Kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Indonesia di kancah global melalui aksi mahasiswa ULM borong 4 medali. Delegasi mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) tersebut sukses menorehkan prestasi gemilang di tanah Malaysia.
Tim mahasiswa yang berasal dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ULM ini membawa pulang empat medali bergengsi. Capaian luar biasa ini diraih dalam ajang 2nd International Student Competition (ISC) 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari Kalimantan Selatan memiliki daya saing yang sangat tinggi. Inovasi yang mereka presentasikan berhasil mencuri perhatian dewan juri di antara peserta dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Dominasi Inovasi Pangan dan Kesehatan Berkelanjutan
Dalam kompetisi internasional tersebut, tim delegasi ULM berhasil mengamankan satu medali emas dan tiga medali perunggu sekaligus. Fokus utama dari seluruh karya ilmiah yang mereka bawa adalah pengembangan inovasi di sektor pangan dan kesehatan yang berkelanjutan.
Salah satu pencapaian tertinggi yakni medali emas diraih melalui karya ilmiah berjudul “SEED UP: Energy Gel from Cempedak Seed in Eco-Friendly Packaging”. Inovasi ini digagas oleh Nurhayatus Syifa Kamilah dari program PSPPA ULM bersama rekannya, Afifah Allisya.
Karya ini memanfaatkan limbah biji cempedak yang diolah menjadi gel energi fungsional dengan kemasan bioplastik yang sangat ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan upaya global dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai pada produk konsumsi harian.
Mahasiswa ULM Borong 4 Medali Lewat Riset Lahan Basah
Prestasi membanggakan lainnya disumbangkan oleh tim S1 Farmasi yang terdiri dari Laila Mayangsari, Afifah Allisya, dan Ira Qadriah. Mereka berhasil menyabet dua medali perunggu melalui riset mendalam yang mengangkat potensi lokal Kalimantan.
Inovasi pertama bertajuk “BASUMANGAT” yang menawarkan solusi terapi komplementer diabetes bagi masyarakat di kawasan lahan basah. Produk ini memanfaatkan senyawa flavonoid dari tanaman balangeran yang banyak ditemukan di ekosistem khas Kalimantan.
Selain itu, mereka juga memperkenalkan “SANTAR”, sebuah inovasi nano-pastilles atau gummy nano yang berbahan dasar daun kelakai. Inovasi ini dirancang khusus sebagai solusi preventif untuk menekan angka stunting demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Implementasi Teknologi Hijau dan Dukungan SDGs
Satu medali perunggu tambahan yang menyempurnakan kemenangan tim ini diraih oleh Nurhayatus Syifa Kamilah dan Natalino Mahaka. Mereka mengembangkan sebuah alat kesehatan masa depan yang berbasis pada kekayaan hayati hutan tropis Indonesia.
Karya ilmiah tersebut berjudul “Development of a Herbal Nanospray Inhaler Based on Blumea balsamifera”. Inovasi ini memanfaatkan minyak atsiri dari daun balik angin sebagai terapi pendukung bagi para penyintas kanker paru-paru.
Pengembangan alat ini menggunakan pendekatan Green Technology yang sangat memperhatikan kelestarian lingkungan serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Mahasiswa ULM borong 4 medali dengan menunjukkan integritas riset yang sangat relevan secara global.
Memperkuat Narasi SDM Unggul Indonesia
Dilansir dari Merdeka.com, ajang 2nd ISC 2026 ini merupakan kolaborasi strategis antara ULM dengan Universiti Putra Malaysia (UPM). Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk bertukar ide dan solusi atas berbagai tantangan di masa depan.
Keberhasilan ini juga mempertegas posisi Indonesia sebagai lumbung inovator muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga solutif. Melalui ajang ini, mahasiswa ULM membuktikan bahwa riset berbasis kearifan lokal mampu berbicara banyak di level dunia.
Rektorat ULM pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan berkomitmen untuk terus mendukung pendanaan riset mahasiswa. Harapannya, hasil penelitian ini tidak hanya berhenti di atas kertas. Namun, dapat diproduksi secara massal untuk manfaat masyarakat luas.
Mari kita berikan dukungan bagi Kawan-Kawan mahasiswa ULM agar terus konsisten berkarya dan mengharumkan nama bangsa. Semoga semangat juang dan kreativitas mereka dapat menginspirasi seluruh Kawan GNFI di berbagai pelosok tanah air.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


