Selain itu, LLF juga menjadi ruang untuk memastikan kesiapan operasional dan administratif, seperti penunjukan chair, note-taker, serta pengumpulan proxy, guna mendukung kelancaran proses legislasi.

Selanjutnya, LLM menjadi forum legislatif formal di mana seluruh motion diproses dan diputuskan secara resmi melalui mekanisme diskusi terbuka dan voting.

Proses ini dijalankan secara terstruktur, dimulai dari pembacaan motion, penyampaian oleh proposer dan seconder, sesi debat antara pihak yang mendukung dan menolak, hingga pengambilan keputusan secara kolektif melalui voting dan aklamasi.

Mekanisme ini memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil merupakan hasil pertimbangan yang komprehensif dan partisipatif.

Pada periode ini, fokus legislasi mencakup procedural motions dan amendment motions, yang bertujuan untuk menjaga keteraturan jalannya forum serta memastikan regulasi organisasi tetap relevan dan adaptif terhadap dinamika yang ada.

Melalui proses ini, AIESEC in UPNVJ terus memperkuat sistem tata kelola internal yang tidak hanya terstruktur, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan anggotanya.

Sebagai LLF dan LLM pertama di periode 2026, hak partisipasi legislatif diberikan secara khusus kepada Full Members, terutama anggota yang telah memiliki pengalaman sebelumnya dalam sistem tata kelola AIESEC. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas diskusi dan pengambilan keputusan agar tetap berbasis pada pemahaman yang mendalam.

baca juga

Di sisi lain, anggota baru tetap dilibatkan sebagai peserta observasi, sehingga mereka dapat memahami alur dan dinamika proses legislasi sebagai bekal untuk peran mereka di masa depan.

Lebih dari sekadar forum legislasi, LLF dan LLM juga menjadi sarana pengembangan kapasitas anggota. Peserta didorong untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, public speaking, serta pengambilan keputusan berbasis data dan argumen.

Pengalaman ini memberikan pembelajaran langsung tentang bagaimana sebuah kebijakan dibentuk dan diimplementasikan dalam organisasi.

Salah satu anggota, Allisa, menyampaikan, “LLF dan LLM jadi pengalaman yang membuka wawasan aku tentang bagaimana regulasi di LC dibahas dan disahkan secara resmi. Dari situ aku jadi lebih paham pentingnya aturan yang jelas, sistem yang terstruktur, dan perannya dalam menjaga kinerja serta akuntabilitas tim.”

Sementara itu, Nafeeza sebagai salah satu pengusul motion juga menambahkan, “Proses diskusi di LLF/LLM benar-benar membuka mata saya tentang betapa pentingnya sebuah kebijakan dibuat secara matang. Sebagai salah satu pengusul mosi, saya senang bisa berkontribusi dalam membentuk arah departemen supaya lebih terstruktur dan juga jelas. Semoga SOP dan policy yang diusulkan dari sini menjadi warisan yang bisa dirasakan manfaatnya.”

Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen AIESEC in UPNVJ dalam membangun lingkungan organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pengembangan kepemimpinan.

Ke depan, AIESEC in UPNVJ akan terus memperkuat praktik tata kelola organisasi sekaligus mendorong partisipasi aktif anggotanya dalam proses pengambilan keputusan, guna menciptakan dampak yang berkelanjutan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.