32 wni berhasil dievakuasi dari iran pemerintah pastikan pemulangan bertahap - News | Good News From Indonesia 2026

32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Pemerintah Pastikan Pemulangan Bertahap

32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Pemerintah Pastikan Pemulangan Bertahap
images info

32 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Pemerintah Pastikan Pemulangan Bertahap


Pemerintah Indonesia berhasil mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran di tengah meningkatnya situasi konflik di kawasan tersebut. Evakuasi dilakukan secara bertahap guna memastikan keselamatan WNI yang berada di wilayah terdampak.

Pemerintah memulangkan para WNI tersebut dalam dua kloter. Dari total 32 WNI yang dievakuasi, kloter pertama berjumlah 22 orang telah tiba di Indonesia pada Selasa, 10 Maret 2026.

Sementara itu, 10 WNI lainnya yang tergabung dalam kloter kedua dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Rabu, 11 Maret 2026.

Proses evakuasi dilakukan melalui Baku, Azerbaijan. Selanjutnya, para WNI diterbangkan ke Indonesia dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 18.00 WIB.

Pemerintah Terus Memantau Perkembangan Situasi

Para WNI yang dievakuasi memiliki latar belakang yang beragam. Sebanyak 12 orang merupakan pekerja migran, 14 orang berstatus pelajar atau mahasiswa, satu orang pengajar sekaligus jurnalis, serta lima orang lainnya merupakan wisatawan.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi sejak konflik di kawasan tersebut berlangsung.

“Sejak konflik berlangsung, Kementerian Luar Negeri bersama Perwakilan RI di Timur Tengah terus berkoordinasi secara erat untuk memantau situasi, melakukan pendataan WNI, serta membahas langkah-langkah kontinjensi,” ujar Menlu Sugiono saat menyambut WNI di Bandara Soekarno-Hatta.

Selain proses evakuasi, Kementerian Luar Negeri RI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran juga terus menjalin komunikasi intensif dengan WNI yang masih berada di Iran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi mereka, mengetahui keberadaan para WNI, serta melakukan penilaian situasi guna menentukan bantuan yang diperlukan.

Seluruh WNI yang berada di wilayah terdampak diimbau untuk tetap tenang serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di sekitar. Selain itu, WNI juga diminta mengikuti arahan dari otoritas setempat dan menjaga komunikasi secara berkala dengan Perwakilan RI terdekat.

baca juga

Hotline KBRI di Kawasan Timur Tengah

Bagi WNI yang membutuhkan bantuan darurat atau informasi lebih lanjut, dapat menghubungi hotline KBRI setempat maupun layanan Direktorat Perlindungan WNI Kemlu RI.

Hotline Direktorat Perlindungan WNI Kemlu RI
+62 812 9007 0027

Perwakilan RINomor Hotline
KBRI Riyadh+966 569173990
KJRI Jeddah+966 503609667
KBRI Abu Dhabi+971 566156259
KJRI Dubai+971 564170333
KBRI Doha+974 33322875
KBRI Kuwait City

+965 97206060

+965 97809760

KBRI Manama+973 38791650
KBRI Baghdad+964 7769842020
KBRI Amman+962 779150407
KBRI Beirut+961 70817310
KBRI Tehran

+98 9914668845

+98 9024668889

KBRI Damaskus+963 954444810

Sekilas Kondisi Iran

Salah satu WNI yang berhasil dievakuasi dari Iran menggambarkan situasi di negara tersebut sangat mencekam.

“Kondisinya mencekam, ketika kami berada di KBRI Tehran itu 10 bom di atas KBRI Lewat dan 1 km–2 km itu bom luar biasa hingga kaca dikedutaan bergetar.” ujar salah satu WNI yang berhasil di evakuasi dari Iran saat diwawancarai di Bandara Soekarno-Hatta.

Pada Kamis (12/3/2026), Amerika Serikat melalui akun X U.S. Central Command juga merilis video yang menunjukkan serangan terhadap sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik Iran, termasuk pesawat militer.

Pemerintah Imbau Tunda Perjalanan Ke Timur Tengah

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengimbau seluruh WNI yang berencana melakukan perjalanan atau transit di kawasan Timur Tengah agar menunda keberangkatan sementara waktu hingga situasi keamanan di wilayah tersebut dinilai kembali kondusif.

baca juga

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi risiko keamanan di tengah dinamika konflik yang masih berlangsung di kawasan tersebut. Pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi secara intensif serta berkoordinasi dengan berbagai perwakilan RI di luar negeri guna memastikan perlindungan maksimal bagi WNI.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Andy Apriyono lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Andy Apriyono.

AA
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.