Jajanan atau kue tradisional menjadi salah satu menu favorit yang banyak diburu untuk berbuka puasa saat momen Ramadan seperti saat sekarang ini. Salah satu kue tradisional yang patut untuk dicicipi, khususnya bagi Kawan yang tinggal atau tengah berkunjung ke daerah Manado, Sulawesi Utara adalah lalampa.
Tidak hanya sebagai cemilan saja, lalampa juga bisa menjadi salah satu pilihan menu yang cukup mengenyangkan. Sebab kue khas tradisional Manado ini menggunakan beras ketan putih sebagai bahan dasar pembuatannya.
Hal ini tentu cukup membantu untuk mengganjal terlebih dahulu sebelum mengonsumsi makanan besar saat berbuka puasa. Apalagi tambahan beberapa bahan lain juga memperkaya cita rasa yang dapat Kawan rasakan ketika mengonsumsi lalampa khas Manado tersebut.
Lantas bagaimana pembahasan lebih lanjut seputar kue tradisional khas Manado, Sulawesi Utara tersebut? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.
Mengenal Lalampa, Kue Tradisional Khas Manado
Lalampa adalah salah satu kue tradisional khas yang berasal dari daerah Manado, Sulawesi Utara. Pada dasarnya, kudapan ini terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan beberapa bahan lainnya, seperti santan, garam, dan suwiran ikan.
Sekilas lalampa memiliki bentuk yang mirip dengan lemper. Namun sebenarnya ada sedikit perbedaan antara kedua kue tradisional tersebut.
Perbedaan utama antara kedua kue tradisional ini terletak pada isiannya. Lemper biasanya menggunakan suwiran ayam sebagai isiannya.
Lain halnya dengan lalampa yang biasanya menggunakan suwiran ikan, seperti ikan tongkol atau cakalang sebagai isiannya. Suwiran ikan ini biasanya akan dibumbui terlebih dahulu untuk menambah cita rasanya.
Perbedaan lain antara lalampa dan lemper terletak pada cara membuatnya. Umumnya lemper biasanya dimasak dengan cara direbus.
Semetara itu, lalampa dimasak dengan cara dibakar. Cara pembuatan yang dibakar ini juga menambah cita rasa khas dari kue tradisional Manado tersebut.
Salah Satu Menu Favorit untuk Berbuka Puasa
Pada momen Ramadan seperti saat ini, lalampa menjadi salah satu jajanan yang banyak dikonsumsi sebagai menu berbuka puasa. Tidak hanya di Manado, kudapan ini juga banyak dijumpai di daerah lain di sekitarnya.
Dikutip dari laman Antara, lalampa menjadi salah satu menu yang banyak digemari oleh masyarakat Maluku Utara untuk berbuka puasa. Bahkan kudapan tradisional ini menjadi salah satu menu yang cepat habis pada saat momen tersebut.
"Apalagi kalau bulan puasa, lalampa banyak diminati dan cepat abis," tutur Fatma, salah satu penjual lalampa di Pasar Gamalama, Ternate, Maluku Utara seperti yang dinukil dari laman Antara.
Cara Membuat Lalampa
Bagi Kawan yang penasaran dengan cita rasa lalampa, maka bisa untuk mencoba membuatnya di rumah masing-masing. Disitat dari laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, berikut bahan yang dibutuhkan serta cara membuat lalampa khas Manado.
Bahan
- Santan (350 ml)
- Beras ketan putih (1 liter)
- Garam (1 sdt)
- Daun salam (2 lembar)
- Daun pisang (untuk bungkus secukupnya)
Bahan Isian
- Daging ikan tongkol (300 gr)
- Bawang merah (7 butir)
- Santan (50 ml)
- Bawang putih (2 siung)
- Cabe merah (3 buah)
- Serai (2 batang)
- Minyak goreng (3 ml)
- Daun jeruk (2 lembar)
Cara Membuat
- Didihkan air di dalam dandang. Setelah itu kukus beras ketan hingga setengah matang.
- Masak santan dan garam hingga mendidih. Setelah mendidih, masukkan beras ketan yang sudah dikukus ke dalamnya.
- Aduk beras ketan hingga santan menyerap. Setelah itu angkat dan sisihkan.
- Untuk isian, haluskan bawang putih, bawang merah, garam, dan cabe merah. Kemudian tumis bersama serai dan daun jeruk yang sudah diiris tipis.
- Setelah mulai harum, masukkan suwiran ikan dan santan. Aduk isian hingga matang.
- Selanjutnya, ambil selembar daun pisang dan letakkan beberapa beras ketan di atasnya. Isi adonan sesuai selera dan bungkus kembali daun pisang.
- Kukus selama lebih kurang 20 menit. Terakhir, bakar lalampa di atas bara hingga pembungkus terlihat agak terbakar.
- Lalampa sudah bisa disajikan dan dinikmati bersama.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


