bisa hampir sebulan wisatawan dari negara ini ternyata paling betah di indonesia - News | Good News From Indonesia 2026

Bisa Hampir Sebulan! Wisatawan dari Negara Ini Ternyata Paling Betah di Indonesia

Bisa Hampir Sebulan! Wisatawan dari Negara Ini Ternyata Paling Betah di Indonesia
images info

Bisa Hampir Sebulan! Wisatawan dari Negara Ini Ternyata Paling Betah di Indonesia


Berbicara soal pariwisata, jumlah kunjungan memang penting, namun durasi tinggal (length of stay) adalah salah satu kunci perputaran ekonomi yang lebih dalam.

Bila Kawan menengok dara dari Badan Pusat Staitstik di 2024, ada fakta yang menarik.

Wisatawan yang berasal dari negara tetangga justru paling singkat masa kunjungannya, sementara turis dari belahan bumi utara justru paling malas untuk pulang.

Secara rata-rata, wisatawan mancanegara (wisman) menghabiskan waktu sekitar 7,60 hari saat berkunjung ke Indonesia.

Angka ini pun menunjukkan keberagaman pola perjalanan, mulai dari kunjungan bisnis singkat hingga petualangan panjang melintasi pulau-pulau di Nusantara.

 

Rusia dan Tiongkok: Rekor Masa Tinggal Terlama

Jika ada penghargaan untuk turis yang paling betah, Rusia adalah juaranya.

Wisatawan asal Rusia mencatatkan rata-rata lama tinggal hingga 28,78 hari, hampir sebulan penuh!

Jarak geografis yang jauh serta preferensi mereka terhadap destinasi tropis seperti Bali saat musim dingin di negaranya menjadi alasan kuat di balik durasi panjang ini.

Menyusul Rusia, wisatawan asal Pakistan dan Republik Rakyat Tiongkok juga menunjukkan kecenderungan tinggal yang lama, masing-masing rata-rata 18,72 hari dan 18,20 hari.

Bagi mereka, Indonesia adalah tempat untuk benar-benar menetap sementara, baik untuk keperluan wisata budaya maupun urusan lainnya.

 

Kontras dengan Wisatawan Negara Tetangga

Kondisi berbeda terlihat pada wisatawan dari negara-negara ASEAN.

Singapura, yang secara volume sering menjadi penyumbang turis terbesar, justru mencatatkan durasi tinggal paling singkat, yaitu hanya 3,07 hari. Disusul oleh Malaysia dengan 3,29 hari dan Filipina 3,57 hari.

Hal ini sangat wajar mengingat kedekatan geografis yang memungkinkan mereka melakukan perjalanan jangka pendek atau weekend gateway.

Bagi turis Singapura atau Malaysia, ibaratnya berkunjung ke Indonesia semudah melakukan perjalanan antar kota, sehingga frekuensi kunjungannya tinggi meski durasinya singkat.

 

Bagiamana dengan Wisatawan Eropa dan Amerika?

Wisatawan dari Eropa seperti Jerman (16,65 hari), Perancis (16,49 hari), dan Belanda (6,98 hari) memberikan kontribusi yang stabil pada sektor akomodasi. Sementara turis dari Amerika Serikat rata-rata tinggal selama 7,76 hari.

Durasi tinggal yang panjang dari turis Eropa ini umumnya didorong oleh pola slow travel, di mana mereka cenderung mengeksplorasi lebih dari satu destinasi, misalnya menggabungkan Jakarta, Yogyakarta, hingga Bali dalam satu rangkaian perjalanan.

Lama tinggal seorang wisatawan berbanding lurus dengan jumlah uang yang mereka belanjakan untuk hotel, transportasi lokal, hingga kuliner UMKM.

Semakin lama mereka menetap, semakin besar dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah tujuan wisata.

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.