Saat ini, umat Islam sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadan yang merupakan perintah spiritual dengan makna mendalam. Salah satu artikel di Jurnal Pendidikan dan Keislaman (2026) menjelaskan bahwa Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 183 menyampaikan pesan bahwa puasa diwajibkan agar manusia mencapai ketakwaan.
Puasa melatih manusia untuk menahan lapar dan dahaga serta melakukan pengendalian diri, kesabaran, empati terhadap sesama, serta kesadaran bahwa mereka bergantung sepenuhnya kepada Allah SWT.
Bahkan, penelitian medis modern menunjukkan puasa terkontrol dapat memicu pengaturan ulang metabolisme dan proses perbaikan sel (Longo & Mattson, 2014).
GNFI (2025) pernah memuat artikel tentang beberapa hewan yang melakukan puasa, antara lain penguin kaisar, ular piton, beruang kutub, ikan salmon dan kura-kura Galapagos.
Ternyata secara secara biologis, hewan-hewan tersebut mengalami proses evolusi dalam melaksanakan aktivitas puasa sejak jaman dahulu. Semoga informasi tentang puasa ini bisa menjadi ibrah (pelajaran/hikmah) bagi Kawan GNFI semua.
Proses Evolusi Puasa pada Hewan
Pada umumnya, manusia menjalankan puasa sebagai latihan spiritual yang sadar dan bernilai ibadah, sedangkan para hewan pada umumnya melakukan puasa sebagai strategi bertahan hidup pada saat melakukan hibernasi.
Tulisan tentang evolusi hebernasi pada hewan telah diterbitkan oleh dua ahli biologi, yaitu Lovegrove (2012) dan Malan (2014). Mereka menjelaskan bahwa terdapat jejak evolusi dari ratusan juta tahun lalu, sebelum ada keberadaan manusia.
Dahulu, vertebrata purba telah mengembangkan kemampuan menurunkan metabolisme ketika kondisi lingkungan memburuk. Strategi itu dikenal sebagai torpor, yang kemudian dalam sejarah evolusi berkembang menjadi hibernasi dan estivasi sebagai respons terhadap musim dingin atau kekeringan panjang.
Hal tersebut menunjukkan bahwa puasa pada hewan merupakan adaptasi biologis yang terbentuk melalui proses seleksi alam yang panjang.
Contoh aktivitas hibernasi yang sering diteliti para ahli adalah aktivitas Ursus americanus, beruang hitam Amerika. Hewan ini mampu berpuasa selama berbulan-bulan saat berhibernasi tanpa kehilangan massa otot secara signifikan.
Penelitian genomik membuktikan adanya perubahan regulasi gen selama periode hibernasi yang melindungi organ dan jaringan tubuh (Fedorov et al., 2014).
Fakta bahwa pola ini konsisten dan diwariskan menunjukkan bahwa kemampuan hibernasi pada hewan merupakan hasil evolusi, bukan sekadar kebiasaan sementara.
Kawan GNFI mungkin penasaran, bagaimana ilmuwan mengetahui bahwa kemampuan berpuasa pada hewan benar-benar hasil evolusi.
Dalam etologi (ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku hewan) dan biologi evolusi, dijelaskan bahwa suatu perilaku dianggap hasil evolusi jika terdapat variasi antar individu, sifat itu dapat diwariskan, dan memberikan manfaat dalam bertahan hidup.
Hasil penelitian pada Drosophila melanogaster menunjukkan bahwa individu lalat yang lebih tahan terhadap kelaparan, jika dipilih untuk berkembang biak, maka saat mereka berkembang biak diperoleh hasil bahwa beberapa generasi keturunannya menjadi semakin tahan terhadap kelaparan juga (Rion & Kawecki, 2007).
Selain itu, kajian fisiologi komparatif menemukan perubahan ekspresi gen dan pengaturan metabolisme selama puasa pada berbagai spesies (McCue, 2010).
Ibrah Puasa pada Manusia dan Hewan
Baik pada manusia maupun hewan, puasa mengandung ibrah yang berharga tentang ketahanan dan pengendalian diri. Pada manusia, puasa menjadi sarana penyucian jiwa dan peningkatan ketakwaan kepada Tuhan YME.
Pada hewan, puasa adalah strategi biologis untuk mempertahankan kehidupan saat kondisi lingkungan mengancam hidup mereka. Keduanya menunjukkan bahwa dalam ciptaan Tuhan terdapat mekanisme keseimbangan, ketika sumber daya terbatas makhluk hidup belajar menyesuaikan diri.
Puasa dalam dimensi spiritual maupun biologis mengajarkan bahwa kekuatan sejati sering kali lahir dari kemampuan menahan diri dan beradaptasi secara bijaksana.
Saat ini di pertengahan bulan suci Ramadan, semoga Kawan GNFI dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lancar dan memperoleh hikmah yang bisa menjadikan kita sebagai insan yang lebih baik.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


