indonesia dilanda demam padel apa saja dampak positifnya - News | Good News From Indonesia 2026

Indonesia Dilanda Demam Padel, Apa Saja Dampak Positifnya?

Indonesia Dilanda Demam Padel, Apa Saja Dampak Positifnya?
images info

Indonesia Dilanda Demam Padel, Apa Saja Dampak Positifnya?


Indonesia kini sedang demam padel. Mulai dari artis hingga para pekerja dan ibu rumah tangga yang ingin mengisi waktunya dengan berolahraga, orang-orang berbondong-bondong bermain padel.

Bisa dibilang, minat orang Indonesia terhadap padel terus meningkat secara signifikan. Jika kita berbicara soal dampaknya, mungkin yang terbayang pertama adalah masyarakat jadi sehat. Tentu itu tak salah sepanjang olahraganya dilakukan dengan cara yang benar. Namun lebih dari itu, ada pula dampak lainnya.

Dampak tersebut adalah terciptanya peluang ekonomi baru di sektor olahraga dan gaya hidup. Sebab, di kota-kota besar, padel bukan hanya sekadar aktivitas rekreasi melainkan juga “social currency” alias sarana untuk memperluas jejaring profesional, membangun komunitas lintas industri, dan memperkuat gaya hidup aktif masyarakat urban.

Adanya peluang ekonomi baru dari padel paling jelas terlihat dari menjamurnya lapangan. Menurut Laporan Global Padel Report 2025 dari Playtomic, Indonesia adalah salah satu negara dengan pertumbuhan padel tercepat di Asia Pasifik, sejajar dengan Singapura dan Thailand. Di mana ada lapangan padel, di situ ada uang yang berputar, juga lapangan kerja yang tercipta.

Awalnya, padel dibawa pertama kali oleh ekspatriat di Jakarta dan Bali. Kini, olahraga tersebut telah jadi kegemaran kelas menengah masyarakat Indonesia. Nah, bukan tanpa alasan pula mengapa padel banyak dipilih sebagai olahraga mereka.

Masyarakat masa kini terutama generasi muda dari rentang usia 30-40 tahun kini semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sehingga butuh olahraga. Di sisi lain, mereka juga menyukai olahraga yang tidak membutuhkan waktu lama untuk mengasah keterampilan permainannya. Jadilah padel banyak dipilih, apalagi olahraga satu ini juga durasinya relatif singkat dan bisa dilakukan sembari bersosialisasi.

“Indonesia sedang memasuki era social fitness boom. Masyarakat tidak hanya mencari olahraga, tetapi ruang sosial, komunitas, dan pengalaman yang bermakna. Olahraga raket berada tepat di jantung perubahan ini karena sifatnya yang fun, mudah dimainkan, dan bersifat inklusif untuk semua usia dan tingkat kemampuan,” ujar Founder Liga.Tennis, Dmitry Scherbakov.

Jangan lupakan juga, Indonesia secara budaya sudah sangat akrab dengan olahraga tenis. Negeri ini sudah terlebih dahulu tergila-gila dengan bulu tangkis, dan olahraga raket lain seperti tenis dan pingpong pun bisa dibilang cukup populer.

baca juga

Melihat Lebih Dekat Dampak Ekonomi Demam Padel Indonesia

Jika demam padel di Indonesia memang menggerakkan ekonomi, berapa nilainya? Pertanyaan itu bisa saja terbersit di kepala Kawan. Untuk menjawabnya, mari kita mengintip data Global Padel Report 2025 tentang fenomena menjamurnya lapangan padel di Indonesia.

Laporan tersebut menyebutkan jika Indonesia menyumbang angka produktivitas lapangan tertinggi secara global. Satu lapangan padel di Indonesia memiliki rata-rata gross merchandise value (GMV) lebih dari €6.000 per bulan atau setara dengan Rp110 juta, di mana angka ini tumbuh sebesar 173% YoY (2023–2024).

Dengan demam padel yang belum surut, tentu saja ada peluang dampak ekonomi ini akan membesar. Apalagi, pembangunan lapangan padel juga masih masif di mana-mana. Playtomic dan Monitor Deloitte memperkirakan jumlah lapangan padel di tahun 2026 akan mencapai sebanyak 85.000 di seluruh dunia atau dua kali lipat jumlah saat ini.

“Ketika satu lapangan padel dibangun, yang bergerak bukan hanya pemainnya, tetapi ekonomi sekitarnya. Indonesia berada di titik percepatan pertumbuhan olahraga raket. Yang terjadi bukan hanya peningkatan jumlah pemain, tetapi lahirnya industri baru dengan potensi ekonomi yang sangat besar,” tambah Dmitry.

Jika dilihat secara luar, apa yang dikatakan Dmitry memang benar adanya. Demam padel di Indonesia memicu efek ekonomi berantai yang disebut sebagai “padel effect”. Wujudnya adalah dorongan untuk lahirnya brand apparel lokal, penyedia equipment dan perlengkapan, fasilitas fisioterapi dan sport recovery, akademi hingga sekolah coaching. Tak hanya itu, ada pula turnamen level amatir hingga profesional, creator economy, dan pertumbuhan F&B di sekitar fasilitas olahraga.

baca juga

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

AA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.