pantai drini gunungkidul menjelajahi pulau karang dan jejak bengawan solo purba - News | Good News From Indonesia 2026

Pantai Drini Gunungkidul, Menjelajahi Pulau Karang dan Jejak Bengawan Solo Purba

Pantai Drini Gunungkidul, Menjelajahi Pulau Karang dan Jejak Bengawan Solo Purba
images info

Pantai Drini Gunungkidul, Menjelajahi Pulau Karang dan Jejak Bengawan Solo Purba


 

Pantai Drini membentang di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, dengan ciri khas sebuah pulau karang yang membelah pesisirnya menjadi dua bagian.

Keberadaan pulau tersebut menciptakan dua karakter laut yang bertolak belakang dalam satu lokasi. Sisi timur memiliki perairan yang sangat tenang karena terlindung oleh gugusan karang, sehingga membentuk laguna alami yang jernih, sementara sisi barat memiliki ombak yang lebih kuat dan langsung menghadap ke samudra lepas.

Nama pantai ini diambil dari pohon Drini (santigi) yang dahulu banyak tumbuh di pulau karang tersebut, di mana kayunya dipercaya oleh warga lokal sebagai penawar bisa ular.

Secara geologis, wilayah ini memiliki nilai sejarah yang tinggi karena merupakan salah satu titik muara Bengawan Solo Purba jutaan tahun lalu.

Pergeseran lempeng tektonik kemudian mengangkat daratan ini menjadi bukit kapur sehingga aliran sungai beralih ke utara, namun sisa-sisa pasir hitam dari aliran purba tersebut masih bisa ditemukan tipis di antara dominasi pasir putih.

Sekilas Mengenai Pantai Drini

Secara administratif, Pantai Drini berada satu jalur dengan pantai populer lainnya seperti Baron dan Kukup.

Meskipun awalnya tidak sepopuler tetangganya, pengembangan fasilitas yang masif membuat tempat ini kini menjadi salah satu pusat aktivitas wisata di Gunungkidul. Kawan akan melihat aktivitas ekonomi yang hidup di sini, mulai dari pelelangan ikan hingga penyewaan alat ketangkasan air.

Pemerintah setempat telah membangun infrastruktur permanen seperti jembatan beton untuk memudahkan akses menuju pulau karang tanpa harus menunggu air surut. Di atas pulau tersebut, terdapat mercusuar yang berfungsi sebagai titik pandang untuk melihat garis pantai dari ketinggian.

 

Daya Tarik Utama Pantai Drini

Laguna di sisi timur menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin berenang atau sekadar merendam kaki dengan aman.

Kedalaman air di area ini cukup dangkal dan arusnya minim, sehingga menyerupai kolam renang alami berukuran besar. Bagi Kawan yang menyukai aktivitas fisik, tersedia penyewaan kano untuk mengelilingi perairan.

Sisi barat pantai berfungsi sebagai pangkalan nelayan tradisional di mana deretan perahu cadrik bersandar rapi.

Pemandangan nelayan yang menebar jala juga menjadi aktivitas harian yang bisa Kawan amati secara langsung.

Selain itu, terdapat banyak gazebo beratap ilalang di sepanjang bibir pantai yang bisa disewa untuk beristirahat sambil menikmati kuliner laut segar hasil tangkapan nelayan setempat.

 

Akses Menuju Pantai Drini

Perjalanan darat dari pusat Kota Yogyakarta menuju lokasi ini memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit dengan jarak tempuh sekitar 60 kilometer.

Kawan bisa mengambil rute melalui Wonosari, lalu berbelok menuju arah Jalan Baron dan mengikuti petunjuk arah menuju Kecamatan Tanjungsari. Jalanan menuju pantai sudah beraspal mulus dan bisa dilalui oleh sepeda motor, mobil pribadi, hingga bus pariwisata besar.

Bagi Kawan yang datang dari arah Solo atau Klaten, rute melalui Semin dan Watukelir bisa menjadi alternatif untuk menghindari kemacetan di area Bukit Bintang.

 

Jam Operasional dan Fasilitas

Pantai ini terbuka untuk umum selama 24 jam setiap harinya, sehingga Kawan bebas menentukan waktu kunjungan baik untuk mengejar matahari terbit maupun terbenam.

Begitu sampai di area retribusi, Kawan hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang yang sudah mencakup akses ke beberapa pantai tetangga.

Lahan parkir di Pantai Drini tergolong luas dan letaknya sangat dekat dengan bibir pantai, sehingga Kawan tidak perlu berjalan jauh dari kendaraan.

Fasilitas pendukung di sini sudah sangat lengkap, mulai dari toilet dengan air tawar yang bersih, musala, hingga warung-warung seafood yang berjajar rapi.

Jika ingin menyeberang ke pulau karang melalui jembatan permanen, Kawan akan dikenakan biaya tambahan sekitar Rp3.000.

 

Ayo Menjelajahi Pantai Drini!

Bagi Kawan yang ingin merasakan perpaduan antara ketenangan laguna dan geliat kampung nelayan, Pantai Drini adalah destinasi yang sangat tepat di Gunungkidul

Keunikan pulau karang dan sejarah sungai purba yang tersimpan di sini akan memberikan pengalaman wisata yang berkesan.

Jadi, kapan Kawan mau berkunjung ke Pantai Drini?

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.