Nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) kini tidak perlu lagi panik atau meluangkan waktu mengantre di kantor cabang saat akun BRImo mereka terblokir. Melalui inovasi layanan digital, BRI memungkinkan nasabah melakukan pembukaan blokir secara mandiri hanya bermodalkan smartphone dan koneksi internet.
Penyebab Utama Akun Terblokir
Masalah akun BRImo yang terblokir biasanya dipicu oleh kesalahan memasukkan password atau PIN sebanyak tiga kali berturut-turut. Hal ini merupakan prosedur keamanan otomatis perbankan untuk melindungi akun nasabah dari upaya akses ilegal oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Syarat Pembukaan Blokir Mandiri
Berdasarkan informasi resmi, sebelum melakukan proses reset, nasabah wajib memastikan beberapa hal berikut berada dalam jangkauan:
Nomor HP yang Terdaftar: Pastikan memiliki pulsa untuk menerima kode OTP melalui SMS.
Email Aktif: Digunakan untuk verifikasi identitas tambahan.
Data Identitas: Menyiapkan nomor kartu ATM dan NIK (KTP).
Langkah-Langkah Reset Tanpa ke Kantor Cabang
Berikut adalah panduan praktis untuk memulihkan akun BRImo Anda:
Akses Menu Utama: Buka aplikasi BRImo di ponsel Anda, lalu pilih opsi "Lupa Password" pada halaman log in.
Verifikasi Data: Masukkan data yang diminta, seperti nomor kartu ATM, nomor HP, dan alamat email yang terdaftar.
Konfirmasi OTP: Masukkan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS. Pastikan Anda tidak memberikan kode ini kepada siapa pun.
Reset Password: Ikuti tautan verifikasi yang dikirimkan ke email Anda, lalu buat password baru yang kuat (kombinasi huruf besar, kecil, dan angka).
Login Kembali: Akun Anda sudah bisa digunakan kembali untuk bertransaksi.
Solusi Jika Cara Mandiri Gagal
Apabila nasabah mengalami kendala saat melakukan reset melalui aplikasi, BRI menyediakan layanan Contact Center di nomor 1500017. Melalui layanan ini, petugas akan membantu proses verifikasi secara verbal tanpa mengharuskan nasabah datang ke kantor bank.
Nasabah diimbau untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dan tidak menanggapi permintaan data akun dari pihak-pihak yang mengatasnamakan BRI melalui pesan singkat atau telepon tidak resmi.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


