Sesame Street adalah salah satu tayangan televisi yang berasal dari Negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Namun tahukah Kawan, program acara ini pernah diadaptasi menjadi versi Indonesia dan tayang di layar kaca beberapa tahun silam dengan nama Jalan Sesama?
Bagi Kawan yang tumbuh besar di era 2000-an akhir mungkin tidak asing dengan program acara yang satu ini. Apalagi keberadaan program acara tersebut bertahan cukup lama di layar kaca Indonesia di beberapa stasiun tv berbeda.
Bahkan program acara Jalan Sesama pernah menjadi bagian dari program pembelajaran bagi anak-anak ketika pandemi Covid-19 melanda dunia beberapa tahun silam. Isi acara yang memang relevan sebagai media pembelajaran membuat program ini memiliki nilai edukasi yang terkandung di dalamnya.
Bagaimana kiprah perjalanan program acara Jalan Sesama di layar kaca Indonesia sejak pertama kali ditayangkan? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.
Mengenal Jalan Sesama, Acara Sesame Street Versi Indonesia
Seperti yang dijelaskan pada bagian sebelumnya, Jalan Sesama merupakan adaptasi dari program televisi legendari di Amerika Serikat, yakni Sesame Street. Program acara ini sendiri pertama kali tayang di Amerika Serikat pada 1969 dan masih bertahan hingga sekarang.
Sesame Street menjadi salah satu program acara pendidikan yang mendapatkan perhatian, tidak hanya di Amerika Serikat, tetapi juga dunia. Terbukti program acara ini pernah ditayangkan di ratusan negara di berbagai belahan dunia.
Jalan Sesama sendiri merupakan program acara yang mengadaptasi tayangan tersebut. Program Jalan Sesama sendiri pertama kali diinisiasi oleh Pemerintah Amerika Serikat secara langsung lewat United States Agency for International Development pada 2006 silam.
Proses produksi program acara ini kemudian dikerjakan oleh Creative Indigo Productions yang bekerja sama dengan Sesame Workshop.
Dua tahun berselang, program Jalan Sesama pertama kali ditayangkan di layar kaca Indonesia. Trans7 menjadi rumah pertama bagi program acara ini lewat penayangan perdananya pada 18 Februari 2008.
Tayangan ini bertahan selama lebih kurang dua tahun di Trans7. Setelah itu, Jalan Sesama sempat tayang di beberapa stasiun televisi lainnya, seperti Kompas TV, Kids Channel, dan TVRI.
4 Karakter Utama
Seperti halnya tayangan adaptasi, program Jalan Sesama tidak meniru Sesame Street secara keseluruhan. Tayangan dalam Jalan Sesama menyesuaikan dengan kondisi yang ada di Indonesia.
Dilihat dari Instagram @usembassyjkt, tayangan Jalan Sesama biasanya mengambil latar yang sesuai dengan daerah yang ada di Indonesia, seperti suasana pedesaan dan sejenisnya. Umumnya tema-tema yang diangkat dalam setiap segmennya berkaitan dengan edukasi dan pendidikan bagi anak.
Sama seperti Sesame Street, Jalan Sesama juga menggunakan empat karakter dari boneka muppet sebagai tokoh utamanya. Keempat karakter yang ada dalam tayangan ini adalah Jabrik, Momon, Putri, dan Tantan.
Terkadang karakter asli dari Sesame Street juga dihadirkan dalam penayangan Jalan Sesama. Selain itu, ada juga beberapa tokoh manusia yang berinteraksi langsung dengan keempat karakter ini sesuai tema yang dibawakan dalam setiap penayangannya.
Media Hiburan dan Edukasi bagi Anak
Dalam setiap tayangannya, Jalan Sesama menggabungkan unsur hiburan dan pendidikan bagi para penonton yang menikmati tayangannya. Hal ini membuat program acara ini menjadi media hiburan sekaligus edukasi, khususnya bagi anak-anak yang menjadi target utama dari tayangan tersebut.
Pada pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, Jalan Sesama bahkan pernah menjadi bagian dari program Belajar dari Rumah yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Program yang tayang di TVRI pada waktu itu ditujukan untuk membantu proses pembelajaran anak-anak yang lebih banyak difokuskan di rumah saat masa pandemi.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


