ratusan warga asing berminat menjadi wni dalam lima tahun terakhir - News | Good News From Indonesia 2026

Ratusan Warga Asing Berminat Menjadi WNI dalam Lima Tahun Terakhir

Ratusan Warga Asing Berminat Menjadi WNI dalam Lima Tahun Terakhir
images info

Ratusan Warga Asing Berminat Menjadi WNI dalam Lima Tahun Terakhir


Minat warga negara asing untuk menjadi Warga Negara Indonesia menunjukkan tren yang cukup signifikan dalam lima tahun terakhir. Data dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengungkapkan bahwa jumlah permohonan naturalisasi mencapai ratusan orang.

Fenomena ini mencerminkan daya tarik Indonesia sebagai tempat tinggal, bekerja, dan membangun masa depan baru.

Data Kemenkum tentang Naturalisasi

Menurut Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, dalam kurun waktu lima tahun terakhir terdapat ratusan warga negara asing yang resmi memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui mekanisme naturalisasi.

Pada tahun 2020, jumlah pemohon tercatat37 orang, dengan 29 di antaranya disetujui menjadi WNI. Tahun berikutnya, 2021, permohonan naik menjadi 63 kasus, dan 61 berhasil diterima.

Di tahun 2022, dari63 permohonan, semuanya diterima penuh. 2023 mencatat 69 pemohon, dengan 66 disetujui status kewarganegaraannya.

Namun pada 2024, jumlah peminat melonjak drastis menjadi 265 permohonan, tetapi hanya 20 yang disetujui karena proses selektif yang lebih ketat.

Ditahun 2025, tercatat ada 147 permohonan, namun baru 2 yang lengkap diproses dan diterima sebagai warga negara Indonesia, sementara sisanya masih dalam tahap pemeriksaan dokumen atau belum dapat dikabulkan.

Secara keseluruhan, hanya sebagian kecil dari total pemohon yang berhasil memperoleh kewarganegaraan, mencerminkan ketatnya persyaratan naturalisasi di Indonesia meskipun minat WNA untuk menjadi WNI tetap tinggi setiap tahunnya.

Faktor Pendorong Tingginya Minat

Ada beberapa faktor yang mendorong tingginya minat warga asing menjadi WNI. Salah satunya adalah stabilitas ekonomi dan pertumbuhan yang relatif konsisten.

Indonesia dinilai memiliki potensi pasar yang besar serta peluang usaha yang terbuka di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, teknologi, hingga industri kreatif.

Selain faktor ekonomi, alasan keluarga juga menjadi pendorong utama. Banyak warga asing yang menikah dengan warga negara Indonesia dan kemudian memilih menetap secara permanen.

Dalam konteks ini, naturalisasi menjadi langkah logis untuk memperoleh kepastian hukum dan kemudahan dalam berbagai urusan administratif.

Di sisi lain, iklim sosial dan budaya Indonesia yang dikenal ramah serta plural juga menjadi daya tarik tersendiri. Keberagaman budaya dan toleransi antarumat beragama memberi rasa nyaman bagi warga asing yang ingin berintegrasi dalam kehidupan masyarakat.

Proses dan Tantangan Naturalisasi

Meskipun minat tinggi, proses menjadi WNI bukanlah hal yang instan. Pemohon harus melalui tahapan pemeriksaan berlapis, mulai dari verifikasi dokumen, wawancara, hingga pertimbangan dari berbagai instansi terkait.

Pada akhirnya, keputusan pemberian kewarganegaraan ditetapkan melalui Keputusan Presiden. Dalam praktiknya, tantangan yang sering muncul adalah kelengkapan dokumen serta perbedaan sistem hukum antara negara asal dan Indonesia.

Beberapa negara juga tidak mengizinkan kewarganegaraan ganda, sehingga pemohon harus melepaskan kewarganegaraan sebelumnya jika ingin menjadi WNI.

Namun demikian, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan publik agar proses naturalisasi berjalan lebih efisien tanpa mengurangi prinsip kehati-hatian.

Digitalisasi layanan administrasi menjadi salah satu langkah strategis untuk memangkas waktu dan meningkatkan transparansi.

Dampak bagi Indonesia

Masuknya warga negara asing sebagai WNI tentu membawa dampak tersendiri. Dari sisi ekonomi, warga negara baru dapat berkontribusi melalui investasi, penciptaan lapangan kerja, maupun transfer pengetahuan dan teknologi.

Kehadiran mereka berpotensi memperkaya ekosistem bisnis dan inovasi nasional. Dari sisi sosial, naturalisasi juga mencerminkan keberhasilan Indonesia dalam membangun citra positif di mata dunia.

Ketika warga asing memilih menjadi bagian dari bangsa Indonesia, hal tersebut menunjukkan adanya kepercayaan terhadap stabilitas politik, sistem hukum, dan prospek masa depan negara.

Meski demikian, pemerintah tetap perlu menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kepentingan nasional. Setiap permohonan harus ditelaah secara cermat untuk memastikan bahwa proses naturalisasi tidak disalahgunakan.

Prospek ke Depan

Dengan tren globalisasi yang semakin kuat, mobilitas manusia lintas negara diperkirakan terus meningkat. Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara memiliki posisi strategis dalam arus perpindahan tersebut.

Jika pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sosial tetap terjaga, bukan tidak mungkin angka naturalisasi akan terus bertambah di tahun-tahun mendatang.

Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia diharapkan terus memperkuat sistem administrasi kewarganegaraan yang akuntabel dan profesional.

Dengan demikian, setiap warga negara baru benar-benar siap menjadi bagian dari Indonesia, tidak hanya secara hukum, tetapi juga secara sosial dan kultural.

Fenomena ratusan warga asing yang menjadi WNI dalam lima tahun terakhir bukan sekadar angka statistik. Ia mencerminkan dinamika global sekaligus daya tarik Indonesia sebagai rumah baru bagi banyak orang dari berbagai penjuru dunia.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Daniel Sumarno lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Daniel Sumarno.

DS
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.