aiesec in unhas dorong pertukaran budaya - News | Good News From Indonesia 2026

AIESEC in UNHAS Dorong Pertukaran Budaya lewat iGV Discover South Sulawesi Experience

AIESEC in UNHAS Dorong Pertukaran Budaya lewat iGV Discover South Sulawesi Experience
images info

AIESEC in UNHAS Dorong Pertukaran Budaya lewat iGV Discover South Sulawesi Experience


Di tengah dunia yang semakin terhubung dan penuh dinamika global, kemampuan generasi muda untuk memahami perbedaan budaya, berpikir kritis, dan berkolaborasi lintas negara menjadi semakin penting.

Menjawab kebutuhan tersebut, AIESEC in UNHAS kembali menghadirkan program incoming Global Volunteer (iGV) melalui proyek Discover South Sulawesi Experience, yang mempertemukan pemuda lokal dengan relawan internasional dalam ruang pembelajaran lintas budaya.

Program incoming Global Volunteer (iGV) merupakan program pertukaran relawan internasional yang membuka kesempatan bagi pemuda dari berbagai negara untuk berkontribusi dalam proyek sosial dan pendidikan di komunitas lokal.

Melalui proyek Discover South Sulawesi Experience, AIESEC in UNHAS menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya mempertemukan berbagai latar belakang budaya. Namun, juga mendorong generasi muda untuk memahami isu global serta perannya dalam mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 4.7 dari United Nations, yaitu pendidikan yang mendorong pembangunan berkelanjutan dan kesadaran sebagai warga dunia.

baca juga

Dalam pelaksanaannya, proyek Discover dirancang sebagai ruang belajar yang menggabungkan interdisciplinary learning, pengembangan social-emotional skills, serta keterlibatan komunitas.

Melalui pendekatan ini, peserta program diajak memahami bagaimana berbagai bidang ilmu saling berkaitan dalam kehidupan nyata, sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, mengenali emosi, serta membangun keterampilan sosial yang penting untuk menghadapi tantangan global.

Pendekatan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam tiga fokus utama. Pertama, psychological dimension, yang menekankan pentingnya kesadaran diri, kepercayaan diri, serta penguatan keterampilan sosial-emosional dan kemampuan berpikir kritis pada generasi muda. Kedua, social dimension, yang mendorong keterlibatan aktif pemuda melalui pembelajaran interdisipliner yang aplikatif serta berbagai kegiatan berbasis komunitas.

Sementara itu, fokus continuity and sustainability memastikan bahwa dampak program tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Namun, dapat terus berkembang melalui akses pada sumber daya dan jaringan yang membantu pemuda mengembangkan potensi mereka sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Sebagai bagian dari implementasi proyek ini, AIESEC in UNHAS menghadirkan relawan internasional Zhuang Zibin (Zing) yang turut berkontribusi dalam berbagai kegiatan pembelajaran bersama para siswa di Makassar.

Selama masa kontribusinya pada 24 Januari hingga 14 Februari, Zing terlibat dalam berbagai workshop dan teaching session yang dilaksanakan baik di sekolah formal maupun dalam kegiatan belajar informal bersama komunitas.

baca juga

Dalam berbagai sesi tersebut, Zing mengajak siswa untuk melihat proses belajar dari sudut pandang yang lebih luas. Ia memperkenalkan konsep interdisciplinary learning, mendorong siswa untuk melihat suatu permasalahan dari berbagai perspektif dalam proses problem solving, sekaligus menunjukkan bahwa berbagai mata pelajaran sebenarnya saling terhubung dengan kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Zing juga mengajak mereka untuk memahami emotional awareness dan emotional management, yaitu kemampuan mengenali dan mengelola emosi diri, mengenali self-perception (passions dan values yang mereka miliki), serta berdiskusi mengenai pengaruh lingkungan digital terhadap kesehatan mental generasi muda.

Selama keterlibatannya dalam program ini, Zing juga membagikan refleksinya mengenai pengalaman lintas budaya yang ia jalani.

Ia menyampaikan, “Selama pengalaman menjadi relawan ini, saya belajar untuk melihat berbagai budaya, agama, dan cara hidup melalui sudut pandang yang lebih beragam. Saya belajar untuk menahan penilaian, benar-benar melihat orang-orang di sekitar saya, seberbeda apa pun mereka, serta menerima kebaikan dan perspektif yang mereka berikan.”

Lebih lanjut, Zing juga menyoroti makna pembelajaran yang ia rasakan selama mengajar. Ia menambahkan, “Dalam mengajar, pelajaran terbesar yang saya dapatkan adalah ini: latihan bukan tentang menjadi sempurna. Ini tentang belajar, melalui proses, untuk percaya pada diri sendiri. Dalam segala hal yang kita lakukan, kita harus terlebih dahulu percaya pada diri sendiri, dan menjadikannya sebagai landasan dari segala hal yang kemudian berkembang.”

Selain kegiatan pembelajaran, program ini juga menjadi ruang cultural exchange yang memperkaya pengalaman seluruh peserta yang terlibat.

Selama berada di Makassar, Zing tidak hanya berinteraksi dengan para peserta kegiatan. Namun, juga berkesempatan mengenal lebih dekat budaya lokal, mulai dari mengeksplorasi sejarah kota hingga mencicipi berbagai kuliner khas Makassar.

Pertukaran pengalaman ini menciptakan interaksi yang saling memperkaya antara relawan internasional dan pemuda lokal.

Melalui Discover South Sulawesi Experience, AIESEC in UNHAS berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya mempertemukan budaya yang berbeda, tetapi juga mendorong generasi muda untuk berkembang secara lebih holistik.

Dengan mengintegrasikan pembelajaran interdisipliner, pengembangan keterampilan sosial-emosional, serta interaksi lintas budaya, program tersebut bertujuan membekali pemuda dengan critical thinking, emotional intelligence, serta perspektif global yang semakin dibutuhkan di dunia yang terus berubah.

baca juga

Sebagai organisasi kepemudaan yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan pemuda, AIESEC in UNHAS berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi para siswa dan pemuda yang terlibat.

Dengan demikian, program ini menjadi salah satu langkah nyata AIESEC in UNHAS dalam mendukung tercapainya SDG 4.7, yaitu pendidikan yang mendorong kesadaran global dan pembangunan berkelanjutan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.