optimisme pelaku usaha meningkat industri jaga tren ekspansi di ambang ramadan - News | Good News From Indonesia 2026

Optimisme Pelaku Usaha Meningkat, Industri Jaga Tren Ekspansi di Ambang Ramadan

Optimisme Pelaku Usaha Meningkat, Industri Jaga Tren Ekspansi di Ambang Ramadan
images info

Optimisme Pelaku Usaha Meningkat, Industri Jaga Tren Ekspansi di Ambang Ramadan


Sektor manufaktur nasional menunjukkan ketahanan operasional di awal tahun 2026. Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Februari tercatat di level 54,02, angka yang menempatkan performa industri pada fase ekspansi.

Meskipun melambat tipis 0,10 poin dari Januari, capaian ini merupakan level tertinggi kedua sejak indeks ini pertama kali dirilis pada November 2022. Sebanyak 19 dari 23 subsektor industri pengolahan berada dalam zona ekspansi, mewakili 92,9 persen dari total PDB industri nonmigas.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief, menjelaskan bahwa industri pencetakan dan alat angkutan lainnya menjadi kontributor tertinggi. Kenaikan penjualan sepeda motor yang mencapai 577.763 unit pada Januari 2026 menjadi salah satu pemicu utama pergerakan positif di subsektor otomotif.

“Dua subsektor dengan nilai IKI tertinggi adalah Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman serta Industri Alat Angkutan Lainnya,” papar Febri Hendri Antoni Arief.

 

Anomali Pasar Domestik dan Tantangan Produk Impor

Di tengah tren ekspansi, Kemenperin mengidentifikasi adanya ketidakselarasan antara konsumsi rumah tangga dengan daya serap produk lokal. Data menunjukkan pertumbuhan konsumsi pakaian dan alas kaki meningkat dari 2,73 persen pada 2024 menjadi 4,52 persen pada 2025.

Namun, IKI untuk industri pakaian jadi yang berorientasi domestik justru mengalami kontraksi. Fenomena ini mengindikasikan bahwa lonjakan permintaan masyarakat lebih banyak dipenuhi oleh barang impor dibandingkan hasil produksi dalam negeri.

Momentum kenaikan konsumsi menjelang Ramadan juga dianggap menjadi peluang bagi industri manufaktur nasional untuk memperkuat struktur pasar domestik.

“Terdapat indikasi kuat bahwa kenaikan permintaan tersebut lebih banyak dipenuhi oleh produk impor,” ungkap Febri.

 

Optimisme Pelaku Usaha Menjelang Kuartal II

Upaya mempertahankan fase ekspansikini diarahkan pada pengamanan pasar domestik dari serbuan produk luar guna memastikan industri nasional dapat memanfaatkan momentum Ramadhan dan Idul Fitri secara maksimal.

Secara keseluruhan, mayoritas pelaku usaha tetap optimis menghadapi iklim bisnis ke depan. Sebanyak 77,6 persen responden menyatakan kondisi kegiatan usaha mereka stabil dan membaik.
Variabel produksi bahkan mencatatkan level ekspansi tertinggi sejak Januari 2025, yang menunjukkan kesiapan industri dalam memenuhi kebutuhan pasar. Tingkat optimisme pelaku usaha juga merangkak naik ke angka 73,5 persen seiring dengan harapan pulihnya daya beli masyarakat.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.