museum taman tino sidin jejak sang guru gambar legendaris dan kreativitas anak di yogyakarta - News | Good News From Indonesia 2026

Museum Taman Tino Sidin, Jejak Sang Guru Gambar Legendaris dan Kreativitas Anak di Yogyakarta

Museum Taman Tino Sidin, Jejak Sang Guru Gambar Legendaris dan Kreativitas Anak di Yogyakarta
images info

Museum Taman Tino Sidin, Jejak Sang Guru Gambar Legendaris dan Kreativitas Anak di Yogyakarta


Museum Taman Tino Sidin merupakan museum khusus yang didedikasikan untuk melestarikan karya serta semangat pendidikan seni dari sosok legendaris, Tino Sidin Berlokasi di rumah pribadi beliau di Kadipiro, Bantul, museum ini menyimpan memori kolektif bangsa terhadap tokoh yang mempopulerkan kalimat ikonik "Ya, Bagus!" melalui acara Gemar Menggambar di TVRI.

Diresmikan pada tahun 2014 dan direvitalisasi hingga 2017, bangunan ini bertransformasi dari hunian pribadi menjadi ruang edukasi seni yang estetis dengan dominasi unsur kayu.

Museum ini menjadi wadah bagi Kawan yang ingin mengenang kembali masa kecil sekaligus memperkenalkan dunia seni rupa kepada generasi muda

 Jadi, mari kita intip apa saja yang tersimpan di balik bangunan Museum Taman Tino Sidin ini!

 

Sekilas Mengenai Museum Taman Tino Sidin

Museum ini terdiri dari tiga lantai yang masing-masing memiliki fungsi spesifik untuk mendukung literasi seni bagi pengunjung. Pengelolaannya berada di bawah Yayasan Taman Tino Sidin yang terus berupaya menghidupkan cita-cita beliau dalam membentuk karakter anak bangsa melalui aktivitas menggambar.

Di lantai dasar, Kawan akan menemukan berbagai memorabilia serta barang-barang pribadi milik Pak Tino Sidin yang memberikan gambaran tentang kepribadian beliau sehari-hari.

Sementara itu, lantai ketiga difungsikan sebagai perpustakaan kecil yang menyediakan koleksi buku-buku seni dan panduan menggambar yang bisa Kawan baca di tempat untuk menambah wawasan kreatif.

 

Daya Tarik Utama Museum Taman Tino Sidin

Koleksi utama yang menjadi daya tarik museum ini adalah ratusan sketsa dan lukisan karya Tino Sidin yang dipajang di lantai dua.

Kawan bisa melihat beragam teknik mulai dari sketsa hitam putih menggunakan spidol hingga lukisan cat minyak yang dibuat saat beliau melakukan perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.

Selain menikmati karya seni, Kawan juga bisa mencoba langsung pengalaman menggambar melalui panduan video orisinal Pak Tino Sidin yang disediakan oleh pihak museum.

Aktivitas interaktif ini sangat digemari karena memberikan kesempatan bagi Kawan untuk "belajar langsung" dari sang tokoh menggunakan alat gambar yang telah disiapkan.

 

Akses Menuju Museum Taman Tino Sidin

Lokasi museum ini berada di Jalan Tino Sidin No. 297, Kadipiro, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, yang lokasinya tergolong sangat strategis dan mudah Kawan jangkau dari pusat Kota Yogyakarta

Jaraknya hanya sekitar 3 km dari Stasiun Tugu atau sekitar 15 menit berkendara menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga Kawan tidak perlu khawatir soal aksesibilitas.

Bagi Kawan yang datang dari luar kota melalui bandara atau terminal, akses jalan menuju museum sudah sangat mulus dan dapat dilalui dengan mudah. Letaknya yang berada di kawasan permukiman membuat Kawan akan merasakan nuansa Yogyakarta yang asli dan tenang saat berkunjung ke sini.

 

Jam Operasional dan Harga Tiket

Museum Taman Tino Sidin buka setiap hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 09.00 sampai 15.00 WIB, sedangkan pada hari Minggu dan hari besar nasional biasanya tutup. Kawan disarankan datang pada Sabtu sore jika ingin melihat keramaian anak-anak yang mengikuti les menggambar rutin di sana.

Harga tiket masuknya sangat terjangkau bagi kantong Kawan, yang biasanya sudah termasuk fasilitas penggunaan alat gambar dasar untuk mencoba instruksi menggambar di lokasi.

Pastikan Kawan sudah menyiapkan rencana kunjungan dan jangan lupa untuk melihat-lihat cendera mata berupa buku karya Pak Tino Sidin yang tersedia di toko museum sebelum Kawan pulang.

Ayo Lihat Langsung Keasrian Museum Taman Tino Sidin!

Mendatangi museum ini adalah cara terbaik bagi Kawan untuk menghargai warisan pendidikan seni di Indonesia sekaligus memicu kembali kreativitas yang mungkin sudah lama terpendam.

Kawan tidak hanya akan membawa pulang pengetahuan sejarah, tetapi juga rasa percaya diri bahwa setiap coretan tangan Kawan adalah karya yang "bagus".

Segera agendakan akhir pekan Kawan untuk berkunjung ke Kadipiro dan rasakan kehangatan rumah pendidik seni legendaris ini.

Jadi, kapan nih Kawan berencana untuk kembali memegang spidol dan menggambar bersama di Museum Taman Tino Sidin?



Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.