Banyak jalan menuju Roma, banyak pula cara untuk mengharumkan nama negeri ini di kancah dunia. Salah satunya dengan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an.
Itulah yang dilakukan oleh Muhammad Zian Fahrezi. Qari cilik itu berhasil meraih prestasi ciamik saat mewakili Indonesia di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional Al-Ameed ke-3 yang digelar di Karbala, Irak, pada Selasa (22/1/2026) hingga Jumat (6/2/2026) lalu.
Muhammad Zian Fahrezi merupakan qari yang berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia saat ini berstatus pelajar kelas IV Sekolah Dasar Tahfidz Quran (SDTQ) Al Amin Kota Bima.
Dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional Al-Ameed yang diselenggarakan oleh Atabah Huseiniyah, Zian meraih Juara I kategori anak-anak. Pencapaian itu pun disambut gembira oleh pemerintah daerah setempat.
Saat Zian kembali ke Bima pada Selasa (10/2/2026), ia dijemput oleh pejabat daerah setempat di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin. Mereka yang hadir khusus untuk menjemput sang qari cilik berprestasi di antaranya Sekretaris Daerah Kota Bima, Plt. Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra, Kabag Kesra, Camat Mpunda, serta Lurah se-Kecamatan Mpunda, Ketua Baznas, jajaran LPTQ Kota Bima serta Komunitas Pecinta Qur’an Bima (PQB).
Apresiasi tinggi juga datang dari Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Ia menyiapkan penghargaan khusus untuk diberikan kepada Zian, juga kesempatan untuk tampil pada kegiatan Ramadan di Islamic Center NTB. Tak hanya itu, ia juga didapuk untuk mendampingi gubernur dalam agenda Safari Ramadan ke Bima.
“Terima kasih sudah berprestasi dan mengharumkan nama tanah Bima serta NTB. Ini kebanggaan kita semua,” ujar Lalu Muhamad Iqbal.
Harapan Tinggi dari Prestasi Zian Fahrezi
Ciamiknya prestasi Zian tidak hanya sekadar selebrasi belaka. Lebih dari itu, ada harapan agar apa yang diraihnya turut menjadi suntikan motivasi kepada anak-anak NTB lainnya.
Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, misalnya mengaku bangga dan terharu atas prestasi yang telah diraih Zian. Ia menilai Zian telah mengharumkan nama Indonesia, khususnya Kota Bima, di kancah internasional. Dengan demikian, ia pun berharap agar anak-anak muda jadi semakin termotivasi untuk terus berprestasi dan mencintai Al-Qur’an.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an, serta memperkuat karakter bangsa melalui pembinaan keagamaan,” ujarnya.
Gubernur Lalu pun punya harapan serupa. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB memberikan perhatian serius terhadap pengembangan dunia Al-Qur'an. Salah satunya dengan membenahi dan memperkuat kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi NTB.
Tentu bukan tanpa alasan mengapa Lalu melihat pengembangan dunia Al-Qur'an penting. Menurutnya, capaian-capaian keagamaan dan nilai-nilai kebaikan memang termasuk sebagai hal yang prestasinya perlu dibina di samping juga hal-hal lainnya seperti olahraga.
“Kami ingin anak-anak NTB berprestasi di berbagai bidang, termasuk Al-Qur’an. Ini bagian dari membangun karakter dan masa depan generasi daerah,” tegas Lalu.


