Di bawah terik matahari pedesaan Banten yang menyengat, sebuah transformasi besar tengah berlangsung. Suara mesin bor yang menembus tanah keras dan dentingan cangkul yang beradu dengan batu menjadi simfoni kerja bakti dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127.
Di sini, prajurit TNI, aparat kepolisian, serta warga setempat melebur dalam satu semangat gotong royong, bahu-membahu mengaduk semen, mengangkat material bangunan, hingga mengebor titik-titik sumber air bersih demi masa depan desa yang lebih baik.
Program TMMD 127 yang dipimpin langsung oleh Kodim 0602/Serang ini hadir dengan misi kemanusiaan yang konkret. Fokus utamanya adalah mengubah standar hidup masyarakat melalui penyediaan infrastruktur dasar yang selama ini menjadi kendala.
Tiga pilar utama pembangunan fisik dalam program ini meliputi penyediaan akses air bersih melalui sumur bor, pembangunan fasilitas jamban sehat untuk sanitasi lingkungan, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga rentan.
Bagi banyak keluarga di Desa Sukamenak, kehadiran sumur bor adalah sebuah mukjizat kecil. Selama bertahun-tahun, sebagian warga terpaksa bergantung pada air sawah atau sumber air yang tidak higienis untuk kebutuhan sehari-hari. Kini, pengeboran sumber air baru menjadi simbol harapan bahwa krisis air bersih segera berakhir.
Sejalan dengan itu, pembangunan jamban sehat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih higienis dan memutus rantai penyakit, sementara program RTLH memberikan rasa aman dan martabat bagi warga lanjut usia serta keluarga kurang mampu yang sebelumnya tinggal di hunian yang memprihatinkan.
Perkuat Fondasi Sosial Masyarakat
Namun, esensi TMMD 127 tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Program ini dirancang untuk memperkuat fondasi sosial masyarakat melalui berbagai penyuluhan non-fisik. Para personel di lapangan juga aktif memberikan edukasi mengenai kesehatan, inovasi di bidang pertanian, hingga penguatan wawasan kebangsaan.
Pendekatan holistik ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya mendapatkan fasilitas baru, tetapi juga memiliki pengetahuan dan semangat nasionalisme yang lebih kuat.
Kemanunggalan antara TNI dan rakyat terpancar nyata dalam keterlibatan ratusan personel dan warga yang turun ke lapangan setiap hari. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pendekatan kemanusiaan yang dipadukan dengan stabilitas keamanan di tingkat akar rumput adalah kunci utama percepatan pembangunan wilayah.
TMMD 127 di Desa Sukamenak bukan sekadar proyek konstruksi, melainkan bukti otentik bahwa ketika prajurit dan warga bersatu, keterbatasan infrastruktur dapat diatasi dengan semangat kebersamaan yang kokoh.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


