dari edukasi ke aksi peserta green leaders aiesec in uin jakarta praktikkan up cycling melalui workshop plastic reborn - News | Good News From Indonesia 2026

Dari Edukasi ke Aksi: Peserta Green Leaders AIESEC in UIN Jakarta Praktikkan Up-Cycling melalui Workshop “Plastic Reborn”

Dari Edukasi ke Aksi: Peserta Green Leaders AIESEC in UIN Jakarta Praktikkan Up-Cycling melalui Workshop “Plastic Reborn”
images info

Dari Edukasi ke Aksi: Peserta Green Leaders AIESEC in UIN Jakarta Praktikkan Up-Cycling melalui Workshop “Plastic Reborn”


Upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan kembali diwujudkan melalui rangkaian sesi edukatif dan workshop kreatif yang dilaksanakan di Taman Literasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Jum’at, 13 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan Exchange Participants (EPs) dan Local Volunteers (LVs). Kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas pembelajaran interaktif yang mendorong peserta memahami konsep zero waste sekaligus mempraktikkan langsung pemanfaatan kembali limbah plastik.

Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang dipandu oleh Master of Ceremony (MC). Dalam sesi ini, MC menyapa peserta, memastikan kesiapan serta antusiasme mereka sebelum kegiatan dimulai, dan memperkenalkan diri kepada seluruh peserta yang hadir. MC juga menyampaikan apresiasi kepada para mitra dan sponsor yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, sekaligus memaparkan agenda acara serta aturan yang perlu diperhatikan selama mengikuti kegiatan.

Sebagai bagian dari interaksi awal, MC memaparkan pertanyaan reflektif yang bertujuan membangun suasana diskusi yang lebih terbuka dan partisipatif. Memasuki sesi utama, peserta diajak menyaksikan pemutaran video edukatif mengenai gaya hidup Zero Waste. Tayangan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi produksi sampah secara signifikan. Melalui visualisasi yang informatif, peserta diperkenalkan pada berbagai langkah praktis untuk menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan.

baca juga

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran video kedua yang berfokus pada produk up-cycle. Video ini menampilkan berbagai contoh inovatif dalam mengolah kembali limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna. Tayangan tersebut diharapkan dapat menginspirasi peserta sekaligus memberikan gambaran mengenai potensi kreativitas dalam mengelola sampah plastik.

Inspirasi dari sesi video kemudian diwujudkan dalam kegiatan praktik melalui workshop kreatif bertajuk “Plastic Reborn.” Dalam sesi ini, peserta diajak memanfaatkan limbah plastik yang telah disediakan untuk menciptakan berbagai produk up-cycle secara kreatif. Workshop ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk langsung menerapkan konsep keberlanjutan yang telah dipelajari sebelumnya melalui kegiatan yang interaktif dan kolaboratif.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi “Rebreak the Future”, di mana peserta mempresentasikan hasil karya mereka kepada seluruh kelompok. Dalam presentasi tersebut, peserta menjelaskan proses pembuatan produk, fungsi dari barang yang dihasilkan, serta manfaat lingkungan yang dapat diperoleh melalui pemanfaatan kembali limbah plastik. Sesi ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk berbagi ide dan inspirasi mengenai berbagai kemungkinan inovasi dalam pengelolaan sampah.

Menjelang akhir kegiatan, MC menutup rangkaian acara dengan mengarahkan peserta untuk mengisi formulir umpan balik sebagai bagian dari evaluasi kegiatan. Setelah proses pengisian selesai, MC menyampaikan check-out question sebagai refleksi penutup sekaligus kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan sponsor yang telah mendukung kegiatan ini. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan yang turut melibatkan tim penyelenggara dan mitra pendukung.

Setelah kegiatan utama selesai, para Exchange Participants dan Local Volunteers juga diberikan waktu Personal Working Hours untuk melakukan persiapan dry run dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan Global Village yang akan datang di Point Square Mall.

“Melalui sesi ini kami jadi lebih memahami bahwa mengurangi sampah bisa dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Workshop up-cycling juga membuat kami melihat bahwa limbah plastik masih memiliki potensi untuk diolah kembali menjadi barang yang bermanfaat,” ujar Adel sebagai partisipan.

Senada dengan hal tersebut, Afifah yang juga merupakan partisipan kegiatan menilai bahwa sesi praktik memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. “Kegiatan ‘Plastic Reborn’ memberikan pengalaman yang sangat menarik karena kami bisa langsung mempraktikkan ide yang sebelumnya hanya kami lihat melalui video. Dari situ kami belajar bahwa kreativitas dapat menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi sampah plastik,” tuturnya.

baca juga

Melalui rangkaian kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep gaya hidup zero waste, tetapi juga berkesempatan untuk menerapkan secara langsung prinsip keberlanjutan melalui kegiatan up-cycling. Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga memperkuat peran peserta sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.